Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Disindir 'Kuno' oleh Remaja Kota Kaya, Gadis Desa Ini Justru Sukses Buktikan Pentingnya Jadi Wanita Mandiri

tim solobalapan • Selasa, 30 Juni 2026 | 10:19 WIB
Buku An Old-Fashioned Girl Karya Louisa May Alcott. Source: Pinterest
Buku An Old-Fashioned Girl Karya Louisa May Alcott. Source: Pinterest

SOLOBALAPAN.COM - An Old-Fashioned Girl adalah novel karya Louisa May Alcott yang diterbitkan pada tahun 1870. Karya ini ditulis setelah kesuksesan Little Women dan Good Wives, dan menampilkan kritik sosial terhadap kehidupan remaja perkotaan Amerika pada abad ke-19, khususnya budaya yang dianggap semakin materialistis dan kehilangan kesederhanaan.

Cerita berpusat pada Polly Milton, seorang gadis remaja dari desa yang tumbuh dengan nilai-nilai sederhana, sopan, dan tradisional. Ia digambarkan sebagai sosok yang jujur, hangat, dan tidak terpengaruh oleh tren sosial kota besar.

Polly kemudian mengunjungi keluarga sahabatnya, Fanny Shaw, di Boston. Keluarga ini hidup dalam lingkungan perkotaan yang lebih modern dan kaya, yang menjadi kontras utama dalam cerita.

Fanny Shaw digambarkan sebagai remaja kota yang sangat memperhatikan mode, status sosial, dan kehidupan sosial elit. Ia lebih banyak mengikuti tren dibandingkan membangun karakter yang matang.

Selain Fanny, anggota keluarga Shaw lainnya juga memperlihatkan dinamika keluarga perkotaan, termasuk Tom Shaw yang nakal dan Maud Shaw yang manja. Lingkungan ini menggambarkan kehidupan rumah tangga kelas atas yang tidak selalu stabil secara emosional.

Perbedaan latar belakang antara Polly dan keluarga Shaw menciptakan konflik nilai, terutama dalam hal kesederhanaan, kedewasaan, dan cara memandang kehidupan sosial.

Meskipun awalnya Polly sering merasa tidak cocok dan dianggap “kuno” oleh lingkungan barunya, ia tetap mempertahankan sikap dan nilai-nilai yang ia bawa dari desa.

Seiring waktu, kepribadian Polly memberikan pengaruh positif terhadap keluarga Shaw. Kehadirannya secara perlahan mengubah cara pandang beberapa karakter terhadap kehidupan dan hubungan sosial.

Novel kemudian melompat ke periode beberapa tahun kemudian, ketika para karakter telah memasuki usia dewasa muda. Perubahan ini menandai pergeseran fokus dari masa remaja ke realitas kehidupan orang dewasa.

Baca Juga: Menengok Omah Keris Karanganyar, Tempat Empu Subandi Lestarikan Keris Lewat Laku Spiritual

Dalam perkembangan ini, keluarga Shaw mengalami penurunan kondisi ekonomi akibat kegagalan bisnis. Situasi ini mengubah dinamika sosial yang sebelumnya didominasi oleh kemewahan.

Polly, yang kini telah menjadi wanita mandiri, kembali ke kota sebagai guru musik. Ia tidak lagi berada dalam posisi tamu, melainkan sebagai individu yang bekerja untuk menopang kehidupannya sendiri.

Dalam fase ini, hubungan antar karakter diuji melalui kondisi ekonomi yang berubah dan kebutuhan untuk bertahan hidup secara mandiri.

Novel ini juga menggambarkan bagaimana kerja dan kemandirian finansial perempuan diposisikan sebagai sesuatu yang bernilai dan terhormat dalam masyarakat.

Tema utama dalam An Old-Fashioned Girl mencakup kritik terhadap gaya hidup remaja perkotaan yang terlalu cepat dewasa secara sosial namun belum matang secara emosional.

Selain itu, novel ini menekankan perbedaan antara kekayaan material dan kebahagiaan emosional, dengan menempatkan kesederhanaan sebagai sumber nilai kehidupan yang stabil.

Kemandirian perempuan juga menjadi tema penting, terutama melalui karakter Polly yang menunjukkan bahwa perempuan dapat menjalani kehidupan profesional tanpa bergantung pada status sosial atau pernikahan.

Pada akhirnya, An Old-Fashioned Girl menampilkan kontras antara kehidupan desa dan kota sebagai sarana untuk mengkritik nilai-nilai sosial yang berubah, sekaligus menegaskan pentingnya integritas pribadi dalam menghadapi tekanan lingkungan. (nta) 

Artikel ini ditulis oleh Iranta, mahasiswa jurusan Seni Tari kampus ISI Surakarta

Editor : Laila Zakiya
#Little Women #Louisa May Alcott #An Old-Fashioned Girl #Polly Mitton #buku