Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Ketika Gelandangan Jadi 'Ksatria Meja Bundar': Intip Sinopsis Novel Klasik 'Tortilla Flat' Karya John Steinbeck

tim solobalapan • Selasa, 30 Juni 2026 | 09:00 WIB
Buku Tortilla Flat karya John Steinbeck. Source: Pinterest
Buku Tortilla Flat karya John Steinbeck. Source: Pinterest

SOLOBALAPAN.COM - Tortilla Flat adalah novel karya John Steinbeck yang diterbitkan pada tahun 1935. Karya ini menjadi titik penting dalam karier Steinbeck karena merupakan novel yang membawa pengakuan komersial dan kritis pertama yang signifikan baginya di dunia sastra Amerika.

Latar cerita berada di kawasan Tortilla Flat, sebuah daerah miskin di atas bukit Monterey, California. Wilayah ini menjadi ruang hidup bagi kelompok masyarakat marginal yang disebut Paisanos, yaitu komunitas dengan latar belakang campuran budaya Spanyol, Meksiko, Indian, dan Eropa.

Para Paisanos digambarkan hidup di luar struktur ekonomi dan sosial formal. Mereka tidak terikat pada pekerjaan tetap, menolak nilai-nilai materialisme modern, dan lebih menekankan pada kebebasan hidup, kebersamaan, serta kesenangan sederhana.

Tokoh utama dalam cerita adalah Danny, seorang pria yang baru kembali dari Perang Dunia I. Ia mewarisi dua rumah kecil dari kakeknya, namun tidak melihat kepemilikan tersebut sebagai sesuatu yang bernilai secara praktis.

Setelah memperoleh rumah tersebut, Danny mengajak teman-temannya untuk tinggal bersamanya. Rumah itu kemudian menjadi pusat kehidupan komunal bagi kelompok sahabatnya yang memiliki karakter eksentrik masing-masing.

Pilon adalah salah satu anggota kelompok yang digambarkan memiliki kecerdasan dan kecenderungan filosofis, namun juga sering menggunakan logika untuk membenarkan tindakan pencurian kecil demi mendapatkan anggur.

Pablo digambarkan sebagai sosok yang lebih optimis dan puitis, sementara Big Joe Portagee memiliki karakter yang lebih sederhana dan sering tanpa sengaja memicu kekacauan dalam kelompok.

Karakter lain, The Pirate, adalah pria dengan keterbatasan intelektual yang hidup menyendiri bersama anjing-anjingnya dan memiliki kebiasaan mengumpulkan koin untuk tujuan religius, yaitu membeli lilin bagi Santo Fransiskus.

Kehidupan bersama di rumah Danny membentuk dinamika sosial yang unik, di mana anggota kelompok saling berbagi makanan, minuman, serta pengalaman hidup dalam bentuk petualangan-petualangan kecil.

Baca Juga: Arti Kebaikan dan Kejahatan dalam Novel The Devil and Miss Prym

Struktur naratif novel ini secara sadar dibangun sebagai paralel terhadap legenda Raja Arthur dan Ksatria Meja Bundar. Dalam struktur simbolik tersebut, Danny berperan sebagai figur Arthur yang memimpin kelompoknya.

Rumah Danny diposisikan sebagai representasi Camelot, sementara para Paisanos berfungsi sebagai ksatria yang membentuk semacam komunitas persaudaraan dengan aturan tidak tertulis.

Cerita berkembang melalui rangkaian episode yang menggambarkan interaksi, konflik kecil, serta solidaritas di antara para karakter dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Tema utama dalam novel ini mencakup kritik terhadap materialisme dan sistem sosial modern yang dianggap menekan kebebasan individu. Para Paisanos diposisikan sebagai bentuk alternatif kehidupan yang tidak bergantung pada struktur ekonomi formal.

Selain itu, novel ini juga mengeksplorasi konsep moralitas yang tidak konvensional. Tindakan-tindakan yang secara hukum dianggap salah sering kali digambarkan dalam konteks persahabatan dan solidaritas antaranggota kelompok.

Hubungan antar karakter memperlihatkan bahwa nilai kebersamaan dapat menjadi pengganti sistem etika formal dalam konteks komunitas kecil yang terpinggirkan.

Tortilla Flat kemudian menjadi salah satu karya awal Steinbeck yang paling berpengaruh dalam membentuk reputasinya sebagai penulis yang mengangkat kehidupan kelas bawah dengan pendekatan humanistik dan naratif yang khas. (nta) 

Artikel ini ditulis oleh Iranta, mahasiswa jurusan Seni Tari kampus ISI Surakarta

Editor : Laila Zakiya
#John Steinbeck #Tortilla Flat #Paisanos #buku #kemiskinan