Board Game Kembali Diminati: Cara Gen Z Bangun Koneksi Di Tengah Dominasi Dunia Digital

Ferry Ardi Susanto • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Ilustrasi bermain Board Game. (AI Generated)
Ilustrasi bermain Board Game. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM - Di tengah kehidupan modern yang hampir tidak dapat dipisahkan dari teknologi, sebuah fenomena menarik muncul di kalangan gen Z, yaitu meningkatnya kembali minat terhadap permainan papan (board game) sebagai pilihan aktivitas ketika berkumpul bersama teman.

Bukan hanya sebagai hiburan klasik, tetapi sebagai cara untuk menciptakan pengalaman sosial yang lebih dekat dan bermakna. 

Gen Z dikenal sebagai kelompok yang tumbuh bersama perkembangan internet, media sosial, dan berbagai bentuk hiburan digital.

Namun di balik kedekatan mereka dengan teknologi, muncul kebutuhan baru untuk mendapatkan interaksi yang lebih nyata melalui kegiatan yang melibatkan komunikasi langsung, kerja sama, dan kebersamaan tanpa gangguan layar.

Baca Juga: On This Day: 10 Kejadian Penting Di Tanggal 23 Agustus! Ada KMB Dan Pidato Presiden Soekarno

Fenomena board game yang kembali diminati menunjukkan adanya perubahan dalam budaya nongkrong anak muda.

Di mana aktivitas berkumpul tidak lagi hanya berfokus pada tempat yang menarik untuk dibagikan di media sosial, tetapi juga mencari pengalaman yang mampu menciptakan cerita, tawa, persaingan sehat, dan hubungan emosional antar teman.

Berbeda dengan permainan digital yang sering dilakukan secara individu melalui perangkat masing-masing, board game menghadirkan pengalaman tatap muka.

Setiap pemain harus berinteraksi dalam satu ruang, membaca ekspresi lawan, berdiskusi, mengambil keputusan bersama, hingga membangun strategi untuk mencapai tujuan permainan.

Baca Juga: Joget Tak Pantas di Depan Gamelan Pendopo Ageng ISI Surakarta Viral, Pihak Kampus Minta Maaf!

Studi mengenai permainan papan menunjukkan bahwa aktivitas ini dapat mendukung perilaku sosial seperti kerja sama, berbagi, dan membangun hubungan antar pemain.

Kehadiran kafe bertema board game menjadi salah satu faktor yang memperkuat tren ini, karena tempat tersebut menawarkan konsep nongkrong yang berbeda dengan menggabungkan makanan, minuman, dan permainan dalam satu ruang interaksi.

Sehingga pengunjung tidak hanya datang untuk menghabiskan waktu, tetapi juga untuk mengenal orang baru dan membangun komunitas. 

Bagi sebagian gen Z, bermain board game menjadi bentuk istirahat dari kebiasaan terus-menerus melihat layar atau menggulir media sosial.

Karena permainan tersebut memberikan kesempatan untuk benar-benar hadir dalam sebuah momen bersama orang lain, tanpa perlu memikirkan notifikasi, jumlah pengikut, maupun aktivitas digital.

Menariknya, popularitas board game juga menunjukkan bahwa generasi yang sering dianggap paling bergantung pada teknologi justru mulai mencari pengalaman yang lebih sederhana dan autentik.

Yakni duduk bersama di satu meja, berbicara secara langsung, dan menikmati proses membangun hubungan melalui permainan.

Baca Juga: Bungkam Seribu Bahasa! Begini Penampakan Rektor Unsoed Saat Digelandang ke Mobil Tahanan KPK

Selain menjadi sarana hiburan, board game juga menjadi ruang bagi gen Z untuk mengekspresikan kreativitas, kemampuan berpikir strategis, serta cara mereka membangun identitas sosial melalui komunitas yang memiliki minat yang sama,

Baik dalam permainan strategi, permainan kerja sama, maupun permainan ringan yang mengandalkan komunikasi.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa perkembangan teknologi tidak selalu menghapus kebiasaan lama, tetapi justru menciptakan keseimbangan baru antara dunia digital dan interaksi langsung.

Di mana permainan sederhana seperti board game kembali menemukan tempatnya di tengah gaya hidup generasi modern.

Pada akhirnya, meningkatnya minat gen Z terhadap board game bukan sekadar tren sementara.

Melainkan bagian dari perubahan cara generasi muda mencari hiburan dan hubungan sosial.

Karena di era ketika hampir semua aktivitas dapat dilakukan secara online, pengalaman berkumpul secara langsung justru menjadi sesuatu yang semakin bernilai. (siti putri lestari)

Editor : Ferry Ardi Susanto
Board Game Membangun koneksi digitalisasi teman Gen Z