Dari Kendali AS hingga Kembali ke Panama, Begini Sejarah Terusan Panama

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 14:20 WIB
Ternyata Terusan Panama pernah berada di bawah kendali Amerika Serikat.
Pada 7 September 1977, Amerika Serikat dan Panama menandatangani perjanjian yang membuka jalan bagi pengalihan Terusan Panama. (Pinterest)
Ternyata Terusan Panama pernah berada di bawah kendali Amerika Serikat. Pada 7 September 1977, Amerika Serikat dan Panama menandatangani perjanjian yang membuka jalan bagi pengalihan Terusan Panama. (Pinterest)

SOLOBALAPAN.COM - Kalau mendengar nama Terusan Panama, yang mungkin langsung terbayang adalah jalur air yang menjadi salah satu rute perdagangan paling penting di dunia.

Namun, ada cerita panjang di balik siapa yang mengendalikan terusan tersebut. Amerika Serikat pernah memiliki kendali besar atas Terusan Panama sebelum akhirnya menyerahkannya kepada Panama pada penghujung abad ke-20.

Baca Juga: Boyolali Tak Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dinkes Koordinasi dengan Puskesmas

Salah satu titik penting dalam sejarah tersebut terjadi pada 7 September 1977. Pada hari itu, Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter dan pemimpin Panama Omar Torrijos menandatangani Torrijos-Carter Treaties, dua perjanjian yang mengatur perubahan hubungan Amerika Serikat dan Panama terkait Terusan Panama. Kesepakatan tersebut membuka jalan bagi pengalihan kendali terusan kepada Panama.

Kisahnya bermula jauh sebelumnya. Setelah Panama memisahkan diri dari Kolombia dan menyatakan kemerdekaan pada 1903, Panama dan Amerika Serikat menandatangani Hay-Bunau-Varilla Treaty.

Perjanjian tersebut memberikan Amerika Serikat hak yang sangat luas atas kawasan kanal, termasuk hak untuk mengelola dan mengoperasikan wilayah di sekitar terusan.

Baca Juga: Bluey Bukan Cuma Kartun Anak, Ini Cara Mereka Belajar Menghadapi Kegagalan

Terusan Panama kemudian resmi dibuka pada 15 Agustus 1914. Kehadirannya mengubah perjalanan kapal antara Samudra Atlantik dan Pasifik karena kapal tidak lagi harus mengitari ujung selatan Amerika Selatan untuk berpindah dari satu samudra ke samudra lainnya. Selama puluhan tahun, terusan tersebut berada di bawah pengelolaan Amerika Serikat.

Namun, hubungan antara Panama dan Amerika Serikat mengenai terusan semakin menjadi persoalan politik. Panama menginginkan peran dan kedaulatan yang lebih besar atas wilayah strategis tersebut.

Negosiasi akhirnya menghasilkan dua perjanjian yang ditandatangani pada 7 September 1977.

Salah satunya adalah Panama Canal Treaty, yang menetapkan berakhirnya Canal Zone pada 1 Oktober 1979 dan mengatur bahwa Terusan Panama akan diserahkan kepada Panama pada 31 Desember 1999. Perjanjian lainnya mengatur netralitas permanen dan pengoperasian terusan.

Baca Juga: Terakhir Terlihat pada 1936, Inilah Kisah Tragis Harimau Tasmania

Meski sudah ditandatangani pada 1977, pengalihan tersebut tidak langsung terjadi. Ada masa transisi selama lebih dari dua dekade. Bahkan, perjanjian itu baru diratifikasi Senat Amerika Serikat pada 1978 sebelum mulai diberlakukan pada 1 Oktober 1979.

Akhirnya, tepat pada 31 Desember 1999, momen yang telah direncanakan sejak perjanjian 1977 benar-benar terjadi. Panama mengambil alih tanggung jawab penuh atas administrasi, operasi, dan pemeliharaan Terusan Panama. Sejak saat itu, terusan dikelola oleh Autoridad del Canal de Panamá (ACP), lembaga pemerintah Panama yang bertanggung jawab atas pengoperasiannya.

Jadi, 7 September 1977 bukanlah tanggal ketika Terusan Panama langsung “dikembalikan” kepada Panama. Tanggal tersebut merupakan saat Amerika Serikat dan Panama menandatangani kesepakatan yang menjadi dasar proses pengalihan. Dua puluh dua tahun kemudian, barulah Panama mengambil alih pengelolaan terusan secara penuh.

Kini, Terusan Panama tetap menjadi salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Jalur sepanjang sekitar 80 kilometer ini menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik serta menjadi bagian penting dari perdagangan internasional.

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Panama Canal Authority
Panama 7 September amerika serikat fenomena