Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo

Kenapa Lagu Mangu Fourtwnty Viral Lagi? Ini Latar Belakang dan Makna Mendalamnya Ungkap Ari Lesmana

Didi Agung Eko Purnomo • Kamis, 15 Mei 2025 | 03:04 WIB
Fourtwnty.
Fourtwnty.

SOLOBALAPAN.COM - Meski tengah mengambil jeda dari dunia hiburan, band indie Fourtwnty justru kembali mencuri perhatian publik lewat lagu lama mereka yang mendadak viral.

Lagu Mangu, hasil kolaborasi dengan Charita Utami, kini ramai digunakan di berbagai platform media sosial, terutama TikTok, sejak awal 2025.

Lagu ini sebenarnya telah dirilis pada 20 April 2022. Namun, popularitasnya justru melonjak saat sang band mengumumkan masa hiatus pada Februari 2025.

Momen ini menjadi ironi yang manis—bandnya vakum, lagunya justru tumbuh subur di ruang digital.

Makna dan Proses Kreatif di Balik Mangu

Mangu berasal dari bahasa Jawa yang menggambarkan kondisi merenung dalam keheningan.

Lagu ini ditulis oleh vokalis Ari Lesmana sebagai bentuk penghormatan pribadi kepada seorang sahabat dekat.

Sentuhan lirik yang reflektif dan aransemen musik yang menenangkan membuat Mangu terasa begitu personal bagi banyak pendengar yang tengah mengalami fase kontemplasi dalam hidup mereka.

Baca Juga: Lirik Lagu Mangu - Fourtwnty feat Charita Utami yang Viral di TikTok: Antara Cinta dan Keyakinan yang Tak Lagi Sama

Kolaborasi dengan Charita Utami memberikan warna tersendiri pada lagu ini.

Suara khas Utami melengkapi nuansa emosional yang ingin disampaikan, memperdalam resonansi batin dari setiap baitnya.

Hiatus dan Respon Publik

Pada 28 Februari 2025, melalui akun resmi @fourtwntymusic, Fourtwnty mengumumkan akan mengambil istirahat dari aktivitas panggung.

Keenam anggota—Ari Lesmana, Andi Armand, Nuwi, Ryan Maulana, Roots, dan Primandha Ridho—sepakat untuk rehat sejenak tanpa alasan khusus selain kebutuhan akan ruang dan waktu pribadi.

Konser terakhir mereka digelar dalam ajang Big Bang Festival 2024 di Jakarta, yang menjadi penampilan pamungkas sementara bagi penggemar.

Namun, kehadiran Mangu yang tiba-tiba meledak justru membawa kembali nama Fourtwnty ke percakapan publik.

Dalam podcast Rockaroma ID bersama Praz Teguh, Ari Lesmana menanggapi fenomena ini dengan santai.

"Band-nya istirahat, lagunya meledak. Lucu nggak sih?" celetuk Praz yang disambut tawa Ari. Ia lalu menambahkan, “Ya nggak tahu, aku dikasih tahu orang-orang aja.

Ri, Mangu Ri Mangu viral. Terima kasih buat yang sudah mengapresiasi musik-musik Fourtwnty, terkhusus yang berjudul Mangu.”

Baca Juga: Lagu AI Ini Kisahkan Cinta Tung Tung Tung Sahur dan Ballerina Cappuccina yang Sangat Romantis, Ini Liriknya

Jejak Musik Fourtwnty: Dari Zona Nyaman ke Mangu

Fourtwnty telah dikenal sebagai pelopor musik kontemplatif sejak kemunculannya di 2010.

Lagu-lagu seperti Zona Nyaman dari album Ego & Fungsi Otak (2018) pernah menjadi anthem generasi muda yang haus ketenangan di tengah hiruk pikuk kehidupan.

Dengan nuansa folk yang syahdu dan lirik yang puitis, Fourtwnty telah membangun ruang batin bagi pendengarnya—ruang yang tak lekang oleh waktu meski band-nya sedang tidak aktif.

Mangu: Bukti Musik Tak Butuh Panggung untuk Hidup

Fenomena viralnya Mangu menjadi bukti kuat bahwa musik yang tulus dan bermakna akan menemukan jalannya sendiri ke hati para pendengar.

Di era digital yang serba cepat, lagu ini justru menjadi jeda yang dipilih banyak orang untuk sejenak merenung, memahami diri, dan menemukan makna dalam keheningan.

Meski Fourtwnty sedang tidak tampil di atas panggung, mereka tetap hadir lewat karya-karya yang menyentuh jiwa.

Mangu bukan hanya lagu, tetapi gema dari rasa yang diam-diam menyatu dengan keresahan banyak orang.

Musik, pada akhirnya, memang tidak selalu membutuhkan panggung—cukup satu hati yang mendengar, dan ia akan hidup selamanya. (did)

 

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#viral #fourtwnty #ari lesmana #lagu #Mangu