SOLOBALAPAN.COM- Saat merawat diri, perhatian masyarakat kerap kali tersedot pada perawatan wajah. Penggunaan pelembap, serum, hingga tabur surya untuk area wajah dilakukan secara disiplin setiap hari. Namun, area kulit tubuh dari leher hingga kaki justru sering kali hanya dibersihkan seadanya dengan sabun mandi biasa. Padahal, tanpa eksfoliasi atau body scrub secara berkala, penumpukan sel kulit mati pada tubuh dapat membuat kulit terlihat kusam, kasar, dan tak merata.
Rutin melakukan eksfoliasi badan dua hingga tiga kali seminggu ternyata menjadi kunci utama untuk mendapatkan kulit tubuh yang sehat, halus, dan tampak bercahaya alami. Berikut adalah ulasan mengenai manfaat besar eksfoliasi badan yang sering diabaikan.
Baca Juga: Jocelyn Fawcett Ashton Rigby Kerja Apa? Ayah Amanda Rigby yang Ternyata Punya Jabatan Mentereng
1. Mengangkat Penumpukan Sel Kulit Mati
Setiap hari, kulit manusia mengalami proses regenerasi alami dan menghasilkan sel-sel kulit mati. Jika tidak dibersihkan secara mendalam, sel kulit mati ini akan menumpuk di permukaan, menyumbat pori-pori, dan membuat tekstur kulit terasa kasar serta tampak kusam. Usapan lembut dari butiran scrub atau bahan eksfoliasi membantu meluruhkan sel mati tersebut secara efektif.
2. Membantu Penyerapan Lebih Maksimal
Sering merasa body lotion atau body serum yang digunakan kurang memberikan hasil? Penyebab utamanya bisa jadi adalah lapisan sel kulit mati yang tebal dan menghalangi penyerapan nutrisi. Dengan rutin mengeksfoliasi kulit, jalur penyerapan produk pelembap menjadi bersih sehingga kandungan nutrisi dari skincare tubuh dapat meresap jauh lebih dalam dan bekerja optimal.
Baca Juga: Kebiasaan Ini Bikin Pemakaian Skincare Tak Maksimal
3. Mencegah Kulit Ayam
Proses mencukur rambut halus pada tubuh sering kali menyisakan masalah berupa rambut yang tumbuh ke dalam atau bintik-bintik kasar menyerupai kulit ayam. Eksfoliasi rutin menjaga agar pori-pori dan folikel rambut tetap bersih dari sumbatan, sehingga rambut halus dapat tumbuh ke arah yang benar dan permukaan kulit terasa lebih mulus.
4. Merangsang Regenerasi Sel dan Produksi Kolagen
Pijatan lembut saat melakukan eksfoliasi badan tidak hanya membersihkan permukaan luar, tetapi juga membantu melancarkan sirkulasi darah di bawah kulit. Stimulasi ini memicu proses pembentukan sel-sel kulit baru yang lebih sehat sekaligus merangsang produksi kolagen alami, sehingga kulit tubuh tetap kencang dan terjaga elastisitasnya.
Baca Juga: Sering Dianggap Benar, Ternyata Banyak Kebiasaan Skincare yang Masih Keliru
5. Memudarkan Area Kulit yang Belang dan Cerah Merata
Paparan sinar matahari dan gesekan pakaian kerap membuat area tertentu seperti siku, lutut, lipatan tubuh, atau pergelangan tangan menjadi lebih gelap. Eksfoliasi membantu mempercepat pergantian sel pada area berpigmentasi tinggi tersebut, sehingga warna kulit tubuh bertahap menjadi lebih cerah dan merata.
Panduan Eksfoliasi Badan yang Aman dan Tepat
Agar mendapatkan hasil maksimal tanpa memicu iritasi, perhatikan beberapa tips berikut:
Pilih Jenis Eksfoliator yang Sesuai: Gunakan pyshcal scrub dengan butiran halus untuk kulit normal, atau eksfoliator kimiawi seperti yang mengandung AHA/BHA untuk pemilik kulit sensitif.
Atur Frekuensi: Lakukan eksfoliasi cukup 2–3 kali seminggu. Melakukannya setiap hari dapat mengikis lapisan pelindung kulit dan memicu iritasi.
Gunakan Pelembap: Selalu aplikasikan body lotion atau segera setelah membilas badan untuk mengunci kelembapan alami kulit.
Pakai Tabir Surya: Kulit yang baru dieksfoliasi cenderung lebih sensitif terhadap sinar matahari. Gunakan sunsscreen badan jika beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. (cindy amelia putri)
Editor : Kabun Triyatno