Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Tetap “Gila” di Usia Dua Dekade: Mengapa The Changcuters Masih Jadi Idola Gen Z Hingga Kini?

Laila Zakiya • Selasa, 12 Mei 2026 | 14:23 WIB
Potret Personil The Changcuters (Pinterest.id/Ghinaansafsya)
Potret Personil The Changcuters (Pinterest.id/Ghinaansafsya)

 

SOLOBALAPAN.COM - Jika ada band yang sanggup membuat satu stadion melompat serentak hanya dengan satu petikan gitar, The Changcuters adalah jawabannya.

Memasuki usia 20 tahun berkarya di tahun 2026 ini, grup asal Bandung yang digawangi Tria, Qibil, Alda, Dipa, dan Erick ini membuktikan bahwa mereka bukan sekadar “band nostalgia”.

Di Solo, antusiasme terhadap The Changcuters tak pernah padam. Terbukti, tiket konser mereka di berbagai kota selalu ludes, termasuk bagi para anak muda yang bahkan belum lahir saat lagu “Racun Dunia” pertama kali meledak.

Setelah sempat membuat publik khawatir karena sang vokalis, Tria, jatuh pingsan di panggung tahun lalu, The Changcuters justru kembali dengan energi yang lebih “meledak”.

Single terbaru mereka bertajuk “Memang Beda” (rilis akhir 2023) sukses menjadi anthem bagi anak muda hari ini yang sedang merayakan keunikan diri dan keberanian untuk tampil beda.

Liriknya yang lugas dan musiknya yang upbeat sangat relevan dengan semangat inklusivitas masa kini. Tak heran jika lagu ini sering mampir menjadi backsound video-video viral di TikTok maupun Instagram Reels para pelajar dan mahasiswa di Kota Bengawan.

Meski terus merilis karya baru, lagu-lagu “keramat” mereka seperti “I Love U Bibeh”, “Main Serong”, hingga “Pria Idaman Wanita” tetap menjadi menu wajib di setiap party atau acara karaoke night.

Baca Juga: Perbandingan Harga BBM Non-Subsidi Mei 2026: Shell dan Vivo Jual Diesel Rp30 Ribuan, Pertamina Paling Stabil?

Ada semacam sihir dalam aransemen rock n' roll mereka yang membuat siapa pun, baik dari generasi milenial hingga Gen Z, merasa “sah” untuk berjoget gila-gilaan.

Yang paling hangat dan sedang menjadi perbincangan panas adalah proyek kolaborasi mereka dengan The Panturas. Dua band dengan basis massa yang militan ini dikabarkan sedang menggarap album bersama yang akan dirilis pertengahan tahun ini. 

Pertemuan gaya rock n’ roll ala Changcuters dengan sentuhan surf rock Panturas diprediksi akan menjadi standar baru musik panggung di Indonesia.

Bagi warga Solo yang ingin merasakan “resep awet muda”, mendengarkan The Changcuters adalah salah satu caranya.

Musik mereka mengajarkan bahwa menjadi dewasa bukan berarti harus berhenti bersenang-senang.
Jadi, sudah siap untuk menyisir rambut ala The Beatles, memakai celana ketat, dan berteriak “Auuw!” bersama Tria malam ini? Ingat, hidup itu harus dinikmati, karena kita semua Memang Beda. (Arp/lz)

Artikel ini ditulis oleh Arif Sri, mahasiswa jurusan Etnomusikologi ISI Surakarta 

Editor : Laila Zakiya
#The Changcuters #tren #lagu #musik #kolaborasi