SOLOBALAPAN.COM – Komik tak selalu sekadar menghadirkan hiburan. Di tangan Kafaza14, cerita fantasi dan misteri dalam Dorm Du juga menjadi medium untuk menyelipkan nilai-nilai pendidikan Islam dan pesan moral kepada pembacanya.
Dorm Du merupakan serial komik digital bergenre fantasi dan misteri yang pertama kali populer melalui Webtoon Canvas. Karya Kafaza14 tersebut berhasil meraih juara kedua dalam kontes Webtoon 2023 sebelum kemudian menjadi bagian dari Line Webtoon Official.
Cerita utama Dorm Du telah ditamatkan Kafaza14 pada pertengahan 2026. Popularitas komik tersebut kemudian membuatnya diadaptasi ke bentuk fisik berupa novel komik.
Kisah Dorm Du berpusat pada seorang gadis bertudung bernama Agrin. Dia berusaha mencari jalan keluar dari Dorm Du, sebuah sekolah berasrama yang berada di dimensi lain.
Sekolah tersebut digambarkan seperti kastil megah yang berkilau. Namun, di balik kemegahannya tersimpan berbagai sisi kelam dan misteri yang harus dihadapi Agrin.
Baca Juga: Unik! Menikmati Kuliner Sambil Keceh di Sungai Guyangan Boyolali
Cerita tidak hanya berkutat pada petualangan dan misteri. Kehidupan para tokohnya juga diwarnai berbagai persoalan remaja yang dekat dengan keseharian pembaca.
Di balik balutan fantasi tersebut, Kafaza14 menyisipkan nilai-nilai pendidikan Islam secara tersirat. Pesan keagamaan tidak selalu disampaikan melalui nasihat atau dialog yang bersifat menggurui, tetapi ditampilkan lewat tindakan dan kebiasaan para tokohnya.
Sosok Agrin menjadi salah satu gambaran tersebut. Keteguhannya dalam berbuat baik dan mencegah penyimpangan menunjukkan bagaimana nilai agama dapat hadir melalui pilihan dan tindakan seorang tokoh.
Dalam kajian terhadap Dorm Du, sejumlah nilai akidah terlihat melalui sikap berserah diri kepada Allah, keberanian melakukan kebenaran karena takut melanggar perintah Allah, serta sikap optimistis dalam menjalani kehidupan.
Nilai ibadah juga ditampilkan melalui pelaksanaan salat sebagai bagian dari kehidupan tokoh.
Sementara itu, nilai akhlak tercermin melalui kasih sayang, membangun pertemanan yang baik, saling membantu, tidak mudah menyerah, berani membela kebenaran, serta bersabar menghadapi persoalan.
Cara tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak selalu harus disampaikan melalui ruang formal. Nilai keagamaan juga dapat diperkenalkan melalui media yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Komik digital seperti Dorm Du menjadi salah satu contoh bagaimana cerita fantasi dapat membawa pesan moral sekaligus nilai pendidikan Islam tanpa harus kehilangan unsur hiburan.
Pembaca tetap diajak mengikuti misteri dan perjuangan Agrin, tetapi di saat yang sama dapat menemukan pesan tentang keyakinan, ibadah, keberanian, persahabatan, hingga keteguhan menghadapi persoalan. (fadila ma'rifatul laili)
Editor : Kabun Triyatno