Jangan Asal Pilih Warna Baju! Ini Tips Agar Selasar Dengan Kulit Wajah

Ferry Ardi Susanto • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi Memilih Warna Baju. (AI Generated)
Ilustrasi Memilih Warna Baju. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM - Pernah merasa wajah terlihat lebih segar saat memakai baju tertentu, tetapi mendadak tampak kusam ketika berganti warna?

Padahal kondisi kulit dan pencahayaan tidak banyak berubah. 

Fenomena tersebut bukan sekadar perasaan, karena warna pakaian yang dekat dengan wajah memang memengaruhi rona kulit terlihat secara visual.

Terutama melalui pantulan cahaya dan kontras warna.

Kunci sederhananya bukan mencari warna yang membuat kulit terlihat lebih putih, melainkan yang selaras dengan undertone atau rona dasar kulit, sehingga wajah tampak lebih segar dan bercahaya.

Baca Juga: Buntut Gaduh Aturan Jilbab di Unhan: Menhan Turun Tangan dan Terbitkan Aturan Baru Ini

Undertone umumnya dibagi menjadi tiga kelompok, yakni warm, cool, dan neutral. 

Kategorinya tidak selalu sama dengan warna kulit yang terlihat di permukaan.

Untuk mengenalinya, salah satu cara yang dapat dicoba adalah memerhatikan warna pembuluh darah di pergelangan tangan.

Meski metode ini sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan, karena pencahayaan dapat memengaruhi penglihatan.

Pemilik Warm undertone biasanya memiliki rona dasar kekuningan, keemasan atau peach dan dapat mencoba warna seperti cokelat, krem hangat, olive, mustard, terracotta hingga oranye lembut.

Sementara itu, mereka yang memiliki Cool undertone dapat bereksperimen dengan warna bernuansa dingin seperti biru, ungu, hijau zamrud, navy, pink dan merah bernuansa kebiruan.

Berbeda dengan dua kelompok tersebut, pemilik neutral undertone cenderung lebih fleksibel.

Sebab dapat mengenakan berbagai warna dari kelompok hangat maupun dingin, meski tetap perlu memperhatikan tingkat kecerahan dan intensitas warna.

Ada cara yang lebih praktis untuk menemukan warna terbaik, yakni membandingkan beberapa kain atau pakaian dengan warna berbeda di dekat wajah menggunakan cahaya alami.

Selain itu, juga melihat warna mana yang membuat wajah tampak lebih hidup tanpa bantuan filter kamera.

Warna yang tepat biasanya membuat rona wajah terlihat lebih seimbang.

Sedangkan warna yang kurang harmonis dapat membuat kulit tampak lebih abu-abu, pucat, atau kusam secara visual.

Baca Juga: Board Game Kembali Diminati: Cara Gen Z Bangun Koneksi Di Tengah Dominasi Dunia Digital

Penelitian mengenai persepsi warna pakaian juga menunjukkan bahwa pilihan warna busana dapat dipengaruhi oleh warna kulit, dengan kecenderungan pengamat memilih nuansa tertentu berdasarkan karakteristik warna kulit yang ditampilkan.

Namun, aturan warna bukanlah hukum yang harus diikuti secara kaku karena selera pribadi, model pakaian, pencahayaan, warna rambut, aksesori dan tingkat kontras keseluruhan penampilan juga dapat mengubah hasil akhirnya.

Jadi, sebelum membeli baju hanya karena warnanya sedang tren, cobalah mendekatkannya ke wajah di bawah cahaya alami.

Tanyakan satu hal sederhana kepada diri sendiri: "Apakah warna ini membuat wajah saya terlihat lebih hidup atau justru tenggelam?"

Pada akhirnya, warna baju terbaik bukanlah warna yang membuat seseorang terlihat paling putih, melainkan yang membuat penampilan terasa lebih harmonis, percaya diri, dan memancarkan karakter diri sendiri. (siti putri lestari)

Editor : Ferry Ardi Susanto
rona wajah baju undertone warna kulit