Unik! Ini Rahasia Kota Barcelona Tersusun Pola Kotak-Kotak Rapi Dipotong Miring

tim solobalapan • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 18:37 WIB
Pola grid Eixample yang terlihat jelas dari udara di Barcelona.(Instagram)
Pola grid Eixample yang terlihat jelas dari udara di Barcelona.(Instagram)

SOLOBALAPAN.COM - Dari udara, Barcelona terlihat seperti kota yang disusun dengan pola kotak-kotak rapi. Jalan-jalan membentuk garis lurus yang saling berpotongan, sementara bangunan berdiri dalam blok-blok yang tersusun rapi.

Pola tersebut paling terlihat di Eixample, kawasan yang menjadi bagian penting dari perkembangan Barcelona. Namun, ada satu bentuk yang membuat susunan blok di kawasan ini berbeda. Setiap sudut blok tidak dibuat persegi biasa, melainkan dipotong secara diagonal.

Baca Juga: Sensasi "Kaget Sehat" Ice Facial: Terapi Air Es Sederhana untuk Kulit Kencang dan Awet Muda

Potongan pada sudut blok tersebut bukan sekadar bentuk arsitektur. Rancangan itu merupakan bagian dari konsep tata kota yang dibuat pada abad ke-19 oleh Ildefons Cerdà, seorang insinyur dan perencana kota asal Spanyol.

Saat itu, Barcelona sedang berkembang pesat. Jumlah penduduk meningkat, sedangkan kawasan kota lama masih dibatasi tembok sehingga ruang permukiman semakin terbatas. Kondisi tersebut mendorong perluasan kota ke wilayah di luar kawasan lama.

Cerdà kemudian menyusun rancangan perluasan Barcelona yang dikenal sebagai Plan Cerdà. Rencana tersebut disetujui pada 1859 dan menjadi dasar pembangunan Eixample.

Berbeda dengan kawasan kota tua yang memiliki jalan sempit dan berliku, Eixample dirancang dengan jaringan jalan yang lebih teratur. Jalan-jalannya dibuat lebar dan saling berpotongan sehingga membentuk pola grid dengan blok-blok bangunan yang relatif seragam.

Baca Juga: Bentuknya Unik, Ternyata Setiap Bagian Tongkat Hoki Punya Fungsi

Di sinilah bentuk sudut terpotong menjadi penting. Bagian ujung setiap blok dibuat miring sehingga dua ruas jalan yang bertemu memiliki ruang yang lebih luas. Bentuk ini dikenal dengan istilah chamfer atau xamfrà.

Rancangan tersebut membuat persimpangan tidak terasa sesempit pertemuan dua blok dengan sudut 90 derajat. Ruang yang lebih terbuka juga membantu pergerakan orang dan kendaraan di kawasan tersebut.

Cerdà tidak hanya merancang Eixample untuk menambah tempat tinggal. Dalam gagasannya, perluasan kota juga harus memperhatikan kondisi lingkungan tempat masyarakat tinggal.

Baca Juga: Dari After Hours hingga Dawn, Kenapa The Weeknd Selalu Identik dengan Dunia Malam?

Karena itu, rancangan awal Eixample memperlihatkan cahaya matahari, sirkulasi udara, sanitasi, dan ruang terbuka. Bagian dalam blok pada konsep awal juga tidak direncanakan untuk dipenuhi bangunan, sehingga masih tersedia ruang yang dapat digunakan bersama.

Konsep tersebut berkaitan dengan persoalan kota pada masa itu. Barcelona membutuhkan kawasan baru yang mampu menampung pertumbuhan penduduk, tetapi tetap memiliki jalan dan lingkungan permukiman yang lebih teratur.

Seiring perkembangan kota, Eixample kemudian mengalami perubahan. Pertumbuhan bangunan membuat kawasan tersebut menjadi lebih padat dan sebagian ruang terbuka di dalam blok berkurang dibandingkan dengan rancangan awal.

Baca Juga: Awal Musim Hujan 2026 Diprediksi Mundur, BMKG Imbau Waspadai Puncak Curah Hujan Tinggi

Meski begitu, pola utama Eixample masih bertahan. Jaringan jalan berbentuk grid dan blok-blok dengan sudut terpotong tetap menjadi bagian dari wajah Barcelona hingga sekarang.

Jika dilihat dari udara, bentuk tersebut memang terlihat seperti susunan kotak yang dibuat berulang. Namun, di balik pola yang rapi itu terdapat rancangan kota yang dibuat untuk menjawab persoalan Barcelona ketika jumlah penduduk terus bertambah.

Lebih dari 150 tahun setelah Plan Cerdà dibuat, Eixample masih memperlihatkan jejak rancangan tersebut. Sudut blok yang dipotong pun bukan sekadar ciri visual, melainkan bagian dari sistem tata kota yang sejak awal dirancang untuk mengatur jalan, ruang, bangunan, dan kebutuhan masyarakat. (Hanifatuz Zahra)

Editor : Kabun Triyatno
Sumber : Berbagai Sumber
hanifatuz zahra bangunan kota barcelona tata letak arsitektur