Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Serial 'Bidaah' dan Tokoh Walid Terinspirasi dari Indonesia? Produser Film Malaysia Beri Pengakuan Ini

Didi Agung Eko Purnomo • Selasa, 15 April 2025 | 04:48 WIB
Sosok Walid, tokoh yang viral di TikTok gara-gara drama Malaysia berjudul Bidaah.
Sosok Walid, tokoh yang viral di TikTok gara-gara drama Malaysia berjudul Bidaah.

SOLOBALAPAN.COM - Baru-baru ini, dunia maya dihebohkan oleh sebuah serial drama asal Malaysia yang berjudul Bidaah.

Serial ini mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, terutama karena sosok "Walid", karakter yang dianggap kontroversial dalam cerita tersebut.

Secara garis besar, drama ini mengisahkan seorang wanita bernama Baiduri yang terperangkap dalam sebuah sekte.

Ibu Baiduri, Kalsum (diperankan oleh Fazlina Ahmad Daud), menyarankan agar Baiduri bergabung dengan Jihad Ummah, sebuah sekte keagamaan yang dipimpin oleh seorang pria karismatik bernama Walid Muhammad (diperankan oleh Faizal Hussein).

Seiring berjalannya waktu, Baiduri mulai merasakan ketidakberesan dalam sekte tersebut.

Ia bahkan rela mengorbankan nyawa dan tubuhnya untuk mengungkapkan kebusukan yang disembunyikan oleh Walid.

Banyak yang menduga bahwa cerita yang diangkat dalam Bidaah adalah kisah nyata yang dialami oleh Baiduri asli.

Menurut informasi yang beredar di media sosial, drama ini terinspirasi oleh pengalaman pribadi produsernya, Erma Fatimah.

Dalam sebuah unggahan di TikTok, akun @nuni.askara mengungkapkan bahwa drama ini mengisahkan kejadian yang dialami langsung oleh Erma.

Dalam pernyataannya, Erma Fatimah mengungkapkan, "Drama Bidaah adalah kisah nyata yang dialami oleh produsernya, Erma Fatimah."

Ia juga bercerita tentang pengalamannya berada dalam sebuah jamaah yang pada awalnya tampak sangat sempurna, dengan ajaran yang benar, dzikir yang sesuai, dan pengetahuan agama yang mendalam.

Namun, tiba-tiba salah satu anak dalam jamaah itu memberitahunya bahwa guru mereka telah melakukan pelecehan terhadapnya.

Erma melanjutkan, "Kejadian itu terjadi di luar Kuala Lumpur, bukan di kota besar itu, dan bukan hanya satu orang, melainkan beberapa murid, yang usianya sekitar 18 hingga 20 tahun."

Pernyataan Erma ini kemudian menimbulkan spekulasi di kalangan warganet, yang bertanya-tanya apakah kisah dalam Bidaah terinspirasi oleh kejadian yang terjadi di Indonesia. Namun, tidak ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi hal ini.

Dalam penjelasannya, Erma Fatimah selaku produser drama ini menyatakan bahwa meskipun kejadian yang ia alami tidak terjadi di Kuala Lumpur, ia tidak menyebutkan negara atau kota lain secara jelas.

Pernyataan ini pun meninggalkan banyak ruang untuk interpretasi, karena bisa saja peristiwa tersebut terjadi di luar Kuala Lumpur, namun tetap di Malaysia, atau bahkan di luar negeri.

Meskipun begitu, hingga kini belum ada bukti yang mengonfirmasi bahwa kisah dalam Bidaah diambil dari pengalaman di Indonesia.

Oleh karena itu, masih belum bisa disimpulkan secara pasti apakah drama ini terinspirasi oleh kejadian yang terjadi di negara tersebut.

Tentu, isu mengenai sekte-sekte yang mengatasnamakan agama dan melakukan tindakan-tindakan merugikan bukanlah hal yang baru. (did)

Editor : Didi Agung Eko Purnomo
#WALID #indonesia #film malaysia #Bidaah #produser