Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Viral hingga Bakal Dijadikan Film, Apa Itu Kisah Waluh Kukus yang Trending di X? Sosok Yati Jadi Sorotan hingga Dihujat Netizen!

Laila Zakiya • Kamis, 13 November 2025 | 20:37 WIB
Kisah Waluh Kukus yang viral di thread X hingga bakal dijadikan film.
Kisah Waluh Kukus yang viral di thread X hingga bakal dijadikan film.

SOLOBALAPAN.COM - Kisah “Waluh Kukus” kembali jadi perbincangan hangat di media sosial X (Twitter), setelah Falcon Pictures resmi mengumumkan bahwa cerita viral penuh air mata ini akan diangkat menjadi film layar lebar.

Sontak, warganet langsung membanjiri lini masa dengan beragam komentar—mulai dari rasa penasaran hingga amarah lama yang muncul kembali pada satu sosok: Yati.

Dari Thread Viral ke Layar Lebar

Rumah produksi Falcon Pictures mengumumkan proyek film Waluh Kukus pada Senin (22/10/2025). Dalam unggahannya, Falcon menulis:

“Masih ingat cerita Kak @ainthebooks? Siap-siap ketemu Yati di bioskop. Waluh Kukus, segera!”

Pengumuman ini sontak membuat netizen geger. Banyak yang menantikan adaptasi kisah legendaris yang sempat membuat ribuan pengguna X meneteskan air mata pada tahun 2021.

Namun di sisi lain, banyak pula yang mulai “panas” lagi mengingat tokoh Yati—anak SD yang dalam cerita menjadi penyebab trauma mendalam bagi penulis thread.

Kisah Nyata di Balik Waluh Kukus

Thread viral itu ditulis oleh pengguna X @ainayed pada 18 Juli 2021.

Awalnya, ia hanya membalas cuitan orang lain yang membahas makanan tradisional waluh kukus (labu kukus).

Namun dari satu kalimat sederhana itu, terbuka kisah masa kecilnya yang menyayat hati.

Ia bercerita tentang hidup di keluarga yang serba kekurangan. Sang ibu bekerja serabutan dengan upah seadanya—kadang berupa bahan makanan, bukan uang.

Suatu hari, ibunya membantu panen waluh (labu kuning) dan mendapat dua buah waluh sebagai upah.

Karena ingin berbagi, sang ibu menyimpan waluh itu selama dua bulan agar bisa dikukus dan disumbangkan untuk anak-anak yang tadarus di musala.

“Alhamdulillah punya waluh, bisa buat nyumbang takjil orang tadarus,” tulis sang ibu dalam kisah yang dikutip oleh @ainayed.

Saat Harapan Berubah Jadi Luka

Hari yang dinanti tiba. Waluh kukus buatan sang ibu dibawa ke musala oleh @ainayed dengan penuh bangga.

Namun yang terjadi justru sebaliknya—anak-anak di sana tidak menyentuh makanan itu.

Hingga muncullah sosok Yati, anak kelas 6 SD yang menjadi titik balik cerita.

Yati menatap ember waluh kukus dengan jijik, bahkan mengejeknya dengan kata-kata yang menyakitkan.

Ejekan itu membuat anak-anak lain ikut menertawakan dan mengolok-olok @ainayed kecil.

Merasa malu dan marah, ia akhirnya membawa pulang waluh kukus yang nyaris utuh.

Namun sebelum sampai rumah, ia berusaha memakan sebagian besar waluh itu sendirian di teras rumah orang agar ibunya tidak sedih melihat makanan buatannya tidak habis.

Dalam perjalanan pulang, ia terjatuh di jalan gelap dan sisa waluhnya berhamburan ke tanah. Ia menangis sambil membuang sisanya agar ibunya tidak tahu.

Setibanya di rumah, ia mengatakan bahwa anak-anak tadarus telah menghabiskan waluh kukus tersebut.

Ibunya pun tersenyum bahagia dan mengucap syukur berulang kali—tanpa tahu bahwa putrinya memakan waluh itu sendiri sambil menangis.

Sejak saat itu, @ainayed mengaku trauma dan tak pernah mau menyentuh waluh kukus lagi.

Sosok Yati dalam thread itu kini menjadi salah satu karakter paling dibenci netizen.

Bahkan setelah Falcon Pictures menulis “Siap-siap ketemu Yati di bioskop”, nama Yati langsung trending di X.

Banyak pengguna menuliskan komentar bernada kesal, seolah dendam lama kembali terbuka.

Beberapa warganet menulis bahwa mereka “siap menonton filmnya hanya untuk melihat Yati mendapat karmanya”.

Sementara yang lain berharap Falcon menggambarkan karakter Yati dengan sangat realistis—sebagaimana kejamnya anak-anak bisa terhadap teman sebaya. (lz)

Editor : Laila Zakiya
#viral #thread #sinopsis #Waluh Kukus #film