SOLOBALAPAN, HIBURAN — Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan gebrakan baru melalui proyek layar lebar bertajuk "Cek Khodam".
Menariknya, film ini menjadi momentum krusial bagi perjalanan karier selebritas multitalenta berdarah Thailand, Jirayut Afisan, yang ditunjuk untuk pertama kalinya sebagai pemeran utama.
Langkah ini menjadi lompatan besar bagi Jirayut.
Setelah bertahun-tahun lebih familier di mata publik sebagai penyanyi dangdut, presenter, dan komedian di berbagai program televisi, kini ia memikul tanggung jawab besar untuk menggerakkan alur cerita film dari awal hingga akhir.
Menjadi Jembatan Dunia Manusia dan Gaib
Dalam film Cek Khodam, Jirayut akan memerankan karakter sentral bernama Sakti. Karakter ini digambarkan sebagai seorang kreator konten yang terjebak dalam fenomena mistis yang sedang tren di internet.
Berikut adalah beberapa poin penting terkait peran yang dimainkan Jirayut:
-
Penggerak Cerita: Karakter Sakti bersama dua orang sahabatnya menjadi pusat konflik utama yang menghubungkan realitas dunia manusia dengan dimensi gaib.
-
Porsi Peran yang Besar: Sebagai tokoh utama, Jirayut dituntut tampil konsisten sepanjang film guna memadukan berbagai unsur genre.
-
Kombinasi Ragam Genre: Film ini mengusung perpaduan antara komedi segar, fantasi, serta petualangan yang dikemas secara modern.
Tantangan Baru dan Transformasi Karier
Sebelum melebarkan sayap ke dunia seni peran, Jirayut terlebih dahulu membangun popularitasnya di Indonesia melalui ajang pencarian bakat menyanyi dangdut.
Karakternya yang jenaka membuat kariernya berkembang pesat hingga dipercaya menjadi pembawa acara di berbagai stasiun televisi swasta.
Meski sebelumnya sempat terlibat dalam beberapa proyek audiovisual berskala kecil, film Cek Khodam menjadi pengalaman perdananya dalam memikul beban narasi sekaligus promosi film secara penuh.
Pihak rumah produksi menilai pemilihan Jirayut sangat selaras dengan konsep film yang mengangkat humor dari fenomena budaya internet.
Kepribadian Jirayut yang ceria dan kemampuannya membangun komedi secara spontan dianggap sangat natural untuk menghidupkan karakter Sakti.
Daya Tarik Kuat bagi Penonton Muda
Kehadiran pria berusia 25 tahun ini juga diproyeksikan menjadi magnet kuat untuk menarik minat penonton generasi muda, khususnya para netizen yang aktif di media sosial.
Basis penggemar Jirayut yang masif dinilai sangat akrab dengan tren digital dan budaya viral yang menjadi fondasi utama cerita film ini.
Bagi industri hiburan tanah air, keterlibatan Jirayut menegaskan semakin terbukanya ruang bagi figur lintas industri—seperti penyanyi dan pembawa acara—untuk membuktikan kualitas akting mereka di layar lebar.
Pada akhirnya, Cek Khodam bukan sekadar menyajikan kisah komedi segar tentang dunia gaib yang kehilangan kewibawaannya di era digital, melainkan juga menjadi saksi transformasi penting Jirayut menjadi aktor utama yang siap menghibur penonton dengan cara yang baru.
(ags)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo