SOLOBALAPAN.COM - Mendukung suatu band yang kita senangi tidak hanya sekedar datang ke konser dan mendengarkan musik mereka.
Salah satu bentuk dukungan fans yang ditujukan kepada suatu band atau musisi bisa berupa dengan membeli merchandise band tersebut.
Di dunia musik, menjual merchandise juga menjadi suatu cara untuk mencancapkan eksistensi sebuah band.
Nah, kebanyakan merchandise band yang beredar saat ini berupa kaus.
Saat berpergian menggunakan kaus band favorit, secara tidak langsung kita akan merasakan rasa bangga.
Baca Juga: Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda Ungkap Kelahiran Sang Buah Hati
Sebab kita sudah punya itu sebagai salah satu bentuk kecintaan.
Namun ingat, jangan sampai salah beli kaus bootleg.
Yang namanya band kondang, pasti banyak fans yang berburu merchandise resminya. Hanya saja, tidak semua fans paham dengan barang ori.
Celah ini yang coba dimanfaatkan segelintir pihak "nakal" untuk meraup keuntungan finansial.
Bootleg merupakan istilah untuk barang yang dijual secara tidak resmi. Umumnya digunakan untuk rilisan fisik berupa kaus dari suatu band.
Di Indonesia, kita tidak sulit menemukan kaos bootleg. Peredaran kausnya mudah ditemui di marketplace.
Untuk membedakan kaus itu asli atau bootleg, caranya mudah sekali.
Dilihat dari harganya, kaus ori jauh lebih mahal. Sekelas band lokal Indonesia, kaus ori dibanderol antara Rp 175.000-Rp 200.000 per potong, bahkan bisa lebih.
Namun kembali lagi, harga mahal bukan jaminan kaus itu ori.
Berikut cara membedakan kaus ori dan bootleg.
Baca Juga: Agnez Mo Bawa Pencak Silat ke Serial Reacher, Kenalkan Budaya Indonesia Lewat Adegan Laga
1. Sablon
Kebanyakan orang hanya tertuju pada desain dan gambar yang ada di kaus.
Nah, celah ini dimanfaatkan pedagang "nakal" dengan mencetak sablon yang kualitas setara DTF. Umumnya, kaus band resmi dirilis menggunakan tinta sablon plastisol.
2. Tag
Umumnya kus band resmi memiliki tag gantung pada bagian leher dan terdapat tulisan berupa sablon dari pihak mana kaus tersebut dirilis. Biasanya dari label ataupun brand tertentu.
3. Kualitas Bahan
Aspek yang satu ini seringkali menjadi perdebatan bagi mereka yang hobi mengoleksi kaus band. Beberapa rilisan kaus bootleg biasanya kainnya cepat molor dan gerah saat digunakan.
4. Desain
Kebanyakan kaus bootleg dibuat versi berbeda dan dicetak oleh pedagang. Desain ini jauh berbeda dengan yang pernah dirilis pihak ofisial suatu band.
Tip-tips di atas manjur untuk mengecek ulang, apakah kaus yang kita beli ori atau bootleg.
Saran untuk kalian yang ingin membeli kaus band ori, kunjungi lapak yang telah bekerja sama dengan pihak band untuk menghindari penipuan. (ramadhan pujo kusumo)
Editor : Ferry Ardi Susanto