Deja Vu, Antara Mimpi Jadi Kenyataan Atau Kejadian Serupa Di Masa Lalu

Ramadhan Pujo Kusumo • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 08:50 WIB
Ilustrasi Foto Fenomena Dejavu (foto by pinterest)
Ilustrasi fenomena deja vu (pinterest)

SOLOBALAPAN.COM – Apakah kalian sering merasa seolah-olah sedang mengulang sebuah peristiwa yang sama, padahal situasi tersebut baru pertama kali terjadi?

Tidak sedikit orang yang menganggap pengalaman tersebut sebagai mimpi yang menjadi kenyataan atau pertanda bahwa mereka pernah mengalami kejadian serupa di masa lalu.

Padahal, fenomena tersebut dikenal dengan istilah deja vu.

Deja vu merupakan istilah yang berasal dari bahasa Perancis, yang artinya sudah pernah melihat atau sudah pernah mengalami.

Baca Juga: Makan Belakangan, Konten Nomor Satu: Ketika Estetika Mengalahkan Selera

Fenomena ini menggambarkan kondisi ketika seseorang merasakan situasi yang sedang dialaminya terasa sangat familiar, seakan pernah terjadi sebelumnya.

Meskipun pada kenyataannya pengalaman tersebut benar benar baru.

Femomena déjà vu bukanlah kemampuan melihat masa depan ataupun bukti bahwa seseorang sedang mengulang kehidupan yang sama.

Padahal, fenomena tersebut lebih banyak dikaitkan dengan cara otak memproses informasi dan menyimpan memori. 

Déjà vu merupakan peristiwa normal dalam hidup manusia.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang pernah mengalaminya setidaknya sekali dalam hidup, terutama pada usia remaja hingga dewasa.

Fenomena ini juga lebih mudah muncul ketika seseorang sedang mengalami kelelahan, kurang tidur, atau berada dalam kondisi stres.

Meski sering dikaitkan dengan hal-hal mistis maupun pengalaman supranatural, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut. 

Sebaliknya, dunia medis memandang déjà vu sebagai fenomena psikologis yang pada umumnya bersifat normal dan tidak membahayakan.

Namun demikian, terdapat kondisi tertentu yang perlu diwaspadai. 

Baca Juga: Party Pooper, Istilah untuk Orang yang Selalu Punya Komentar di Tengah Momen Bahagia

Apabila déjà vu terjadi sangat sering, berlangsung lebih lama dari biasanya, atau disertai gejala lain seperti kehilangan kesadaran, gangguan ingatan, hingga kejang.

Dalam situasi tersebut, pemeriksaan oleh tenaga medis diperlukan untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya.

Dengan demikian, apabila suatu saat kalian merasa sebuah kejadian tampak seperti pernah terjadi atau menyerupai mimpi yang seolah menjadi kenyataan, bukan berarti Anda benar-benar pernah mengalaminya. 

Bisa jadi, hal tersebut hanyalah fenomena déjà vu, yaitu cara otak memberikan sensasi "pernah mengalami" terhadap sebuah pengalaman yang sebenarnya baru saja terjadi. (ramadhan pujo)

Editor : Ferry Ardi Susanto
dejavu ingatan memori masa lalu Mimpi