SOLOBALAPAN.COM - Nama Celine Evangelista kembali menjadi sorotan publik, bukan karena perannya di dunia hiburan, melainkan karena keputusan spiritual yang ia ambil secara mantap—yakni berhijab dan memeluk Islam.
Keputusan Celine untuk menjadi mualaf bukanlah sesuatu yang muncul tiba-tiba.
Dalam wawancara bersama Rian Ibram di kanal YouTube miliknya, Celine mengungkap bahwa ia telah menaruh ketertarikan terhadap Islam sejak lama.
Perjalanan batin tersebut dimulai sejak tahun 2017, tepat saat ia masih menjalani rumah tangga bersama aktor Stefan William.
“Aku belajar Islam itu sudah dari 2017 kalau nggak salah,” ucap Celine, dikutip dari tayangan yang diunggah pada Senin, 5 Mei 2025.
Ia mengaku, selama bertahun-tahun dirinya mempelajari ajaran Islam secara diam-diam.
Celine kerap mengikuti kajian keislaman secara privat, bahkan mengajak teman-temannya untuk mendalami nilai-nilai agama dalam lingkup kecil.
“Kalau diperhatikan dan dicari, dari dulu aku sering ikut kajian. Tapi diam-diam saja. Kadang juga ngajak teman-teman buat kajian privat,” lanjutnya.
Tumbuh dalam lingkungan yang memeluk dua keyakinan berbeda, Celine memang sudah terbiasa bersinggungan dengan nilai-nilai lintas agama.
Ia lahir di Roma, Italia, pada 2 April 1992, dari pasangan berbeda keyakinan—sang ayah beragama Katolik, sementara keluarganya dari pihak lain, terutama kakeknya, adalah seorang tokoh muslim yang dihormati.
Tak hanya itu, masa kecil Celine juga diwarnai dengan pendidikan lintas agama.
Ia sempat bersekolah di lembaga pendidikan Islam, di mana ia belajar mengaji dan memahami dasar-dasar ajaran Islam, bersamaan dengan pelajaran agama Katolik yang ia terima di rumah.
“Aku sekolah di sekolah muslim. Belajar agama Islam juga, ngaji, dan belajar Katolik juga. Semua aku pelajari,” ungkapnya lebih lanjut.
Meski begitu, Celine tidak menampik bahwa proses hijrah ini bukanlah perjalanan yang mudah. Ia sempat menghadapi tekanan dari lingkungan sekitar yang meragukan pilihannya.
Tak sedikit pula yang menyarankan agar ia tidak mengubah penampilannya, terutama terkait keputusannya mengenakan hijab.
“Banyak pertentangan. Banyak tekanan juga, kayak jangan begini, jangan begitu,” ujarnya menggambarkan tantangan yang dihadapi.
Salah satu kekhawatiran terbesarnya adalah soal karier di dunia hiburan. Ia takut keputusannya berhijab akan mempengaruhi eksistensinya sebagai artis.
Namun, dengan tekad dan keyakinan yang kuat, Celine tetap melangkah.
Ia mantap berhijrah, mengenakan hijab, dan secara konsisten memperdalam ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Bahkan, ia mengungkap niatnya untuk bisa rutin mengunjungi Tanah Suci guna memperkuat ibadahnya sebagai muslimah.
“Saya masih merasa belum sempurna, makanya ingin terus belajar. Semoga bisa sering ke Tanah Suci,” tuturnya dengan penuh harap.
Keputusan spiritual Celine Evangelista menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Perjalanan panjangnya menuju Islam memperlihatkan bahwa hijrah bukan hanya tentang perubahan penampilan, tetapi tentang transformasi hati dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Keberaniannya mengambil langkah besar di tengah sorotan publik membuktikan bahwa hidayah bisa datang kepada siapa saja yang membuka hati dan mau belajar.
Kini, Celine tak hanya dikenal sebagai artis, tetapi juga sebagai sosok muslimah yang sedang menapaki jalan baru dengan keteguhan hati. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo