Bukan Sekadar Tren Busana, Fashion Week Thailand Tampilkan Identitas Budaya Lokal

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 07:19 WIB
Bangkok International Fashion Week 2026 menghadirkan Visionary Stage di Siam Center, yang menjadi ruang bagi desainer muda dari 13 universitas dan institusi Thailand untuk menerjemahkan identitas serta budaya lokal ke dalam karya fashion kontemporer.(Dreamstime, dok 2019)
Bangkok International Fashion Week 2026 menghadirkan Visionary Stage di Siam Center, yang menjadi ruang bagi desainer muda dari 13 universitas dan institusi Thailand untuk menerjemahkan identitas serta budaya lokal ke dalam karya fashion kontemporer.(Dreamstime, dok 2019)

SOLOBALAPAN.COM - Fashion week kerap identik dengan deretan model yang berjalan di atas runway, koleksi busana terbaru, hingga tren yang diprediksi akan ramai diperbincangkan. Namun, Bangkok International Fashion Week 2026 (BIFW2026) menghadirkan sudut pandang lain.

Ajang mode di Thailand tersebut juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk memperkenalkan identitas budaya lokal melalui karya fashion masa kini.

Baca Juga: ,Kuliner Tradisional : Kue Gandos Nostalgia Jajanan Tradisional Khas Jawa yang Gurih

Mengusung tema “TH-nomenal Extraordinary – Lead the Culture, Wear the Future”, BIFW2026 berlangsung pada 1–11 Oktober 2026. Rangkaian acara digelar di tiga pusat perbelanjaan Bangkok, yakni Siam Paragon, Siam Center, dan Siam Discovery. Masing-masing lokasi menghadirkan agenda dan pengalaman fashion yang berbeda.

Salah satu bagian yang dapat disorot adalah Visionary Stage di Siam Center. Mengangkat konsep “NEXT TH-PHENOMENON”, panggung ini memberi kesempatan kepada mahasiswa dan desainer muda dari 13 universitas serta institusi di Thailand untuk menampilkan karya mereka.

Konsep tersebut mengajak peserta menggali identitas, budaya, pengetahuan lokal, serta kearifan dari berbagai wilayah Thailand, kemudian menerjemahkannya ke dalam desain kontemporer.

Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana unsur budaya lokal dapat menjadi sumber inspirasi dalam menciptakan desain busana masa kini.

Unsur tradisi dapat menjadi titik awal untuk mengeksplorasi bentuk, bahan, warna, hingga siluet busana. Hasil akhirnya pun bisa tampil lebih modern tanpa sepenuhnya meninggalkan cerita yang melatarbelakanginya.

Baca Juga: Upin dan Ipin Sering Bermain di Luar, Permainan Sederhana yang Bisa Bikin Anak Lebih Aktif

Di tengah perkembangan industri fashion, pengolahan identitas lokal menjadi salah satu cara desainer menghadirkan karakter dalam karya mereka.

Melalui panggung seperti Visionary Stage, generasi muda mendapat ruang untuk mengenalkan kembali unsur lokal dengan bahasa visual yang lebih dekat dengan kehidupan masa kini. Karya yang ditampilkan tidak hanya berupa pakaian, tetapi juga dapat membawa gagasan dan cerita dari pembuatnya.

Visionary Stage dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Oktober 2026 di lantai G Siam Center. Sejumlah nama yang tercantum dalam rangkaian tersebut antara lain Keira Selbe, Sleeping Cloud, serta kolaborasi Tao Thong Dam dengan Mohhomphrae, Heritage, dan Kanhom.

Kehadiran para peserta dari latar institusi berbeda memperlihatkan bahwa panggung fashion juga dapat menjadi ruang pertemuan antara pendidikan, kreativitas, dan industri.

Baca Juga: Kebon Coffe: Oase Hijau Tersembunyi di Jebres, Tempat Sempurna Memperlambat Waktu di Tengah Kota

Selain memberi tempat bagi talenta baru, BIFW2026 turut menghadirkan koleksi dari desainer dan merek Thailand yang telah dikenal di industri mode.

Grand Runway di Parc Paragon, Siam Paragon, dijadwalkan berlangsung pada 8–11 Oktober 2026. Sepuluh desainer dan merek yang dijadwalkan tampil adalah 27 FRIDAY, 37°C, CHATO, FLYNOW, ISSUE, MERGE, NAGARA, PAINKILLER Atelier, POEM, dan VVON SUGUNNASIL.

Siam Center menjadi lokasi Visionary Stage, sedangkan Siam Paragon menghadirkan Grand Runway. Untuk agenda Siam Discovery, sebaiknya jelaskan berdasarkan jadwal khusus yang tercantum di laman resminya, bukan menyamaratakan rangkaiannya dengan dua lokasi lain.

Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa fashion week tidak selalu harus dipahami sebagai ajang untuk menentukan busana mana yang akan menjadi tren berikutnya.

Peragaan busana juga dapat menjadi tempat untuk memperlihatkan bagaimana sebuah negara memandang budaya dan masa depannya melalui karya kreatif.

Ketika unsur tradisional dipadukan dengan pendekatan desain modern, hasilnya tidak harus kehilangan akar budaya. Justru, perpaduan itu dapat membuka cara baru untuk mengenalkan warisan lokal kepada generasi yang lebih muda maupun audiens internasional.

Melalui BIFW2026, Thailand menempatkan kreativitas generasi muda sebagai bagian dari percakapan tentang masa depan fashion.

Di tengah perubahan tren yang berlangsung cepat, identitas budaya menjadi salah satu hal yang dapat terus diolah dan dikembangkan. Bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dikenakan dan diperkenalkan melalui karya masa kini.(lut)

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Siam Center, BIFW
BIFW2026 bangkok fashion