Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Tempoe Doeloe Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Di Tengah Budaya Ngopi, Matcha Mulai Jadi Pilihan

Rahma Azra Calista • Jumat, 17 Juli 2026 | 19:56 WIB
Matcha mulai menjadi alternatif di tengah budaya ngopi. (AI Generated)
Matcha mulai menjadi alternatif di tengah budaya ngopi. (AI Generated)

SOLOBALAPAN.COM  - Di sela-sela aktivitas kuliah, mampir ke coffee shop sudah menjadi bagian dari keseharian sebagian mahasiswa. Tak hanya kopi, berbagai varian matcha seperti matcha latte, stroberi matcha, hingga matcha berry kini juga mudah dijumpai di banyak kedai minuman.

Kehadirannya membuat matcha mulai dilirik sebagai alternatif di tengah budaya ngopi yang masih melekat. Fenomena tersebut sejalan dengan penelitian berjudul “Gaya Hidup Sehat atau Sekadar Tren? Studi Persepsi dan Minat Konsumsi Matcha pada Mahasiswa.”

Penelitian itu menunjukkan bahwa minat mahasiswa mengonsumsi matcha dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pertimbangan kesehatan, preferensi rasa, dan tren gaya hidup.

Baca Juga: Delapan Aksesori yang Bikin Gaya Berhijab Makin Stylish

Selain itu, sebagian besar responden lebih menyukai matcha yang dipadukan dengan susu atau pemanis dibandingkan matcha murni.

Jelita Septiana, 21, mahasiswi semester enam Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi salah satu mahasiswa yang beralih dari kopi ke matcha.

Sebelumnya, ia hampir setiap hari mengonsumsi kopi. Namun, kebiasaan itu berubah karena merasa tubuhnya kurang nyaman setelah minum kopi.

"Kopi bikin aku sering tremor dan jantung berdebar kencang. Kalau matcha efeknya nggak seagresif itu di aku," ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga: Kuliner Solo: Ayam Bakar Madu Mbok Sarmi Tetap Murah Meriah di Tengah Lonjakan Harga Pangan

Menurut Jelita, matcha juga menawarkan banyak pilihan rasa dengan harga yang relatif ramah di kantong mahasiswa. Kini, ia mengaku lebih sering memilih matcha sebagai minuman sehari-hari.

"Menurutku sekarang matcha sudah jadi pilihan minuman sehari-hari. Rasanya juga bisa bantu naikin mood pas lagi banyak kerjaan," katanya.

Alasan berbeda disampaikan Annisa Wahyu, 21, mahasiswi semester enam UNS. Ia lebih memilih matcha karena merasa minuman tersebut lebih nyaman bagi kondisi lambungnya.

Baca Juga: Joanna Alexandra Diduga Menikah dengan Immanuel Christover, Unggah Momen Romantis di Hotel Bintang 5

"Kalau kopi, lambungku langsung nggak nyaman. Jadi aku lebih pilih matcha karena rasanya enak dan lebih aman buat lambung," bebernya.

Annisa mengaku awalnya tidak menyukai matcha. Namun, setelah sering melihat unggahan teman-temannya di media sosial, ia mulai penasaran hingga akhirnya mencoba berbagai varian.

Sejak saat itu, matcha menjadi menu yang hampir selalu ia pesan ketika berkunjung ke coffee shop. Menurutnya, inovasi menu yang terus berkembang membuat matcha semakin diminati.

Baca Juga: Tren Kerudung Jahat, Gaya Pashmina Viral di Media Sosial

Meski demikian, tidak semua mahasiswa memilih beralih ke matcha. Nabillahasna, 21, mahasiswi semester enam UNS, tetap menjadikan kopi sebagai minuman favoritnya.

Baginya, kopi memiliki cita rasa yang lebih sesuai dengan seleranya sekaligus membantu menjaga fokus saat mengerjakan tugas.

"Buat saya, kopi tetap jadi pilihan. Efek kafeinnya benar-benar membantu buat tetap fokus kalau lagi mengerjakan deadline," ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Nabillahasna menilai meningkatnya minat terhadap matcha merupakan hal yang wajar karena setiap orang memiliki selera yang berbeda. Meski sudah beberapa kali mencobanya, ia merasa cita rasa matcha belum mampu menggantikan kopi sebagai teman beraktivitas.

Baca Juga: Capsule Wardrobe Ubah Cara Anak Muda Berpakaian, Ini Penjelasannya

Perbedaan pilihan ketiga mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa selera terhadap minuman kini semakin beragam.

Sebagian memilih matcha karena rasa yang lebih sesuai, variasi menu yang terus berkembang, maupun kenyamanan saat dikonsumsi. Sementara itu, sebagian lainnya tetap setia pada kopi karena cita rasa dan efek kafeinnya.

Di tengah budaya ngopi yang masih kuat, matcha mulai mendapat tempat sebagai salah satu pilihan minuman di kalangan mahasiswa.

Baca Juga: Tak Sekadar Ikut Tren, Mengapa Banyak Orang Kini Membawa Tumbler?

Bukan untuk menggantikan kopi, melainkan menambah pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi tubuh, dan selera masing-masing.

Editor : Adi Pras
matcha minuman kopi mahasiswa kafe