Banyak Orang Masih Salah Mengartikan, Kata Skena Mengalami Pergeseran Makna?

Ramadhan Pujo Kusumo • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:55 WIB
Ilustrasi seseorang sedang bermedia sosial (sumber foto by pinterest)
Ilustrasi seseorang sedang bermedia sosial (sumber foto by pinterest)

SOLOBALAPANCOM – Dalam kehidupan sehari-hari istilah “Skena” semakin sering digunakan dalam obrolan khususnya oleh kalangan anak muda, terutama saat memasuki konteks, musik, fashion dan budaya.

Namun, tak sedikit pula yang belum memahami arti sebenarnya dari kata tersebut.

Di Indonesia, istilah skena sering kali mengalami pergeseran makna dan digunakan untuk menggambarkan cara seseorang dalam berpakaian atau menunjukkan gaya tertentu.

Lebih luas lagi, skena merujuk pada lingkungan, ruang atau komunitas yang mempertemukan individu dengan gagasan atau ketertarikan yang sama.

Baca Juga: Orang Utan Solo Safari Lepas, Sempat Berkeliaran di Jalan dan Jatuhkan Dua Motor

Istilah ini dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti skena music, seni, film, hingga budaya kreatif.

Seseorang yang berada dalam suatu skena biasanya memiliki ketertarikan terhadap aktivitas, karya, nilai atau budaya yang berkembang didalam lingkungan tersebut.

Dalam perkembangannya di Indonesia, kata skena semakin popular di media sosial dan obrolan kalangan anak muda.

Penggunaannya kemudian meluas, bahkan tidak jarang hanya dikaitkan dengan penampilan atau cara seseorang dalam berpakaian.

Sebutan seperti “Anak Skena” misalnya, sering digunakan untuk menggambarkan seseorang dengan gaya berpakaian tertentu, terutama yang dianggap memiliki ketertarikan dengan musik independen seperti, alternatif, punk dan berbagai subkultur lainnya.

Padahal, skena tidak semata-mata dapat dilihat dari penampilan seseorang.

Pakaian memang dapat menjadi salah satu bentuk ekspresi identitas dalam sebuah komunitas, tetapi keberadaan skena lebih luas daripada sekedar gaya berpakaian.

Di dalamnya terdapat interaksi, pertukaran gagasan, karya, aktivitas, serta rasa memiliki terhadap suatu lingkungan budaya tertentu.

Pergeseran makna tersebut menunjukkan bagaimana sebuah istilah dapat berkembang mengikuti perubahan budaya dan penggunaan bahasa di masyarakat.

Baca Juga: Biodata Rachel Florencia, Selebgram Cantik yang Resmi Dipersunting Dikta Wicaksono, Ini Rekam Jejak Kariernya

Media sosial turut mempercepat proses tersebut karena berbagai istilah dari komunitas tertentu dapat menyebar dan memperoleh makna baru Ketika digunakan oleh masyarakat yang lebih luas.

Dengan demikian, memahami istilah skena tidak cukup hanya dengan melihat bagaimana seseorang dalam cara berpakaian.

Skena pada dasarnya merupakan ruang sosial dan budaya yang terbentuk karena adanya ketertarikan yang sama, sementara gaya berpakaian hanyalah salah satu bentuk ekspresi yang dapat muncul di dalamnya. (Ramadhan Pujo Kusumo)

Editor : Andi Aris Widiyanto
Sumber : solobalapan.com
solobalapancom kalangan anak muda tren berpakaian Gen Z skena