SOLOBALAPAN.COM - Bagi yang sering mengikuti K-Pop, istilah seperti title track, B-side, tracklist, dan pre-release single mungkin sudah tidak asing. Namun, bagi pendengar yang baru mengikuti dunia K-Pop, istilah-istilah tersebut bisa cukup membingungkan. Apalagi, satu album K-Pop biasanya berisi lebih dari satu lagu.
Yang paling sering terdengar adalah title track. Sederhananya, title track merupakan lagu utama yang dipilih untuk mewakili sebuah album atau comeback. Lagu ini biasanya mendapat promosi paling besar, memiliki musik video, dan dibawakan dalam berbagai penampilan di acara musik.
Sementara itu, lagu-lagu lain dalam album selain title track umumnya disebut B-side. B-side tidak berarti lagu yang kurang penting atau kurang bagus.
Justru, lagu-lagu ini sering menjadi tempat bagi artis untuk menunjukkan warna musik yang berbeda. Tidak sedikit pula B-side yang akhirnya menjadi lagu favorit penggemar.
Beberapa B-side bahkan bisa mendapatkan MV atau promosi khusus, sehingga B-side tidak selalu berarti lagu yang tidak memiliki MV.
Lalu, ada istilah tracklist. Berbeda dengan dua istilah sebelumnya, tracklist bukan jenis lagu. Tracklist adalah daftar seluruh lagu yang terdapat dalam sebuah album, biasanya lengkap dengan urutan lagunya.
Jadi, ketika agensi K-Pop merilis foto “tracklist” sebelum comeback, mereka sebenarnya sedang memperlihatkan lagu-lagu apa saja yang akan ada di album tersebut.
Baca Juga: Jaringan Lumpuh Pasca Gempa M 7,7 NTT! 200 BTS di 10 Daerah Mati Total, Sikka Paling Parah!
Ada juga pre-release single, yaitu lagu yang dirilis lebih dulu sebelum album utama. Lagu ini biasanya digunakan untuk memperkenalkan konsep atau musik album sekaligus membangun antusiasme sebelum comeback.
Pre-release single juga bisa memiliki MV dan mendapatkan promosi, tetapi belum tentu menjadi title track utama ketika album resmi dirilis.
Misalnya, sebuah grup akan merilis album berisi enam lagu. Keenam lagu tersebut masuk dalam tracklist. Salah satunya menjadi title track, sedangkan lima lainnya merupakan B-side.
Jika salah satu lagu dirilis beberapa minggu sebelum album keluar, lagu tersebut bisa disebut sebagai pre-release single.
Jadi, gampangnya: tracklist adalah daftar lagunya, title track adalah lagu utamanya, B-side adalah lagu lain dalam album, sedangkan pre-release single adalah lagu yang dirilis lebih dulu.
Meskipun terdengar seperti istilah yang rumit, semuanya sebenarnya hanya membantu penggemar memahami bagaimana sebuah album K-Pop dirilis dan dipromosikan. Dan siapa tahu, lagu yang akhirnya paling sering masuk playlist justru bukan title track, melainkan B-side yang awalnya tidak terlalu diperhatikan.(Luthfiana Sekar)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Koreaboo, Grammy