Chinamaxxing Lagi Ramai di TikTok, Apa Artinya dan Kenapa Banyak Gen Z Ikutan?

Inayah Choirunisa • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:38 WIB
Tren Chinamaxxing di TikTok menggambarkan fenomena Gen Z non-China yang mengadopsi kebiasaan gaya hidup China.
Tren Chinamaxxing di TikTok menggambarkan fenomena Gen Z non-China yang mengadopsi kebiasaan gaya hidup China.

SOLOBALAPAN.COM – Pernah melihat video TikTok yang memperlihatkan seseorang minum air hangat, memakai sandal di dalam rumah, minum teh herbal, lalu menyebut dirinya sedang berada di “Chinese era”?

Kalau iya, bisa jadi kamu sedang melihat tren yang disebut Chinamaxxing.

Istilah ini kembali menarik perhatian di media sosial dan banyak digunakan untuk menggambarkan orang-orang, terutama pengguna non-China, yang mulai mencoba berbagai kebiasaan sehari-hari yang diasosiasikan dengan kehidupan di China.

Menariknya, Chinamaxxing bukan cuma soal makanan atau belajar bahasa Mandarin. Tren ini justru banyak mengambil hal-hal sederhana dari rutinitas sehari-hari.

Baca Juga: 7 Childhood Crush yang Dulu Dianggap Boyfriend Goals, Sekarang Malah Kelihatan Red Flag

Apa Itu Chinamaxxing?

Secara sederhana, Chinamaxxing adalah istilah internet untuk menggambarkan seseorang yang sedang “memaksimalkan” ketertarikannya terhadap budaya dan kebiasaan China.

Kata tersebut merupakan gabungan dari “China” dan akhiran “-maxxing”, istilah yang sebelumnya populer di internet untuk menggambarkan upaya melakukan sesuatu secara maksimal.

Di TikTok, istilah ini kemudian dipakai secara lebih santai dan sering kali bernuansa humor. Pengguna membuat konten seolah-olah mereka sedang memasuki fase “menjadi orang China” hanya karena mulai mengikuti kebiasaan tertentu.

Fenomena tersebut berkembang luas sejak akhir 2025 hingga awal 2026 dan banyak muncul di kalangan pengguna muda di negara-negara Barat. Salah satu format yang sering muncul menggunakan kalimat tentang seseorang yang sedang berada dalam “very Chinese time” dalam hidupnya.

Baca Juga: 7 Rekomendasi C-Drama yang Wajib Ditonton Kalau Suka The Early Spring

Bentuk Chinamaxxing Ternyata Sederhana

Nah, bagian yang membuat tren ini menarik adalah contoh kebiasaannya.

Salah satunya adalah minum air hangat. Kebiasaan tersebut kemudian ditampilkan sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari yang dianggap identik dengan gaya hidup China.

Selain itu, ada pengguna yang mulai minum teh herbal, memakai sandal ketika berada di dalam rumah, mencoba rutinitas olahraga ringan seperti qigong, hingga mengikuti berbagai kebiasaan wellness yang mereka kenal dari budaya China.

Ada juga yang memperluasnya dengan mencoba pakaian, makanan, hiburan, bahasa, hingga berbagai hal yang mereka anggap berkaitan dengan kehidupan sehari-hari di China.

Baca Juga: 12 Drakor Terbaru Oktober 2026, Ada Comeback Ji Chang Wook hingga Kim Soo Hyun

Jadi, Chinamaxxing sebenarnya tidak memiliki satu bentuk yang benar-benar baku. Tren ini lebih seperti istilah payung untuk berbagai konten tentang ketertarikan terhadap kebiasaan dan kehidupan sehari-hari di China.

Kenapa Mendadak Ramai?

Salah satu daya tarik Chinamaxxing justru berasal dari hal-hal yang kelihatannya biasa.

Minum air hangat, memakai sandal di rumah, atau melakukan olahraga ringan bukanlah aktivitas yang membutuhkan kemampuan khusus. Karena itu, siapa pun bisa mencoba dan membuat versinya sendiri.

Menurut pengamat yang dikutip dalam pemberitaan mengenai fenomena ini, kebiasaan sehari-hari tersebut memiliki hambatan untuk diikuti yang relatif rendah. Pengguna cukup mencoba rutinitas sederhana, kemudian menjadikannya bagian dari konten.

Formatnya juga mudah ditiru.

Seseorang melihat video Chinamaxxing, mencoba salah satu kebiasaannya, lalu membuat video dengan gaya serupa. Dari sana, tren bisa terus berkembang karena setiap pengguna dapat menambahkan versi mereka sendiri.

Bukan Berarti Benar-Benar “Menjadi Orang China”

Meski istilahnya terdengar seperti seseorang ingin “menjadi orang China”, Chinamaxxing di media sosial umumnya digunakan secara ringan dan tidak selalu berarti seseorang benar-benar ingin mengubah identitasnya.

Ada yang menggunakannya sebagai lelucon, ada yang memang tertarik mempelajari budaya China, dan ada pula yang sekadar mencoba kebiasaan yang menurut mereka menarik.

Namun, tren ini juga mendapat perhatian karena budaya yang sangat luas bisa terlihat seperti kumpulan kebiasaan sederhana ketika dirangkum dalam video berdurasi singkat.

Pada akhirnya, Chinamaxxing lebih tepat dilihat sebagai fenomena internet yang memperlihatkan bagaimana kebiasaan sehari-hari suatu negara bisa berubah menjadi tren global ketika dikemas melalui TikTok.

Dari sekadar minum air hangat sampai penasaran dengan kehidupan sehari-hari di China, satu hal sederhana kemudian bisa membawa pengguna internet pada ketertarikan yang lebih luas terhadap sebuah budaya.

Editor : Inayah Choirunisa
Chinamaxxing sehari-hari kebiasaan china tren