SOLOBALAPAN.COM - Lahan yang sebelumnya dipenuhi sampah di Mardin, Turki, kini berubah menjadi kawasan yang dipenuhi pepohonan. Perubahan tersebut dilakukan secara bertahap oleh seorang pria bernama Şehmus Erginoğlu selama puluhan tahun.
Erginoğlu mulai menggarap lahan tersebut sekitar 26 tahun sebelum kisahnya diberitakan pada 2021. Saat itu, sekitar 11.000 pohon telah tumbuh di kawasan yang sebelumnya digunakan sebagai tempat pembuangan sampah.
Baca Juga: Kenapa Kematian Ibu Bambi Jadi Salah Satu Adegan Disney Paling Membekas?
Pekerjaan tersebut dimulai dengan membersihkan lahan dari tumpukan sampah. Kondisi tanah yang tandus membuat Erginoğlu tidak bisa langsung menanam begitu saja. Ia terlebih dahulu berusaha menyiapkan area agar dapat digunakan untuk menanam pohon.
Ketersediaan air juga menjadi persoalan. Erginoğlu kemudian membuat saluran pipa untuk membawa air ke kawasan tersebut. Setelah kebutuhan air tersedia, penanaman pohon dilakukan sedikit demi sedikit.
Bibit yang ditanam tidak langsung membentuk hutan seperti sekarang. Erginoğlu harus merawat pohon-pohon tersebut dan kembali membersihkan area ketika sampah masih ditemukan di sekitar lahan.
Baca Juga: Lapas Cibinong Punya ‘Kluster Mewah’, Kok Jadi Ingat Film 'Ghost in the Cell?'
Dalam laporan pada 2021, kawasan tersebut sudah dipenuhi sekitar 11.000 pohon. Pepohonan yang tumbuh membuat lahan yang sebelumnya gersang terlihat lebih hijau dan mulai menjadi tempat bagi sejumlah burung.
Upaya Erginoğlu tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Ia juga menanam pohon di sejumlah kawasan lain di Mardin. Pada periode yang sama, jumlah pohon yang telah ditanamnya di berbagai lokasi disebut mencapai lebih dari 30.000 pohon.
Apa yang dilakukan Erginoğlu membutuhkan waktu yang panjang. Ia tidak mengubah lahan tersebut dalam satu kali penanaman, tetapi mengerjakannya secara bertahap sambil memastikan pohon yang sudah ditanam tetap terawat.
Perubahan itu menjadi semakin terlihat setelah bertahun-tahun. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai tempat pembuangan sampah perlahan memiliki pepohonan yang semakin rapat hingga menyerupai hutan kecil.
Baca Juga: Jakarta Darurat Polusi! Kualitas Udara Selasa Pagi Masuk Urutan Terburuk Keenam di Dunia
Kegiatan penghijauan tersebut juga terus berlanjut setelah kisahnya diberitakan. Laporan pada 2026 menyebut Erginoğlu telah menanam sekitar 25.000 pohon selama 31 tahun dan masih melakukan penanaman di sejumlah kawasan di Mardin.
Kisah Erginoğlu memperlihatkan bahwa perubahan lingkungan tidak selalu berlangsung cepat. Pohon yang ditanam satu per satu membutuhkan waktu untuk tumbuh, tetapi perawatan yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun akhirnya mengubah wajah lahan tersebut.
Dari tempat yang sebelumnya dipenuhi sampah, kawasan itu kini menjadi area hijau dengan ribuan pohon. Perubahan tersebut merupakan hasil dari pekerjaan yang dilakukan sedikit demi sedikit selama puluhan tahun. (Hanifatuz Zahra)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Berbagai Sumber