Fenomena Mengerikan di Sungai Thames: Ratusan Orang Tewas dalam Tragedi Princess Alice

Luthfiana Sekar • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 15:05 WIB
iIustrasi tragedi tenggelamnya kapal Princess Alice di Sungai Thames pada 3 September 1878. Kapal tersebut bertabrakan dengan Bywell Castle dan menewaskan sekitar 640–650 orang. (Pinterest)
iIustrasi tragedi tenggelamnya kapal Princess Alice di Sungai Thames pada 3 September 1878. Kapal tersebut bertabrakan dengan Bywell Castle dan menewaskan sekitar 640–650 orang. (Pinterest)

SOLOBALAPAN.COM - Bayangkan sedang berada di sebuah kapal wisata bersama keluarga setelah seharian menikmati perjalanan. Musik masih terdengar, suasana kapal ramai, dan hari hampir berakhir.

Namun, hanya dalam hitungan menit, semuanya berubah menjadi kepanikan. Kapal terbelah, ratusan orang tercebur ke sungai, dan sebagian besar tidak pernah kembali. Peristiwa mengerikan itu terjadi di Sungai Thames, Inggris, pada 3 September 1878.

Hari itu, kapal uap penumpang Princess Alice sedang membawa ratusan orang dalam perjalanan pulang dari Sheerness menuju London.

Sebelumnya, para penumpang menikmati perjalanan wisata ke kawasan Rosherville Gardens di Gravesend, Kent. Kapal tersebut kemudian memasuki kawasan Gallions Reach dekat Woolwich ketika bertemu dengan kapal kargo berukuran jauh lebih besar, Bywell Castle.

Baca Juga: 7 Fakta SpongeBob SquarePants yang Mungkin Baru Kamu Tahu

Sekitar pukul 19.40 waktu setempat, kedua kapal bertabrakan. Benturan terjadi di bagian kanan Princess Alice dan membuat kapal wisata tersebut mengalami kerusakan parah.

Dalam waktu sekitar lima menit, kapal itu terbelah dan tenggelam ke dalam Sungai Thames. Sekitar 600 hingga 700 orang diperkirakan tercebur ke air setelah kapal tenggelam.

Yang membuat tragedi ini semakin mengerikan bukan hanya jumlah penumpangnya, tetapi juga kondisi sungai pada masa itu. Sungai Thames belum seperti yang dikenal sekarang.

Di sekitar lokasi kecelakaan, air sungai tercemar berat oleh limbah dan air buangan dari sistem pembuangan kota. Bahkan, lokasi tenggelamnya Princess Alice berada dekat kawasan tempat limbah dialirkan ke sungai.

Para penumpang yang berhasil keluar dari kapal harus berusaha bertahan di dalam air yang tercemar. Arus sungai juga menyulitkan proses penyelamatan.

Kapal Bywell Castle menurunkan sekoci, pelampung, dan tali untuk membantu para korban. Namun, karena kapal Princess Alice tenggelam begitu cepat, kesempatan untuk menyelamatkan semua penumpang sangat kecil.

Baca Juga: Spirit of Progress, Kereta Futuristis yang Jadi Kebanggaan Australia pada Era 1930-an

Jumlah korban sebenarnya tidak pernah diketahui secara pasti. Pada masa itu, kapal-kapal yang beroperasi di Sungai Thames belum diwajibkan mencatat daftar penumpang secara lengkap.

Berbagai sumber memperkirakan sekitar 640 hingga 650 orang meninggal dunia, menjadikan tragedi Princess Alice sebagai salah satu bencana pelayaran paling mematikan di perairan pedalaman Inggris.

London Museum menyebutnya sebagai kehilangan nyawa terbesar dalam satu kejadian di Sungai Thames.

Setelah kapal tenggelam, proses pencarian korban berlangsung dalam kondisi yang sangat sulit. Jenazah ditemukan dan dibawa ke sejumlah lokasi untuk diidentifikasi, sementara kabar mengenai tragedi tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh London.

Dua hari setelah kejadian, laporan surat kabar bahkan menyebut jenazah terus ditemukan di sepanjang aliran sungai.

Tragedi ini kemudian memicu perhatian besar terhadap keselamatan pelayaran di Sungai Thames. Investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan siapa yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Kenapa Bau Hujan Bisa Tercium Sebelum Hujan Turun?

Peristiwa tersebut juga memperlihatkan betapa buruknya kondisi sungai dan lemahnya sistem keselamatan bagi kapal penumpang pada masa itu.

Lebih dari 140 tahun kemudian, nama Princess Alice masih menjadi bagian dari sejarah kelam Sungai Thames. Bukan karena cerita hantu atau legenda supranatural, melainkan karena sebuah perjalanan wisata yang seharusnya berakhir biasa berubah menjadi tragedi dalam waktu kurang dari lima menit.

Hingga kini, peristiwa 3 September 1878 dikenang sebagai salah satu bencana paling mengerikan yang pernah terjadi di Sungai Thames. (Luthfiana Sekar)

Editor : Luthfiana Sekar
Sumber : Berbagai Sumber
Kapal Princess Alice 1878 tragedi fenomena