SOLOBALAPAN.COM - Di tengah perkembangan teknologi yang semakin praktis, True Wireless Stereo atau TWS sempat menjadi pilihan utama untuk mendengarkan musik. Tanpa kabel dan mudah dibawa ke mana-mana, perangkat ini dianggap lebih modern.
Namun, belakangan earphone kabel justru kembali muncul dan digunakan oleh sebagian anak muda, khususnya Gen Z. Kembalinya earphone kabel tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan mendengarkan musik.
Baca Juga: Sebelum Tren Sustainability, 8 Kebiasaan Zaman 80-an Ini Ternyata Minim Sampah
Bagi sebagian Gen Z, perangkat yang sempat dianggap ketinggalan zaman ini justru menjadi bagian dari gaya berpakaian. Kabel yang terlihat menjuntai dari telinga hingga pakaian memberikan kesan retro dan kasual yang banyak dikaitkan dengan tren Y2K.
Salah satu alasan paling sederhana mengapa earphone kabel kembali diminati adalah karena pengguna tidak perlu memikirkan daya baterai. Berbeda dengan TWS yang harus diisi ulang secara berkala, earphone kabel dapat langsung digunakan selama perangkat yang menjadi sumber suara tersedia dan kompatibel.
Baca Juga: Gyaru Itu Apa Sih Sebenarnya? Makeup Baddie, Leopard, atau Apa Sih?
Hal tersebut membuat pengguna tidak perlu khawatir tiba-tiba kehilangan suara karena baterai habis ketika sedang berada di perjalanan, kampus, maupun tempat umum. Earphone kabel juga tidak membutuhkan proses pairing Bluetooth sehingga pengguna cukup menyambungkannya ke perangkat dan langsung menggunakannya.
Selain itu, koneksi kabel membuat pengguna tidak perlu menghadapi persoalan seperti koneksi Bluetooth terputus atau keterlambatan suara. Faktor sederhana inilah yang membuat perangkat lama tersebut kembali terasa relevan di tengah perkembangan teknologi audio nirkabel.
Baca Juga: Bukan Sekadar Tren Busana, Fashion Week Thailand Tampilkan Identitas Budaya Lokal
Tidak hanya soal fungsi, earphone kabel kini juga mulai dipandang sebagai bagian dari penampilan. Kabel yang sebelumnya dianggap mengganggu justru dapat menjadi elemen visual dalam outfit.
Gaya tersebut semakin dekat dengan tren Y2K yang kembali populer di kalangan anak muda. Beberapa pengguna bahkan sengaja memadukan earphone kabel dengan pakaian bergaya streetwear, oversized outfit, denim, maupun pakaian bernuansa retro.
Baca Juga: 7 Istilah Fashion yang Sering Dipakai, Tapi Mungkin Belum Kamu Tahu Artinya
Kabel yang menjuntai kemudian menjadi bagian dari keseluruhan tampilan, bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Kehadiran media sosial juga ikut membuat tren ini semakin mudah menyebar.
Foto mirror selfie, konten daily outfit, hingga video keseharian dapat menampilkan earphone sebagai bagian dari gaya pengguna. Dengan begitu, sebuah benda yang sebelumnya hanya memiliki fungsi untuk mendengarkan musik kini juga dapat digunakan untuk menunjukkan karakter dan selera fashion.
Salah satu hal yang membuat earphone kabel menarik sebagai aksesori adalah bentuknya yang sederhana sehingga mudah dikreasikan. Kabel earphone dapat dipadukan dengan berbagai charm, manik-manik, pita, atau melilitnya menggunakan benang, tidak hanya sebagai hiasan tetapi juga melindungi kabel earphone.
Konsep menghias kabel tersebut membuat earphone dapat memiliki tampilan yang lebih personal. Pengguna tidak harus menggunakan earphone dengan tampilan standar karena dapat menambahkan berbagai ornamen sesuai warna maupun tema outfit.
Baca Juga: K-Beauty Mulai Berubah, Kenapa Produk Korea Kini Dituntut Lebih Ramah untuk Semua Warna Kulit?
Tren ini juga sejalan dengan meningkatnya minat terhadap aksesori yang dapat dikustomisasi. Alih-alih menggunakan barang dengan tampilan yang sama seperti pengguna lainnya, Gen Z dapat memberikan sentuhan pribadi sehingga earphone menjadi bagian dari identitas visual mereka.
Kembalinya earphone kabel menunjukkan bahwa tren teknologi tidak selalu bergerak menuju perangkat yang semakin canggih. Barang yang sempat dianggap ketinggalan zaman dapat kembali diminati ketika memiliki nilai fungsi sekaligus estetika.
Baca Juga: Dari Merchandise ke Fashion, Kaos Band Kembali Digemari
Bagi Gen Z, earphone kabel bukan hanya pilihan karena tidak perlu mengisi daya. Kabel yang terlihat, bentuk yang sederhana, serta kemungkinan untuk dihias membuatnya dapat menjadi bagian dari gaya berpakaian sehari-hari.
Pada akhirnya, pilihan antara TWS dan earphone kabel kembali kepada kebutuhan masing-masing pengguna. TWS tetap menawarkan kepraktisan tanpa kabel, sementara earphone kabel menawarkan kesederhanaan, koneksi langsung, dan kini juga kesempatan untuk berekspresi melalui fashion. (Adhima Aulia)
Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : theguardian.com: Move Over Bluethooth Wired Headphones Are Back Abd Suddenly Cool Again, room3000.com: Wired Earphones Are Turning Back Into A Fashion Accessory, solobalapan.com