Sering Mendengar Blending atau Touch Up? Kenali 7 Istilah dalam Dunia Makeup

Anmer Jilvandis • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 18:09 WIB
teknik blending menggunakan brush saat mengaplikasikan makeup. (AI Generated)
teknik blending menggunakan brush saat mengaplikasikan makeup. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM -"Blending-nya kurang," "Jangan lupa di-setting dulu," atau "Foundation-nya oxidation." Kalimat seperti itu kini semakin sering terdengar dalam video tutorial makeup di TikTok, Instagram, maupun YouTube.

Bagi mereka yang gemar mengikuti perkembangan dunia beauty, istilah tersebut mungkin sudah tidak asing lagi. Namun, bagi sebagian orang, deretan kata berbahasa Inggris itu justru kerap menimbulkan tanda tanya karena belum memahami maknanya.

Seiring berkembangnya industri kecantikan, penggunaan istilah dalam dunia makeup juga semakin luas. Tidak hanya digunakan oleh makeup artist (MUA), berbagai istilah tersebut kini juga akrab di kalangan beauty influencer hingga pengguna makeup sehari-hari.

Baca Juga: Makeup Ala Naykilla Jadi Tren Baru Gen Z

Memahami istilah dalam dunia makeup bukan sekadar menambah kosakata. Tetapi juga membantu seseoang mengikuti tutorial, memilih teknik yang tepat, hingga mengenali berbagai kondisi yang dapat memengaruhi hasil riasan. Berikut tujuh istilah makeup yang paling sering digunakan.

1. Blending

Blending menjadi salah satu istilah yang paling sering muncul dalam tutorial makeup. Istilah ini merujuk pada teknik membaurkan produk agar tidak terlihat menumpuk atau memiliki batas yang terlalu jelas pada wajah.

Proses blending biasanya dilakukan menggunakan brush, sponge, atau jari untuk menyatukan foundation, concealer, blush, contour, hingga eyeshadow.

Baca Juga: Nail Art Jadi Tren Baru, Ekspresi Gaya Lewat Ujung Jari

Teknik ini bertujuan menciptakan hasil riasan yang lebih halus, merata, dan menyatu dengan tekstur kulit sehingga tampilan makeup terlihat lebih natural.

2. Oxidation

Oxidation merupakan perubahan warna pada produk makeup, terutama foundation, setelah beberapa waktu digunakan.

Kondisi ini membuat warna foundation yang awalnya sesuai dengan kulit dapat terlihat lebih gelap atau sedikit berubah dibandingkan saat pertama kali diaplikasikan.

Baca Juga: Bye-Bye Mata Panda! Tips Makeup Ampuh ala Beauty Content Creator Anastachie untuk Tampil Segar dan Flawless

3. Setting

Dalam dunia makeup, setting berarti tahap mengunci seluruh riasan agar lebih tahan lama. Setelah berbagai produk diaplikasikan, makeup biasanya perlu “dikunci” menggunakan produk seperti bedak atau setting spray.

Tahapan ini membantu mengurangi tampilan makeup yang mudah luntur, bergeser, atau terlalu berminyak. Setting juga membuat hasil akhir makeup terlihat lebih menyatu.

4. Overlining

Overlining adalah teknik membuat bentuk bibir terlihat lebih penuh dengan cara menggambar garis bibir sedikit melewati batas alami bibir. Teknik ini biasanya menggunakan lip liner atau produk bibir dengan warna yang mendekati warna asli bibir.

Baca Juga: Sudaryono Resmi Pimpin BGN, Istana Belum Tentukan Sosok Pengganti Kursi Wamentan

5. Contour

Contour merupakan teknik makeup yang digunakan untuk memberikan efek bayangan pada wajah. Dengan menggunakan produk contour berwarna lebih gelap dari warna kulit, makeup dapat menciptakan ilusi bentuk wajah yang lebih berdimensi.

Biasanya contour diaplikasikan pada area seperti tulang pipi, garis rahang, sisi hidung, atau dahi. Teknik ini membantu menonjolkan struktur wajah sehingga riasan terlihat lebih tegas.

6. Touch Up

Touch up adalah kegiatan memperbaiki atau menyegarkan kembali makeup setelah digunakan selama beberapa waktu.

Baca Juga: Profil Ustaz Syam El Marusy, Viral Nasihati Nathalie Holscher Jangan Terima Saweran Lagi hingga Sebut Janda Anak Satu

Biasanya langkah ini dilakukan ketika makeup mulai memudar, terlihat berminyak, atau warna lipstik mulai pudar. Dengan melakukan touch up, tampilan makeup dapat kembali terlihat rapi tanpa harus mengulang seluruh proses dari awal.

7. Creasing

Creasing adalah kondisi ketika produk makeup masuk ke dalam garis halus atau lipatan kulit sehingga menghasilkan tampilan yang terlihat retak atau menggumpal. Masalah ini sering terjadi pada area yang banyak bergerak, seperti bawah mata, kelopak mata, atau sekitar garis senyum.

Creasing dapat diminimalkan dengan penggunaan produk yang sesuai, teknik blending yang baik, serta mengunci makeup menggunakan bedak atau setting spray. 

Baca Juga: Di Balik Promosi Meyakinkan, Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi

Memahami istilah-istilah tersebut dapat memudahkan siapa saja, terutama pemula, untuk mengikuti tutorial, memahami teknik merias wajah, serta mengenali fungsi setiap tahap dalam proses makeup sehinga mendapatkan hasil riasan yang masksimal.

 

Editor : Adi Pras
tutorial make up istilah make up make up beauty