SOLOBALAPAN.COM - Penampilan Leonardo Dicaprio sebagai Jim Carrol dalam 'The Basketball Diaries' sering dianggap sebagai performa paling mentah dan emosional dalam awal karirnya.
Saat film ini dirilis tahun 1995 usia Dicaprio masih genap 20 tahun.
Namun lewat film ini, banyak pengamat melihat bahwa kemampuan akting Dicaprio saat itu sudah melampaui usianya.
Dalam film garapan Scott Kalvert tersebut, Dicaprio memerankan remaja cerdas, pemain basket serta penulis muda bernama Jim Carrol, namun perlahan hidupnya mulai hancur ketika narkoba sudah menguasai tubuhnya.
Yang membuat performanya begitu dipuji adalah kemampuan Dicaprio memperlihatkan perubahan karakter secara bertahap dari sosok remaja yang penuh mimpi dan ambisi menjadi pribadi lemah yang kehilangan arah.
Dicaprio dalam aktingnya saat itu dinilai tidak terlihat seperti aktor muda yang memainkan karakter pecandu narkoba, ia justru dianggap seseorang yang benar-benar hidup di jalanan New York dan mengalami kehancuran mental secara nyata.
Ekspresi kosong, tubuh yang tampak lelah, gestur gelisah, hingga peralihan emosi yang tidak stabil membuat performanya terasa sangat realistis.
Salah satu adegan paling ikonik adallah ketika Jim mengalami sakau berat dan memohon ibunya agar membiarkannya masuk ke rumah. Dalam scene tersebut Dicaprio berteriak, menangis, membanting pintu hingga gemetar karna efek putus obat.
Adegan itu disebut sebagai penggambaran withdrawal narkoba paling kuat dalam sejarah film coming of age.
Hal lain yang membuat performanya dipuji adalah karna film ini tidak meromantisasi narkoba.
Dicaprio berhasil menunjukkan kecanduan sebagai sesuatu yang menyakitkan dan menghancurkan hidup.
Tubuh Jim terlihat kurus, matanya kosong, dan hidupnya perlahan hancur. Karena itu, banyak media menyebut perannya di film ini sebagai salah satu performa anti glamour terbaik tentang pecandu narkoba muda.
Jim Carrol selaku tokoh asli dari kisah tersebut juga memuji penampilan Dicaprio.
Jim menyebut Dicaprio mampu menangkap "kepolosan sekaligus kehancuran" dirinya saat remaja. pujian itu semakin memperkuat anggapan bahwa Dicaprio berhasil membawa kisah nyata Jim Carrol dengan sangat autentik.
Sebelum The Basketball Diaries, Dicaprio sebenarnya sudah mulai dikenal lewat What's Editing Gilbert Grape dan serial Growing Pains.
Namun film ini dianggap sebagai proyek yang benar-benar menunjukkan bahwa ia mampu memainkan karakter berat dengan kompleksitas emosional tinggi.
Karena itulah banyak pengamat menyebut The Basketball Diaries sebagai prieview awal dari aktor besar yang kelak mendominasi Hollywood.
Jauh sebelum memenangkan Oscar atau menjadi bintang blockbuster dunia , Leonardo Dicaprio sudah memperlihatkan kualitas akting luar biasa lewat sosok JIm Carrol yang brutal, Rapuh, dan Tragis. (ags)
Editor : Laila Zakiya