SOLOBALAPAN.COM- Tren fashion kembali menghadirkan gaya-gaya lama dengan sentuhan yang lebih modern.
Salah satunya adalah ciput renda atau lace inner yang sempat populer pada era 2000-an dan kini kembali dilirik sebagai bagian dari gaya hijab kekinian.
Dulu, ciput renda kerap dianggap sebagai aksesori yang membuat tampilan terlihat kuno.
Detail renda yang terlihat di bagian dahi atau sekitar wajah bahkan sering dikaitkan dengan gaya hijab yang identik dengan generasi sebelumnya.
Baca Juga: On This Day: 10 Kejadian Penting Di Tanggal 23 Agustus! Ada KMB Dan Pidato Presiden Soekarno
Kini, anggapan tersebut mulai berubah.
Di tengah tren fashion yang gemar menghidupkan kembali gaya dulu, ciput renda justru mendapatkan tempat baru dengan cara pemakaian yang lebih sederhana dan modern.
Istilah “ciput nenek” pun muncul sebagai sebutan untuk ciput renda yang sebelumnya dianggap kurang stylish.
Namun, di tangan generasi muda, item tersebut justru dapat menjadi detail kecil yang memberikan karakter pada penampilan.
Berbeda dari gaya era 2000-an yang sering menggunakan banyak lapisan, ciput renda kini cenderung dipakai secara lebih clean.
Renda tidak lagi menjadi elemen yang mendominasi keseluruhan tampilan, melainkan digunakan sebagai aksen untuk memberikan sentuhan feminin.
Cara tersebut membuat ciput renda lebih mudah dipadukan dengan berbagai gaya busana.
Detail renda yang sedikit terlihat dari balik hijab dapat memberikan kesan manis tanpa membuat penampilan terlihat terlalu ramai.
Tren ini juga memperlihatkan bagaimana fashion terus mengalami perputaran.
Item yang sempat ditinggalkan karena dianggap ketinggalan zaman bisa kembali populer ketika dipadukan dengan gaya yang sesuai dengan perkembangan tren saat ini.
Ciput renda bahkan dapat menjadi statement tersendiri ketika dipadukan dengan outfit yang lebih minimalis.
Baca Juga: Pose “Mangu” Saat Berdoa, Fadly Faisal dan Maudy Effrosina Rayakan 2 Tahun Pacaran Beda Agama
Kontras antara tampilan busana yang sederhana dengan detail renda membuat keseluruhan look terasa lebih menarik.
Kembalinya ciput renda juga menjadi contoh bahwa sesuatu yang pernah dianggap jadul tidak selalu harus ditinggalkan.
Dengan styling yang tepat, item tersebut justru bisa kembali terlihat relevan dan memberikan nuansa berbeda pada penampilan.
Tren “ciput nenek” akhirnya bukan lagi sekadar nostalgia fashion era 2000-an. Kini, ciput renda hadir dengan pendekatan yang lebih simpel, feminin, dan stylish sehingga kembali menarik perhatian. (Anmer Jilvandis)
Editor : Ferry Ardi Susanto