SOLOBALAPAN.COM – Salah satu faktor utama dalam menjaga kesuburan tanaman adalah media tanam yang kaya nutrisi. Agar tanah tetap subur, pemupukan secara rutin sangat diperlukan.
Secara umum, terdapat dua jenis pupuk yang sering digunakan, yaitu pupuk padat dan pupuk cair. Pupuk cair lebih mudah larut dalam air dan langsung terserap oleh tanaman, sementara pupuk padat memiliki waktu pelepasan unsur hara yang lebih lama.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Diduga Selidiki Kasus Korupsi Bank BJB?
Bagi Anda yang ingin mencoba membuat pupuk organik cair (POC) sendiri di rumah, berikut cara praktis dan murah yang bisa Anda coba, berdasarkan tutorial dari akun YouTube YADIE BRC.
Langkah-Langkah Membuat Pupuk Organik Cair (POC):
-
Siapkan Air Cucian Beras (Leri)
- Gunakan air cucian beras pertama sebanyak 10 liter. Tampung air tersebut dalam jerigen atau wadah tertutup.
- Baca Juga: Elkan Baggott Tolak Panggilan Timnas Indonesia Demi Blackpool FC, Netizen Serukan Unfollow Instagram!
-
Tambahkan Telur
- Pecahkan 2 butir telur dan masukkan ke dalam air cucian beras.
- Aduk hingga telur dan air leri tercampur merata.
-
Tambahkan Penyedap Rasa (Micin)
- Masukkan 5 sendok makan micin ke dalam larutan.
- Aduk kembali hingga larut.
-
Tambahkan Mikroorganisme Lokal (MOL)
- Masukkan 3 sendok makan tetes tebu sebagai sumber mikroorganisme lokal.
- Jika tidak ada, bisa diganti dengan gula aren, EM4, atau Yakult.
- Aduk kembali hingga semua bahan tercampur merata.
-
Fermentasi
- Tuang larutan ke dalam jerigen dan tutup rapat.
- Simpan di tempat teduh dan jauh dari sinar matahari langsung.
- Buka tutup jerigen setiap 3 hari sekali, lalu tutup kembali untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi.
- Fermentasi dilakukan selama 15–30 hari hingga pupuk siap digunakan.
- Baca Juga: Kereta Api VS Truk Pupuk di Kediri Tepat di Hari Jadi KA Kertanegara, Pertanda Apa?
-
Cara Penggunaan
- Penyemprotan: Campurkan 300 ml POC dengan 20 liter air, lalu semprotkan ke daun tanaman.
- Penyiraman (Kocor): Campurkan 1 bagian POC dengan 20 bagian air, lalu siramkan ke akar tanaman.
- Waktu aplikasi: Lakukan penyemprotan atau penyiraman pada pagi hari sebelum matahari terik atau sore hari saat matahari sudah teduh.
- Interval pemupukan: Setiap 10 hari sekali.
Baca Juga: Pelatih Persis Solo Soal Ramadhan Sananta yang Dipanggil Timnas Indonesia: Pemain Lokal Harus Diberi Peluang
Catatan Penting
Jangan mencampurkan POC dengan insektisida, karena akan membunuh bakteri baik dalam pupuk.
Gunakan pupuk secara rutin untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mempercepat pertumbuhan tanaman.
Dengan cara yang mudah, murah, dan ramah lingkungan ini, Anda bisa menyediakan pupuk berkualitas tinggi untuk tanaman di rumah tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Selamat mencoba! (an)