SOLOBALAPAN.COM -Ada yang pernah meninggalkan bubur di atas kompor sebentar, lalu kembali ke dapur dan mendapati isinya sudah naik hingga hampir tumpah? Kejadian seperti ini mungkin terasa menyebalkan, apalagi ketika kompor dan area dapur akhirnya ikut kotor.
Situasi tersebut dibuat jauh lebih heboh dalam serial animasi Masha and the Bear, tepatnya episode 17 musim pertama yang berjudul Recipe for Disaster. Dalam episode ini, Beruang awalnya memasakkan bubur untuk Masha. Namun, Masha tidak menyukainya dan memutuskan membuat bubur sendiri.
Baca Juga: Ratusan Warga Tawangmangu-Matesih Tolak Saluran Baru PUDAM Tirta Lawu, Irigasi Jadi Sorotan
Bukannya menghasilkan hidangan sederhana, bubur buatan Masha justru terus membesar hingga meluap dan membuat rumah Beruang berantakan. Kekacauan itu menjadi salah satu kejadian lucu yang mudah diingat dari serial tersebut.
Walaupun kejadian dalam kartun dibuat berlebihan untuk menghibur penonton, bubur yang naik dan meluap saat dimasak memang bisa terjadi di dapur. Agar tidak mengalami kejadian serupa, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memasak bubur.
1. Gunakan Panci yang Ukurannya Cukup Besar
Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika memasak bubur adalah ukuran panci. Jangan mengisi panci hingga hampir penuh sejak awal karena bubur bisa mengembang dan naik ketika dipanaskan.
Sisakan ruang kosong yang cukup agar bubur dapat mengental dan bergerak tanpa langsung meluber ke tepi panci. Untuk memasak dalam jumlah banyak, lebih baik menggunakan panci berukuran lebih besar daripada memaksakan seluruh bahan masuk ke wadah kecil.
Cara ini juga memudahkan kita mengaduk bubur tanpa khawatir isinya tumpah ke kompor.
Baca Juga: Haechan NCT Jadi Barista Kopi Kenangan di Jakarta, Racik Taro Cloud Matcha di Hadapan Fans
2. Gunakan Api Kecil setelah Bubur Mulai Mendidih
Memasak dengan api besar memang bisa membuat air lebih cepat mendidih. Namun, ketika bubur sudah mulai panas dan mengental, api yang terlalu besar dapat membuat isinya cepat naik dan menghasilkan gelembung yang meluap.
Setelah cairan mendidih, kecilkan api dan biarkan bubur matang perlahan. Sesuaikan panas kompor dengan jenis bubur yang dimasak agar bagian bawahnya tidak cepat gosong sementara bagian atasnya masih terlalu encer.
Jangan meninggalkan panci begitu saja ketika bubur sedang mendidih, terutama jika menggunakan susu atau bahan berpati yang mudah berbusa.
3. Aduk Bubur secara Berkala
Bubur yang mengandung beras, oat, atau bahan berpati lainnya dapat mengental selama proses memasak. Jika tidak diaduk, bagian bawahnya berisiko menempel dan gosong, sedangkan panas yang tidak merata bisa membuat teksturnya kurang bagus.
Baca Juga: Ajukan Naturalisasi, Apakah Taisei Marukawa Bisa Bela Timnas di Piala Asia 2027? Ini Analisisnya!
Gunakan sendok kayu atau spatula tahan panas untuk mengaduk bubur secara berkala. Pastikan bagian dasar dan sudut panci ikut teraduk agar tidak ada bahan yang menempel terlalu lama.
Namun, tetap perhatikan kondisi bubur. Ketika mulai berbusa atau naik mendekati bibir panci, kecilkan api dan aduk dengan hati-hati agar cairan panas tidak terciprat.
4. Jangan Menambahkan Bahan Secara Berlebihan
Dalam episode Recipe for Disaster, Masha membuat bubur versinya sendiri setelah tidak menyukai masakan Beruang. Bubur itu kemudian menjadi semakin tidak terkendali hingga memenuhi rumah.
Dalam memasak sehari-hari, menambahkan terlalu banyak bahan juga bisa membuat hasil masakan berbeda dari yang diharapkan. Takaran cairan, biji-bijian, gula, atau bahan tambahan sebaiknya disesuaikan dengan resep.
Bahan berpati seperti beras dan oat akan menyerap cairan serta mengental selama dimasak. Karena itu, perhatikan perbandingan bahan dan air, terutama jika mencoba resep baru.
Jika ingin menambahkan buah, selai, atau pemanis, lakukan sesuai kebutuhan. Jangan langsung memasukkan semua bahan tanpa memperhitungkan perubahan rasa dan teksturnya.
5. Jangan Meninggalkan Kompor saat Memasak
Tips terakhir yang tidak kalah penting adalah tetap mengawasi proses memasak. Bubur mungkin terlihat tenang pada awalnya, tetapi kondisinya bisa berubah ketika suhu meningkat dan teksturnya semakin kental.
Jika perlu melakukan pekerjaan lain, pastikan kompor dimatikan terlebih dahulu sebelum meninggalkan dapur. Jangan mengandalkan bunyi atau tanda tertentu sebagai pengingat karena bubur bisa meluap sebelum kita sempat kembali.
Apabila bubur mulai naik, kecilkan api atau angkat panci dari kompor dengan hati-hati menggunakan pelindung tangan. Hindari memindahkan panci yang terlalu penuh secara terburu-buru karena cairan panas berisiko tumpah dan menyebabkan luka bakar.
Kejadian bubur meluap dalam Masha and the Bear memang mengundang tawa karena kekacauannya digambarkan secara berlebihan. Namun, ceritanya juga mengingatkan bahwa memasak membutuhkan perhatian, takaran yang sesuai, dan pengaturan panas yang tepat.
Jadi, kalau lain kali ingin membuat bubur untuk sarapan, jangan hanya fokus pada hasil akhirnya. Perhatikan juga ukuran panci, besarnya api, dan proses memasaknya supaya bubur matang dengan baik tanpa membuat dapur berubah menjadi lautan bubur seperti rumah Beruang.(lut)
Editor : Luthfiana SekarSumber : Youtube Masha and The Bear, Berbagai Sumber