SOLOBALAPAN.COM – Kamar sempit sering membuat pemiliknya berpikir dua kali sebelum menambahkan dekorasi. Lemari saja sudah makan tempat, meja kerja penuh barang, belum lagi kasur yang membuat ruang gerak semakin terbatas. Tapi belakangan, tanaman hias justru banyak dipilih untuk mengisi sudut kamar yang kosong.
Bukan cuma karena terlihat cantik ketika difoto. Kehadiran tanaman hijau di dalam ruangan juga berkaitan dengan kenyamanan dan suasana psikologis penghuni. Lantas, kenapa tanaman hias bisa cocok untuk kamar yang ukurannya terbatas?
Tidak Harus Punya Ruangan Besar
Memiliki tanaman di kamar sebenarnya tidak berarti harus menyediakan area khusus seperti taman mini. Justru untuk ruangan sempit, tanaman berukuran kecil dengan bentuk yang kompak lebih mudah ditempatkan.
Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang menyebut tanaman untuk ruangan yang relatif sempit sebaiknya berukuran kecil dengan tajuk yang kompak. Pemilihan ukuran tanaman juga perlu disesuaikan dengan luas ruang agar keberadaannya tidak membuat ruangan terasa semakin penuh. Salah satu contoh yang disebut adalah aglaonema.
Baca Juga: Mahfud MD Soroti Sikap Defensif Presiden: Kritik Akademisi Jangan Diserang Balik
Karena itu, tanaman dalam pot kecil dapat ditempatkan di sudut meja, rak, ambang jendela, atau area lain yang tidak mengganggu aktivitas. Prinsipnya bukan sebanyak mungkin tanaman, melainkan memilih satu atau dua tanaman yang sesuai dengan ukuran kamar.
Bikin Kamar Terasa Lebih “Hidup”
Ada alasan lain mengapa tanaman hias menarik untuk ditempatkan di dalam kamar. Warna hijau dan keberadaan unsur alami dapat memberikan kesan berbeda pada ruangan yang sebelumnya didominasi furnitur, dinding, dan benda elektronik.
Sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam Environmental Research pada 2023 menemukan bahwa sejumlah penelitian epidemiologis melaporkan hubungan yang menguntungkan antara keberadaan tanaman di dalam ruangan dan kesehatan mental, termasuk berkurangnya stres, gejala depresi, serta emosi negatif. Namun, peneliti juga menekankan bahwa bukti epidemiologis mengenai tanaman indoor masih terbatas dan penelitian yang tersedia memiliki sejumlah keterbatasan.
Baca Juga: Dorm Du, Komik Fantasi Misteri yang Selipkan Nilai Pendidikan Islam
Artinya, tanaman bukan pengganti solusi kesehatan mental. Namun, menambahkan unsur hijau ke kamar bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk membuat lingkungan tempat tinggal terasa lebih nyaman.
Benarkah Tanaman Bisa Membersihkan Udara?
Nah, bagian ini sering membuat orang salah paham.
Tanaman memang memiliki kemampuan berinteraksi dengan sejumlah polutan udara. Tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Building Engineering pada 2022 menemukan adanya potensi tanaman indoor dalam membantu lingkungan dalam ruangan, termasuk terkait sejumlah polutan dan aspek psikologis.
Namun, kondisi penelitian tidak selalu sama dengan kamar di rumah. Penelitian yang dilakukan di ruang atau wadah tertutup, misalnya, tidak bisa langsung disamakan dengan kondisi kamar yang memiliki ventilasi, kipas, pintu, jendela, dan sumber polusi yang berbeda.
Jadi, jangan menganggap menaruh satu pot tanaman otomatis membuat udara kamar menjadi bersih. Ventilasi dan sirkulasi udara tetap penting.
Tanaman Sedikit, Tapi Pilih yang Tepat
Menariknya, penelitian mengenai tanaman indoor juga menunjukkan bahwa jumlah tanaman dapat memengaruhi kondisi ruangan tertentu. Dalam penelitian eksperimental pada gedung perkantoran, lima dan 18 tanaman pakis Boston dikaitkan dengan peningkatan kelembapan relatif dibandingkan ruangan tanpa tanaman.
Tetapi kamar kecil tidak perlu dipenuhi banyak pot. Terlalu banyak tanaman justru bisa mengambil ruang gerak dan membuat perawatan lebih merepotkan.
Untuk kamar sempit, tanaman berukuran kecil dan berdaun kompak bisa menjadi pilihan. Letakkan di tempat yang tetap mendapatkan pencahayaan sesuai kebutuhan tanaman dan tidak menghalangi jendela, ventilasi, atau aktivitas sehari-hari.
Pada akhirnya, tanaman hias bukan sekadar aksesori untuk mempercantik kamar. Bagi pemilik ruang terbatas, satu pot kecil pun bisa menjadi cara sederhana untuk menghadirkan unsur alami tanpa membuat ruangan kehilangan fungsi.
Jadi, kalau ada sudut kamar yang terasa kosong tetapi tidak memungkinkan ditambah furnitur, mungkin tanaman kecil justru bisa menjadi jawabannya. Bukan karena tanaman akan menyelesaikan semua masalah di dalam kamar, tetapi karena sedikit warna hijau kadang cukup untuk membuat ruang yang sederhana terasa lebih hidup.
Editor : Inayah ChoirunisaSumber : Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, Berbagai Sumber