SOLOBALAPAN.COM - Gaya pengasuhan anak yang dikenal dengan istilah gentle parenting kini semakin populer di kalangan orang tua muda.
Pendekatan ini menekankan pada komunikasi yang penuh empati, kesabaran, serta membangun hubungan emosional yang sehat antara orang tua dan anak.
Berbeda dengan pola asuh otoriter yang menekankan kepatuhan mutlak, gentle parenting justru mengajarkan anak untuk memahami konsekuensi, mengelola emosi, dan membuat keputusan sendiri dalam lingkungan yang suportif.
Sejumlah pakar mendukung pendekatan ini, salah satunya Dr. Laura Markham, psikolog klinis asal Amerika Serikat yang dikenal lewat buku Peaceful Parent, Happy Kids.
Ia menekankan pentingnya membangun koneksi emosional dengan anak.
“Ketika kita bertindak dengan empati, anak-anak akan belajar mengelola emosinya, bukan menekannya,” ucapnya.
Ada empat prinsip dasar dalam pola asuh gentle parenting:
- Empati: Memahami dan merasakan apa yang anak rasakan.
- Rasa Hormat: Menghargai anak sebagai individu.
- Pengertian: Menciptakan lingkungan yang aman dan suportif.
- Batasan: Menetapkan aturan yang jelas dan konsisten.
Melansir dari halodoc.com, berikut adalah beberapa manfaat menerapkan gentle parenting:
1. Membangun Hubungan yang Kuat: Menciptakan ikatan yang positif, penuh kepercayaan, dan rasa hormat antara orang tua dan anak.
2. Mengelola Emosi: Mengajarkan anak untuk memahami dan mengenali emosi mereka sendiri.
3. Membangun Kepercayaan Diri: Anak merasa dihargai dan didukung, sehingga lebih mudah percaya diri.
4. Mengurangi Perilaku Negatif: Dengan memahami kebutuhan anak dan menetapkan batasan yang jelas, masalah perilaku dapat dicegah atau diatasi lebih efektif.
5. Melatih Kemandirian dan Tanggung Jawab: Anak belajar membuat keputusan yang baik dan bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Pola asuh yang tepat dapat mendorong anak mengembangkan kemampuan mengambil keputusan dan berpikir secara mandiri.
Dengan menerapkan hal-hal tersebut, anak dapat mengenali dan memahami dirinya sendiri saat menyelesaikan masalah. (mg intan/dam)
Editor : Damianus Bram