SOLOBALAPAN.COM - Pernah merasa gaya fashion saat ini seperti membawa kembali suasana tahun 2016? Tren tersebut kini mulai terasa lagi lewat kemunculan fashion swag, gaya berpakaian yang identik dengan tampilan playful, penuh warna, dan berani memadukan berbagai elemen.
Bukan sekadar soal pakaian yang terlihat mencolok, fashion swag juga menawarkan nuansa santai sekaligus ekspresif. Gaya ini mengingatkan pada era ketika fashion anak muda banyak bermain dengan warna, aksesori, motif, hingga perpaduan item yang terlihat kasual tetapi tetap memiliki karakter kuat.
Nuansa nostalgia tersebut semakin terasa dari vibe berbagai acara yang menghadirkan gaya serupa. Outfit yang dikenakan para tamu atau teman-teman dalam sebuah acara bisa menjadi gambaran bagaimana estetika fashion 2016 kembali mendapat tempat.
Baca Juga: Batik Sekar Jagat Madura Jadi Pameran Imersif Ivan Gunawan, NUSANOVA 2.0 Raih Rekor MURI
Gaya Colorful Jadi Ciri Khas
Salah satu hal yang paling mudah dikenali dari fashion swag adalah keberanian menggunakan warna. Jika tren minimalis cenderung mengandalkan warna netral dan tampilan sederhana, gaya swag justru memberikan ruang untuk bereksperimen.
Warna-warna cerah dapat dipadukan dengan denim, kaus grafis, jaket, celana longgar, hingga aksesori yang membuat penampilan terlihat lebih playful. Perpaduan tersebut menciptakan tampilan yang santai tetapi tetap mencuri perhatian.
Menariknya, gaya ini tidak harus diterapkan secara berlebihan. Satu item berwarna mencolok atau aksesori statement saja sudah cukup untuk memberikan sentuhan swag pada outfit sehari-hari.
Baca Juga: Batik Sekar Jagat Madura Jadi Pameran Imersif Ivan Gunawan, NUSANOVA 2.0 Raih Rekor MURI
Membawa Kembali Gaya Era 2016
Kemunculan kembali fashion swag menunjukkan bagaimana tren lama bisa hadir dengan interpretasi yang berbeda. Elemen fashion dari era 2016 tidak selalu digunakan persis seperti dulu, tetapi disesuaikan dengan selera dan gaya berpakaian masa kini.
Kesan throwback pun muncul bukan hanya dari pakaian, tetapi juga dari keseluruhan suasana. Mulai dari pilihan warna, styling, hingga cara memadukan beberapa item membuat penampilan terasa seperti kembali ke masa ketika fashion lebih berani bermain dengan karakter.
Gaya tersebut juga memberikan kesempatan bagi pemakainya untuk tampil lebih bebas. Tidak ada keharusan menggunakan satu warna atau mengikuti padu padan yang terlalu kaku karena kekuatan fashion swag justru terletak pada keberanian bereksperimen.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun ke-29, Kylie Jenner Tampil Memesona dengan Gaya Serba Pink
Fashion Swag, Nostalgia yang Dikemas Lebih Modern
Meski terinspirasi dari gaya lama, fashion swag yang kembali muncul saat ini tidak harus terlihat kuno. Sentuhan modern bisa diberikan melalui potongan pakaian, pemilihan aksesori, maupun cara layering yang lebih sesuai dengan tren sekarang.
Perpaduan antara elemen nostalgia dan gaya kekinian inilah yang membuat fashion swag kembali menarik perhatian. Bagi yang pernah mengikuti tren fashion sekitar 2016, gaya ini bisa terasa familiar. Sementara bagi generasi yang baru mengenalnya, fashion swag menawarkan alternatif tampilan yang lebih berani dan playful.
Kembalinya fashion swag membuktikan bahwa tren fashion memang terus berputar. Gaya yang pernah populer beberapa tahun lalu dapat kembali muncul dengan wajah baru, sekaligus membawa sedikit nostalgia dari era yang pernah menjadi masanya. (Anmer Jilvandis)
Editor : Adi Pras