SOLOBALAPAN.COM - Istilah dalam dunia fashion semakin sering muncul di media sosial. Kata seperti deadstock, archive, hingga grail mungkin sudah sering terlihat ketika orang membahas pakaian, sneakers, atau barang koleksi. Namun, tidak semua istilah tersebut langsung mudah dipahami, terutama bagi yang baru mengikuti dunia fashion.
Setiap istilah memiliki penggunaan yang berbeda. Ada yang menjelaskan kondisi sebuah barang, cara pembuatannya, bentuk pakaian, hingga warna dan tingkat kelangkaannya. Berikut tujuh istilah fashion yang cukup sering digunakan.
Baca Juga: Ulah Maling Bikin Nyawa Warga Pesisir Terancam! 8 Aki Pemantau Gunung Anak Krakatau Digondol Pencuri
Deadstock
Deadstock biasanya merujuk pada stok lama yang belum terjual atau belum digunakan. Dalam pembahasan sneakers dan fashion, istilah ini sering dipakai untuk barang rilisan lama yang masih dalam kondisi baru dan belum pernah dikenakan.
Meski begitu, penggunaan kata deadstock bisa berbeda tergantung konteksnya. Karena itu, istilah tersebut tidak selalu bisa diartikan secara sama untuk setiap produk.
Bespoke
Bespoke berkaitan dengan pakaian yang dibuat khusus berdasarkan pesanan seseorang. Pembuatan pakaian dilakukan secara personal dengan mempertimbangkan ukuran dan kebutuhan pelanggan sejak awal.
Istilah ini banyak digunakan dalam dunia tailoring. Berbeda dari pakaian yang dibuat berdasarkan ukuran standar, pakaian bespoke dibuat untuk satu pelanggan tertentu sehingga detailnya dapat disesuaikan.
Archive
Dalam dunia fashion, archive biasanya merujuk pada produk dari koleksi lama sebuah desainer atau brand. Barang tersebut dapat memiliki nilai tersendiri karena berkaitan dengan sejarah desain atau periode tertentu dari sebuah label.
Namun, tidak semua pakaian lama otomatis disebut archive. Barang vintage dan barang archive merupakan dua istilah yang dapat memiliki konteks berbeda.
Baca Juga: DBL 2026 Solo: SMA Batik 1 Menang 28-22, Sempat Terlena Usai Unggul Jauh
Grail
Istilah grail biasanya digunakan ketika seseorang membicarakan barang yang sangat ingin dimiliki. Item tersebut umumnya sulit ditemukan, sehingga menjadi salah satu barang incaran bagi penggemar atau kolektor.
Kelangkaan, sejarah sebuah rilisan, maupun tingginya permintaan bisa membuat suatu produk dianggap sebagai grail oleh seseorang. Karena sifatnya personal, barang yang dianggap grail oleh satu orang belum tentu memiliki arti yang sama bagi orang lain.
Colorway
Kalau grail berbicara soal barang incaran, colorway justru berkaitan dengan tampilannya. Istilah ini digunakan untuk menyebut kombinasi warna tertentu pada satu model produk.
Satu model sepatu, misalnya, dapat hadir dalam beberapa colorway. Bentuknya tetap sama, tetapi kombinasi warna yang digunakan berbeda sehingga menghasilkan tampilan yang berbeda pula.
Baca Juga: Nobita Sering Menunda Pekerjaan, Kenapa Kita Juga Suka Menunda-nunda?
Siluet
Siluet digunakan untuk menggambarkan bentuk keseluruhan pakaian ketika dilihat dari luar. Istilah ini membantu menjelaskan bagaimana sebuah pakaian membentuk tubuh saat dikenakan.
Beberapa bentuk siluet yang umum dikenal adalah slim, oversized, A-line, dan boxy. Perbedaan bentuk tersebut dapat membuat karakter sebuah outfit terlihat berbeda meskipun menggunakan jenis pakaian yang hampir sama.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Drakor Office Rom-Com, Ada Business Proposal hingga Love Scout
Distressed
Sementara itu, distressed merupakan teknik yang membuat pakaian sengaja terlihat seperti sudah lama digunakan. Efeknya dapat berupa warna yang dibuat pudar, kain berjumbai, hingga bagian tertentu yang sengaja dibuat robek.
Teknik ini cukup mudah ditemukan pada produk seperti jeans. Tampilan yang terlihat usang justru dibuat sebagai bagian dari desain, bukan semata-mata karena pakaian tersebut benar-benar sudah lama dipakai.
Baca Juga: Dari Merchandise ke Fashion, Kaos Band Kembali Digemari
Ketujuh istilah tersebut memperlihatkan bahwa dunia fashion memiliki istilah yang cukup beragam untuk menjelaskan sebuah produk. Mulai dari kondisi barang, proses pembuatannya, sejarah koleksi, sampai bentuk dan warna pakaian memiliki istilah masing-masing.
Jadi, ketika menemukan kata deadstock, archive, atau grail dalam pembahasan fashion, istilah tersebut bukan sekadar bahasa yang terdengar keren. Ada konteks tertentu di balik penggunaannya yang membantu menjelaskan karakter sebuah produk. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber