SOLOBALAPAN.COM - Melindungi kulit dari sinar matahari bukan sekadar urusan kosmetik, melainkan langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit jangka panjang.
Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari terbukti menjadi penyebab utama berbagai masalah kulit seperti sunburn, penuaan dini, hingga risiko kanker kulit.
Di sinilah peran sunscreen atau tabir surya menjadi sangat krusial.
Baca Juga: 10 Moisturizer Terbaik untuk Remaja Mulai Usia 12 Tahun, Wajah Lembap Nggak Bikin Jerawatan
Namun, dengan banyaknya pilihan produk sunscreen di pasaran, tak sedikit orang yang kebingungan menentukan mana yang paling cocok.
Menurut dr. Dian Pratiwi, Sp.KK, setiap orang membutuhkan jenis sunscreen yang berbeda sesuai dengan jenis dan kondisi kulitnya.
Secara umum, sunscreen dibagi menjadi tiga jenis utama berdasarkan cara kerjanya: Physical Sunscreen, Chemical Sunscreen, dan Hybrid Sunscreen. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan tersendiri.
1. Physical Sunscreen (Mineral Sunscreen)
Bekerja dengan memantulkan sinar UVA dan UVB dari permukaan kulit, sunscreen jenis ini mengandung bahan aktif seperti zinc oxide dan titanium dioxide.
Keunggulannya adalah lebih aman untuk kulit sensitif, bayi, dan ibu hamil. Namun, teksturnya cenderung tebal dan bisa meninggalkan white cast.
Sunscreen ini cocok untuk kulit sensitif, berjerawat, dan anak-anak.
2. Chemical Sunscreen (Organic Sunscreen)
Jenis ini bekerja dengan menyerap sinar UV lalu mengubahnya menjadi panas sebelum dilepaskan dari kulit. Kandungan umumnya termasuk oxybenzone, avobenzone, dan octinoxate.
Keunggulannya adalah tekstur ringan, cepat meresap, dan tidak meninggalkan residu putih.
Namun, butuh waktu sekitar 15–20 menit untuk bekerja efektif dan berisiko menimbulkan iritasi pada kulit sensitif. Cocok untuk kulit normal dan berminyak.
3. Hybrid Sunscreen (Gabungan Physical dan Chemical)
Menggabungkan dua teknologi, hybrid sunscreen memberikan perlindungan maksimal dengan tekstur ringan dan minim white cast.
Cocok untuk hampir semua jenis kulit, termasuk mereka yang ingin hasil nyaman namun tetap terlindungi optimal dari sinar UV.
dr. Kamilah Jaidi, MARS, AAAM, seorang dokter estetika dan influencer kecantikan, menekankan pentingnya memahami kebutuhan kulit sebelum memilih sunscreen.
"Setiap jenis kulit punya respons yang berbeda. Kenali dulu karakteristik kulitmu, lalu pilih sunscreen yang paling sesuai," jelasnya.
Tips Memilih Sunscreen yang Tepat:
- Pastikan tertera label SPF (minimal SPF 30 untuk harian) dan broad-spectrum
- Pilih formula sesuai jenis kulit: bebas minyak untuk kulit berminyak, non-komedogenik untuk kulit berjerawat, dan tanpa parfum untuk kulit sensitif
- Gunakan sunscreen setiap hari, bahkan saat mendung
- Jangan ragu konsultasi ke dokter kulit untuk hasil maksimal
Menjaga kulit tetap sehat dan terlindungi bukan hanya soal estetika, tapi juga bentuk perlindungan jangka panjang.
Dengan memahami jenis-jenis sunscreen dan cara kerjanya, kita bisa melangkah lebih cerdas dalam merawat diri di tengah paparan sinar matahari yang tak terhindarkan.
Editor : Nindia Aprilia