SOLOBALAPAN.COM – Kalau Doraemon dan kawan-kawannya hidup sebagai anak zaman sekarang, kira-kira siapa yang bakal disebut green flag dan siapa yang langsung kena red flag?
Istilah green flag dan red flag kini sering digunakan untuk membaca perilaku seseorang dalam hubungan pertemanan maupun percintaan. Green flag merujuk pada sifat atau tanda positif, sedangkan red flag menjadi sinyal adanya perilaku yang patut diwaspadai.
Menariknya, karakter dalam serial Doraemon ternyata punya sifat yang cukup beragam jika dilihat dengan kacamata tersebut. Ada yang terlihat sangat perhatian, ada pula yang sejak dulu memang gemar membuat masalah.
Lantas, bagaimana kalau karakter-karakter ini dinilai berdasarkan standar anak zaman sekarang?
Baca Juga: Unik! Gelato Kelapa Disiram Espresso Panas dan Disajikan dalam Batok
1. Doraemon, Green Flag yang Suka Menolong
Doraemon mungkin menjadi salah satu karakter yang paling mudah masuk kategori green flag.
Sebagai robot kucing dari masa depan, Doraemon datang untuk membantu Nobita menghadapi berbagai masalah. Ia sering menjadi tempat Nobita meminta pertolongan ketika mengalami kesulitan.
Namun, Doraemon juga bukan sosok yang selalu sempurna. Ia kerap memberikan alat dari kantong ajaib kepada Nobita, tetapi penggunaan alat tersebut justru menimbulkan masalah baru.
Artinya, kalau Doraemon hidup di zaman sekarang, dia mungkin tetap green flag, tetapi dengan satu catatan: jangan terlalu memanjakan teman sampai membuatnya bergantung.
Baca Juga: Masuk 5 Besar Kopi Terbaik Dunia, Ini Keistimewaan Kopi Arabika Gayo
2. Shizuka, Green Flag yang Paling Kalem
Shizuka dikenal sebagai salah satu teman dekat Nobita yang lembut dan baik. Bahkan dalam berbagai cerita, ia tetap mau berteman dengan Nobita meskipun Nobita sering mengalami kegagalan.
Situs resmi Doraemon juga menggambarkan Shizuka sebagai sosok yang serius dan memiliki karakter tersendiri. Dalam salah satu cerita, misalnya, ia digambarkan sebenarnya kesulitan mengungkapkan masalah yang sedang dihadapinya.
Kalau menggunakan istilah zaman sekarang, Shizuka bisa masuk kategori green flag karena tidak sekadar melihat seseorang dari keberhasilan atau kegagalannya.
Tetapi, menjadi orang baik bukan berarti harus selalu mengiyakan semua hal. Shizuka tetap perlu batasan agar sifat baiknya tidak dimanfaatkan orang lain.
3. Nobita, Red Flag atau Cuma Butuh Support System?
Nah, Nobita agak sulit dimasukkan ke satu kategori.
Ia dikenal malas, sering lupa mengerjakan tugas, mudah menyerah dan berkali-kali menggunakan alat Doraemon untuk menyelesaikan masalah secara instan. Ketika diberi kesempatan menggunakan alat ajaib, Nobita juga tidak jarang kebablasan hingga menimbulkan persoalan baru.
Namun, Nobita bukan karakter yang sepenuhnya buruk. Ia juga memiliki sisi baik dan rasa peduli kepada teman-temannya.
Jadi, kalau Nobita menjadi anak zaman sekarang, mungkin statusnya bukan red flag permanen, melainkan yellow flag: ada beberapa kebiasaan yang perlu diperbaiki, tetapi masih bisa berkembang.
Baca Juga: Siomay, Jajanan Favorit Orang Indonesia yang Ternyata Berasal dari Bahasa Tionghoa
4. Suneo, Red Flag karena Suka Pamer
Suneo mungkin menjadi salah satu karakter yang paling gampang mendapatkan label red flag.
Ia dikenal suka memamerkan barang-barang yang dimilikinya dan menjadikan kekayaan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan perhatian. Situs resmi Doraemon juga pernah menggambarkan Suneo sebagai anak yang mendapatkan banyak barang dan menganggap lingkungan hidupnya terlalu berkecukupan.
Masalahnya bukan sekadar punya barang mahal. Yang menjadi persoalan adalah ketika kepemilikan tersebut digunakan untuk membuat orang lain merasa tertinggal.
Kalau ada teman yang hobinya flexing setiap lima menit, mungkin anak zaman sekarang juga sudah tahu harus memasang tanda apa.
5. Gian, Red Flag tetapi Diam-Diam Loyal
Gian jelas punya banyak perilaku yang bisa disebut red flag.
Ia dikenal keras, suka memaksa dan sering mengganggu Nobita serta Suneo. Bahkan dalam cerita tertentu, ia bisa menggunakan kekuatan fisiknya untuk mendapatkan apa yang diinginkan.
Namun, Gian juga tidak sepenuhnya jahat. Dalam berbagai cerita, ia menunjukkan kepedulian kepada teman-temannya, terutama ketika mereka benar-benar menghadapi masalah.
Karena itu, Gian mungkin masuk kategori red flag dengan redeeming quality. Sifat loyalnya ada, tetapi perilaku suka memaksa tetap bukan sesuatu yang bisa dibenarkan hanya karena ia sebenarnya peduli.
Jadi, Siapa yang Paling Green Flag?
Kalau harus membuat versi sederhana, Doraemon dan Shizuka mungkin berada di jajaran green flag. Nobita masuk kategori abu-abu karena masih banyak hal yang perlu diperbaiki, sementara Suneo dan Gian punya cukup banyak perilaku yang bisa menjadi red flag.
Namun, justru di situlah menariknya karakter Doraemon. Tidak ada yang benar-benar sempurna.
Doraemon bisa terlalu memanjakan, Nobita bisa ceroboh, Suneo bisa menyebalkan, dan Gian bisa terlalu mendominasi. Bahkan karakter yang terlihat paling baik pun tetap memiliki kelemahan.
Jadi, kalau mereka benar-benar menjadi anak zaman sekarang, mungkin pelajarannya bukan sekadar mencari siapa yang green flag atau red flag.
Sebab dalam pertemanan, seseorang bisa memiliki sisi positif dan negatif sekaligus. Yang lebih penting adalah apakah ia mampu menyadari kesalahannya, menghargai batasan orang lain dan mau berubah menjadi teman yang lebih baik. (ina)
Editor : Inayah Choirunisa