SOLOBALAPAN.COM - Kiesha Alvaro kembali mencuri perhatian dengan penampilannya yang mengesankan dalam film Komang.
Aktingnya dalam memerankan karakter Ode, seorang pemuda Buton yang memiliki mimpi besar, menuai banyak pujian, bahkan hingga membuat Pasha Ungu terharu dan menangis.
Film Komang mengisahkan perjalanan Ode, yang jatuh cinta dengan Ade, seorang perantau asal Bali.
Meski penuh harapan akan takdir yang mempertemukan mereka, kisah cinta mereka terhalang oleh kehadiran pria lain yang seiman dengan Ade, sementara Ode harus berjuang mengejar mimpinya di Jakarta.
Di balik proses syuting yang penuh tantangan, Kiesha Alvaro mengaku merasa tertekan saat melakoni adegan stand-up comedy dalam film tersebut.
Namun, ia merasa terbantu dengan dukungan dari Raim Laode, lawan mainnya di lokasi syuting.
Baca Juga: Polres Karanganyar Ungkap Sindikat Uang Palsu, Tiga Pelaku Dibekuk Jelang Lebaran
Hal ini dibagikan Kiesha melalui akun Instagramnya, mengungkapkan bagaimana proses mendalami karakter Ode begitu mendalam dan penuh perjuangan.
“Katanya @kiesha.alvaro lumayan tertekan ketika adegan stand-up comedy, tapi @raimlaode banyak membantunya saat di lokasi syuting. Jadi makin penasaran kan sama hasil akhirnya?” tulis akun resmi film Komang.
Selain itu, Kiesha juga mengungkapkan momen emosional yang terjadi di lokasi syuting, bahkan sempat membuat Pasha Ungu menangis.
“Ada yang nangis, guys. Aku menjemput bapakku nangis,” ucap Kiesha dalam video yang diunggah akun @komangfilm.
Tak hanya soal akting, banyak warganet juga memberikan apresiasi terhadap logat Timur Kiesha yang dinilai membuat karakter Ode terasa lebih maskulin dan autentik.
“Kayak logat Timurnya bikin terasa maskulin,” ujar salah satu warganet.
Tidak sedikit pula yang memuji darah Sulawesi Kiesha yang tampak dalam penampilannya, berharap agar film Komang meraih sukses besar di layar lebar.
“Darah Sulawesinya keluar, Bismillah box office ya Cha,” tulis warganet lainnya.
Film Komang kini semakin dinantikan oleh banyak penonton, berkat penampilan Kiesha Alvaro yang tak hanya memukau, tetapi juga memberikan sentuhan emosional yang kuat.
Editor : Nindia Aprilia