Sering Dipaksa Jadi Bayi, Ini Sisi Lain Rosie Si Babi Masha and the Bear

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 12:05 WIB
Siapa yang gemas sama Rosie si babi di Masha and the Bear? 🐷 Sering jadi korban keusilan Masha, ternyata dia punya banyak fakta unik dan bakat rahasia lho!
Siapa yang gemas sama Rosie si babi di Masha and the Bear? 🐷 Sering jadi korban keusilan Masha, ternyata dia punya banyak fakta unik dan bakat rahasia lho!

SOLOBALAPAN.COM - Bagi para penggemar serial animasi asal Rusia, Masha and the Bear, kepolosan serta tingkah hiperaktif Masha saat mengganggu si Beruang (Bear) selalu berhasil mengocok perut.

Namun, jika kita memperhatikan lebih jeli suasana di sekitar pekarangan rumah Masha, ada satu sosok karakter pendukung yang tak kalah mencuri perhatian. Siapa lagi kalau bukan Rosie, si babi merah muda yang imut namun sering kali bernasib apes.

Baca Juga: Iramanya Sangat Ceria, Siapa Sangka Lagu "It’s a Small World" Disney Menyimpan Doa Keputusasaan

Rosie mungkin tidak memiliki porsi kemunculan sebesar si Beruang yang penyabar. Meski begitu, kehadirannya selalu memberikan warna tersendiri di setiap episode.

Dari sekian banyak hewan yang tinggal di lingkungan pekarangan rumah Masha—seperti anjing penjaga yang pemalas atau kambing yang sering kebingungan—Rosie bisa dibilang merupakan karakter hewan peliharaan yang paling dekat dan paling sering terkena imbas dari keusilan Masha.

Baca Juga: Jennifer Lawrence Resmi Kembali di Prekuel The Hunger Games

Penasaran apa saja keunikan dari babi imut yang satu ini? Merangkum dari berbagai episode dan referensi ceritanya, berikut adalah 5 fakta unik Rosie si babi dalam serial Masha and the Bear yang menarik untuk diulas:

1. Hewan Peliharaan Favorit yang Paling Sering Diajak Beraktivitas

Di antara deretan hewan pekarangan rumah Masha, Rosie memegang posisi istimewa sebagai hewan peliharaan yang paling sering diajak berinteraksi. Ketika Masha merasa bosan atau ketika si Beruang sedang tidak ada di sekitarnya, Rosie adalah "target" utama yang akan dicari oleh Masha untuk dijadikan teman bermain. Kehadiran Rosie di pekarangan selalu sukses memicu berbagai adegan komikal yang menggemaskan.

Baca Juga: Bikin Bangga! Sosok Berdarah Indonesia Resmi Jabat Wali Kota Mississauga

2. Selalu Diposisikan sebagai "Bayi" oleh Masha

Salah satu bentuk dinamika paling ikonik antara Masha dan Rosie adalah permainan peran (roleplay). Masha hampir selalu menempatkan Rosie sebagai seorang bayi kecil yang harus ia asuh. Dalam banyak kesempatan, penonton bisa melihat bagaimana Masha mendandani Rosie dengan popok, memberinya botol susu, memandikannya, hingga mendorongnya keliling hutan menggunakan kereta bayi (stroller). Di momen-momen seperti ini, Rosie biasanya hanya bisa bersikap pasrah dan menurut demi menyenangkan hati pemiliknya yang super aktif itu.

3. Sering Bersembunyi demi Menghindari Keusilan Masha

Meskipun Rosie sangat menyayangi Masha sebagai teman bermainnya, di lubuk hatinya yang paling dalam, Rosie sebenarnya sering merasa sangat kewalahan. Energi Masha yang seolah tidak pernah habis kerap membuat Rosie kelelahan secara fisik maupun mental. Oleh karena itu, tak jarang di beberapa episode diperlihatkan bahwa Rosie akan langsung lari ketakutan atau bersembunyi di dalam tempat sampah dan balik pagar begitu mendengar suara langkah kaki Masha yang mendekat.

4. Punya Sisi Intelektual dan Hobi Membaca Buku

Di balik sosoknya yang tampak polos dan hanya bisa menguik, Rosie ternyata menyimpan sisi cerdas yang jarang disadari oleh penonton kasual. Dalam beberapa gambaran karakternya, Rosie diperlihatkan memiliki ketertarikan tinggi pada literatur. Ia kerap kedapatan meminjam atau membaca buku-buku cerita milik si Beruang, mulai dari kisah petualangan hingga cerita detektif klasik. Hal ini membuktikan bahwa Rosie adalah karakter hewan yang cukup berpendidikan dan tenang ketika sedang tidak diganggu oleh Masha.

5. Berbakat dalam Seni Tari dan Musik

Selain hobi membaca, Rosie juga dianugerahi bakat seni yang luar biasa. Dalam episode-episode tertentu yang bertema seni (seperti episode Dance Fever), terungkap bahwa Rosie memiliki kelenturan tubuh serta rasa irama yang sangat baik. Ia mampu menari dengan lincah dan berirama, bahkan sampai bisa mengajari karakter-karakter lain di hutan untuk ikut menari bersama. Bakat terpendam ini menegaskan bahwa Rosie bukan sekadar babi biasa, melainkan sosok penyenang yang penuh dengan kejutan.

Karakter Rosie dalam serial Masha and the Bear memberikan kita pelajaran menarik tentang kesabaran dan arti persahabatan.

Meskipun sering kali menjadi objek keisengan Masha yang tiada habisnya, Rosie tetap menunjukkan kesetiaan dan kasih sayang sebagai hewan peliharaan yang menggemaskan. Kehadirannya terbukti berhasil membuat alur cerita Masha and the Bear menjadi jauh lebih berwarna dan dinikmati oleh berbagai kalangan penonton di seluruh dunia.(lut).;

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Masha and the Bear Official Website & Character Profiles
masha and the bear Rosie babi