SOLOBALAPAN, HIBURAN — Kabar gembira bagi para pencinta horor. Waralaba legendaris Evil Dead akan kembali menyapa penonton lewat film terbarunya yang bertajuk "Evil Dead Burn" pada tahun 2026.
Menariknya, film ini hadir dengan pendekatan cerita yang berdiri sendiri (standalone).
Penonton tidak diwajibkan untuk menonton atau memahami rentetan film Evil Dead sebelumnya, karena seri terbaru ini akan membawa karakter dan konflik yang sepenuhnya baru.
Meski demikian, mitologi khas franchise ini seperti kemunculan Deadites dan kitab Necronomicon dipastikan akan tetap dipertahankan.
Reuni Keluarga Berujung Petaka
Premis utama "Evil Dead Burn" digambarkan sebagai family reunion from hell (reuni keluarga dari neraka).
Fokus cerita akan mengikuti perjalanan seorang perempuan bernama Alice yang tengah dirundung duka mendalam usai kepergian suaminya.
Berikut adalah alur petaka yang akan dihadapi Alice:
-
Mencari Ketenangan: Dalam upaya memulihkan diri dari rasa duka, Alice memutuskan untuk pergi menyendiri ke rumah keluarga mertuanya yang terletak di lokasi terpencil.
-
Awal Mula Teror: Keputusan untuk mencari ketenangan justru menjadi awal malapetaka. Kekuatan iblis purba perlahan bangkit dan menyusup ke dalam rumah tersebut.
-
Transformasi Deadites: Satu per satu anggota keluarga mertuanya mulai kerasukan dan berubah menjadi sosok monster mematikan (Deadites).
-
Bertahan Hidup: Suasana reuni keluarga yang hangat seketika berubah drastis menjadi pertarungan brutal dan penuh darah untuk bisa bertahan hidup.
Eksplorasi Drama Emosional dan Horor Psikologis
Jika film-film Evil Dead sebelumnya sangat bertumpu pada ledakan aksi gore berdarah-darah dan ketegangan tempo cepat, "Evil Dead Burn" menawarkan lapisan cerita yang berbeda.
Alice tidak hanya berjuang melawan ancaman fisik dari monster, tetapi juga dihadapkan pada pergolakan batin mengenai rasa kehilangan, cinta, dan ikatan emosional dengan mendiang suaminya.
Di kursi penyutradaraan, Sam Raimi dan Rob Tapert memercayakan proyek ini kepada Sébastien Vaniček, seorang sineas horor asal Prancis yang sebelumnya sukses besar lewat film Vermin (Infested).
Vaniček diberi kebebasan kreatif yang luas untuk menyuntikkan gaya French horror yang muram dan personal. Ia menegaskan bahwa tujuannya bukan sekadar menciptakan film yang paling berdarah, melainkan menghadirkan rasa sakit emosional dan ketidaknyamanan psikologis yang menekan penonton.
Detail Produksi dan Daftar Pemeran
Untuk menciptakan atmosfer isolasi yang mencekam, pengambilan gambar dilakukan di sebuah rumah terpencil di Selandia Baru.
Lokasi ini sengaja dipilih untuk memberikan sensasi ruang sunyi dan gelap yang membuat penonton merasa tidak nyaman.
Berikut adalah rincian produksi dan daftar pemeran film "Evil Dead Burn":
| Detail | Keterangan |
| Sutradara | Sébastien Vaniček |
| Karakter Utama (Alice) | Souheila Yacoub |
| Pemeran Pendukung |
• Hunter Doohan • Luciane Buchanan • Tandi Wright |
| Lokasi Syuting | Selandia Baru (New Zealand) |
Dengan perpaduan apik antara drama duka cita, horor supranatural, dan gaya penyutradaraan yang lebih gelap,
"Evil Dead Burn" mencoba memperluas semesta franchise ini ke arah yang baru, tanpa menghilangkan DNA brutal yang telah menjadi ciri khasnya selama puluhan tahun.
(ags)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo