Wajib Tahu! 10 Trik Sederhana Ini Bikin Urusan Dapur Jadi Jauh Lebih Mudah

tim solobalapan • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:12 WIB
Tips Dapur Simpel yang Jarang Diketahui, Bikin Masak Lebih Praktis dan Hemat Waktu!(AI Generated).
Tips Dapur Simpel yang Jarang Diketahui, Bikin Masak Lebih Praktis dan Hemat Waktu! (AI Generated).

SOLOBALAPAN.COM-Dapur merupakan salah satu area rumah yang paling sering digunakan setiap hari. Mulai dari menyiapkan bahan makanan, memasak hidangan keluarga, hingga membersihkan peralatan setelah selesai digunakan, semuanya membutuhkan waktu dan tenaga.

Namun, tahukah kamu bahwa ada sejumlah trik sederhana yang bisa membuat pekerjaan di dapur menjadi lebih mudah?

Beberapa kebiasaan kecil ternyata dapat membantu menjaga bahan makanan tetap segar, mempercepat proses memasak, dan membuat dapur lebih rapi. Bahkan, sebagian tips ini mungkin belum banyak diketahui oleh orang yang baru belajar memasak.

Baca Juga: Dari Kehidupan di Kampung Durian Runtuh, Ini 5 Cara Memanfaatkan Bahan Makanan agar Tidak Terbuang

1. Gunakan Tisu Dapur untuk Menjaga Kesegaran Sayuran

Sayuran yang disimpan terlalu lama di lemari es terkadang cepat layu atau berlendir karena kelembapan berlebih. Salah satu cara sederhana untuk membantu mengatasinya adalah menggunakan tisu dapur.

Caranya, bungkus atau lapisi wadah penyimpanan sayuran dengan tisu dapur yang bersih dan kering untuk menyerap kelembapan berlebih. Simpan sayuran dalam wadah yang sesuai di lemari es dan ganti tisu jika sudah basah.

Baca Juga: 8 Olahan Makanan dan Minuman dari Buah Tin yang Lezat dan Sehat

Tips ini dapat membantu menjaga kondisi sayuran tertentu, seperti selada dan bayam, agar tidak cepat rusak. Namun, hasilnya bergantung pada jenis sayuran dan kondisi penyimpanannya.

2. Bekukan Sisa Bumbu dalam Cetakan Es

Pernah membuat bumbu halus terlalu banyak saat memasak? Daripada membuang sisanya, kamu bisa menyimpannya dalam cetakan es.

Baca Juga: 5 Tips Memasak Bubur agar Tidak Meluap, Belajar dari Kekacauan Masha

Masukkan bumbu seperti bawang putih halus, jahe, atau campuran bumbu tumis ke dalam cetakan es yang bersih. Tambahkan sedikit minyak atau air jika diperlukan, lalu bekukan. Setelah membeku, pindahkan ke wadah tertutup khusus freezer dan beri label tanggal.

Saat akan memasak, kamu tinggal mengambil beberapa potong sesuai kebutuhan. Cara ini membantu menghemat waktu persiapan, terutama ketika sedang terburu-buru. Pastikan bumbu disimpan dalam keadaan bersih dan segera dibekukan setelah disiapkan.

3. Gunakan Garam untuk Membantu Membersihkan Talenan

Talenan yang digunakan untuk memotong bahan makanan terkadang meninggalkan noda dan bau, terutama setelah digunakan untuk bawang atau bahan beraroma tajam.

Baca Juga: 7 Resep Sarapan Simpel untuk Anak Kos, Praktis Dibuat Sebelum Kuliah

Untuk membantu membersihkannya, taburkan sedikit garam pada talenan, kemudian gosok perlahan menggunakan spons atau sikat yang sesuai. Setelah itu, cuci dengan sabun pencuci piring dan bilas hingga bersih.

Perlu diingat, garam hanya membantu proses pembersihan dan bukan pengganti pencucian atau sanitasi. Talenan yang digunakan untuk daging mentah harus dibersihkan dengan benar sebelum dipakai untuk bahan makanan lain.

4. Simpan Jahe di Freezer agar Lebih Awet

Jahe merupakan bumbu dapur yang sering digunakan untuk memasak sup, tumisan, dan minuman hangat. Sayangnya, jahe segar bisa mengering atau berjamur jika disimpan dalam kondisi yang kurang tepat.

Baca Juga: 7 Rahasia Tersembunyi di Balik Benda Sehari-hari, Hal Kecil Tampak Sepele Punya Fungsi Penting

Salah satu cara praktis adalah menyimpan jahe dalam freezer. Cuci jika diperlukan, keringkan hingga tidak ada air yang menempel, lalu masukkan ke wadah atau kantong tertutup yang aman untuk freezer.

5. Gunakan Sendok untuk Mengupas Jahe

Mengupas jahe dengan pisau terkadang membuat banyak bagian dagingnya ikut terbuang karena bentuknya tidak rata. Sebagai alternatif, gunakan ujung sendok untuk mengikis kulit jahe secara perlahan.

Cara ini cukup praktis untuk membersihkan bagian yang berlekuk dan membantu mengurangi bagian jahe yang terbuang. Pastikan jahe dicuci terlebih dahulu di bawah air mengalir dan gunakan sendok yang bersih.

6. Potong Bawang dengan Pisau Tajam

Memotong bawang sering membuat mata terasa perih karena senyawa yang dilepaskan saat jaringan bawang rusak. Salah satu cara yang bisa dicoba adalah menggunakan pisau tajam. Pisau yang tajam cenderung memotong jaringan bawang dengan lebih rapi dibandingkan pisau tumpul yang menghancurkannya.

Baca Juga: 5 Tips Menyimpan Digicam yang Jarang Dipakai agar Tetap Siap Digunakan

Kamu juga bisa mendinginkan bawang sebentar di lemari es sebelum dipotong untuk membantu mengurangi pelepasan senyawa yang mengiritasi mata. Namun, efeknya dapat berbeda-beda.

7. Gunakan Air Rebusan Pasta untuk Mengentalkan Saus

Jika kamu suka membuat pasta, jangan langsung membuang seluruh air rebusannya. Air tersebut mengandung pati yang larut dari pasta dan dapat membantu menyatukan saus dengan bahan lainnya.

Baca Juga: Potensi Ekonomi Durian: Strategi Inovasi Pascapanen Lewat Aneka Olahan Kuliner dan Peluang UMKM

Sisihkan sedikit air rebusan sebelum pasta ditiriskan. Kemudian, tambahkan sedikit demi sedikit ke dalam saus sambil diaduk hingga teksturnya sesuai keinginan.

8. Gunakan Air Panas dan Sabun untuk Membersihkan Wadah Berminyak

Untuk mempermudah mencucinya, gunakan air hangat atau panas yang aman bagi bahan wadah, lalu tambahkan sabun pencuci piring. Diamkan sebentar agar lemak lebih mudah terangkat, kemudian cuci menggunakan spons.

Baca Juga: Tips Foto ala Digicam Pakai HP, Hasilnya Estetik dan Vintage

Hindari menuangkan air mendidih ke wadah plastik yang tidak dirancang untuk suhu tinggi. Untuk wadah kaca, pastikan wadah tahan panas dan hindari perubahan suhu mendadak agar tidak retak.

9. Beri Label Tanggal pada Bahan Makanan

Salah satu penyebab bahan makanan terbuang adalah lupa kapan bahan tersebut disimpan. Hal ini sering terjadi pada bumbu halus, daging beku, kaldu, atau makanan sisa. Solusinya sederhana: beri label berisi nama bahan dan tanggal penyimpanan pada setiap wadah.

Dengan cara ini, kamu lebih mudah mengenali isi wadah dan memperkirakan kapan bahan harus digunakan. Terapkan prinsip first in, first out, yaitu menggunakan bahan yang disimpan lebih dahulu sebelum bahan yang lebih baru.

Baca Juga: Dari Dapur Hingga Obat Herbal: Potensi Medis di Balik Bawang Putih Fermentasi

10. Siapkan Bahan Sebelum Mulai Memasak

Tips terakhir ini terdengar sederhana, tetapi sangat membantu, terutama ketika memasak beberapa hidangan sekaligus.

Sebelum menyalakan kompor, siapkan seluruh bahan yang diperlukan. Cuci sayuran, ukur bumbu, potong bahan sesuai kebutuhan, dan letakkan semuanya dalam wadah terpisah.

Kebiasaan ini dikenal sebagai mise en place, yaitu menyiapkan bahan dan peralatan sebelum proses memasak dimulai. Dengan persiapan yang baik, kamu tidak perlu terburu-buru mencari bumbu ketika masakan sudah berada di atas kompor.

Baca Juga: 5 Tanaman Bumbu yang Bisa Ditanam di Dapur, Hemat dan Praktis

Kunci utamanya adalah memilih kebiasaan yang sesuai dengan kebutuhan dan tetap memperhatikan kebersihan serta keamanan pangan. Dengan menerapkan tips sederhana secara konsisten, dapur bisa menjadi tempat yang lebih rapi, efisien, dan menyenangkan untuk berkreasi. (Carrieolis Ratu Lathiifu)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
carrieolis ratu tips dapur kebiasaan kecil belajar memasak trik dapur