Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Energi “Satu Jiwa” ala Souljah, Cara Asyik Menikmati Hidup Tanpa Perlu Ribet

Laila Zakiya • Sabtu, 9 Mei 2026 | 13:21 WIB
Potret Souljah ketika konser (Instagram @souljahmusik)
Potret Souljah ketika konser (Instagram @souljahmusik)

 

SOLOBALAPAN.COM - Bicara soal musik reggae di Indonesia, tak lengkap rasanya jika tidak menyebut nama Souljah.

Grup yang sudah malang melintang sejak tahun 1998 ini bukan sekadar band, mereka adalah simbol konsistensi yang berhasil membuktikan bahwa musik Jamaika bisa tetap eksis dan relevan di telinga berbagai generasi, termasuk para Braddasouljah di Kota Solo.

Souljah – yang namanya diambil dari pelafalan slang “Soldier” – memang pantas disebut pejuang.

Mereka memulai langkah dari band kampus di Universitas Indonesia dan kini telah menjadi salah satu pilar utama genre Jamaican Music di tanah air, menyuguhkan campuran reggae, ska, hingga dancehall yang selalu sukses membuat kaki bergoyang.

Di tahun 2026 ini, Souljah kembali mencuri perhatian dengan gaya komunikasinya yang sangat dekat dengan realita internet.

Relevansi adalah kunci mereka, setelah sukses dengan tur “Sounds Of Souljah” pada 2025 lalu yang juga sempat mampir ke Solo, mereka terus menghadirkan karya yang memotret fenomena viral sehari-hari.

Salah satu daya tarik utama Souljah adalah liriknya yang lugas dan seringkali “nyentil” tapi tetap asyik dibawa santai. Lagu-lagu baru mereka bahkan terinspirasi dari tren Google Trends dan kata-kata yang sedang populer di media sosial, membuat pendengarnya merasa sangat terwakili.

Gaya hidup yang diusung personelnya yaitu Danar, Sa'id, Renhat, dan David juga sangat menginspirasi. Mereka menunjukkan bahwa sukses di dunia musik tidak harus selalu tampil penuh gimik. Kuncinya adalah kekompakan dan kemampuan untuk terus beradaptasi tanpa kehilangan jati diri sebagai pejuang karya.

Baca Juga: Sempat Dirawat Lima Hari, Tersangka Korupsi PKL Karanganyar Dipindah ke Rutan Solo

Bagi warga Solo yang sering nongkrong di area kreatif, musik Souljah sering menjadi mood booster yang sempurna. Iramanya yang energik sangat cocok didengarkan saat sedang berkumpul bersama komunitas atau sekadar mencari semangat untuk menyelesaikan pekerjaan di kedai kopi favorit.

Menariknya, Souljah juga baru saja merilis ulang karya legendaris “Ini Rindu” milik Farid Hardja pada April 2026 ini. Sentuhan reggae modern yang mereka berikan membuat lagu klasik ini terdengar segar kembali dan mulai banyak diputar di radio-radio lokal serta kafe-kafe di sudut Solo.

Tak hanya soal musik, Souljah juga sering mengajak penggemarnya untuk melek isu sosial melalui cara yang menyenangkan. Mereka membuktikan bahwa musik bisa menjadi jembatan emosional untuk menyebarkan pesan positif, semangat pantang menyerah, dan tentu saja, cinta yang tulus.

Di Solo sendiri, antusiasme terhadap Souljah tak pernah surut. Setiap kali mereka naik panggung, suasana langsung berubah menjadi pesta dansa yang penuh keakraban. Tidak ada sekat antara musisi dan penonton; semua menyatu dalam semangat “Satu Jiwa” yang menjadi moto kebanggaan mereka.

Jadi, kalau hari ini kamu merasa butuh suntikan energi ekstra, coba deh dengarkan album Sounds Of Souljah. Biarkan vokal Danar dan toasting dari Sa'id menemani harimu agar tetap santai namun penuh tenaga. (Arp/lz)

Artikel ini ditulis oleh Arif Sri, mahasiswa jurusan Etnomusikologi ISI Surakarta

Editor : Laila Zakiya
#representasi #Souljah #tren #lagu #musik