Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

7 Tradisi Unik Saat Imlek, Tak Cuma Sekadar Lampion dan Ornamen Penuh Warna Merah

Laila Zakiya • Minggu, 12 Januari 2025 | 15:25 WIB
Ilustrasi lampion Imlek. - 7 tradisi unik yang dilakukan saat Imlek. Apa saja?
Ilustrasi lampion Imlek. - 7 tradisi unik yang dilakukan saat Imlek. Apa saja?

SOLOBALAPAN.COM - Tahun Baru Imlek adalah salah satu perayaan terbesar dalam budaya Tionghoa yang dirayakan di berbagai penjuru dunia.

Ketika orang memikirkan Imlek, gambaran yang paling sering muncul adalah lampion merah menggantung, amplop merah (angpao), dan pakaian merah yang melambangkan keberuntungan.

Namun, ada banyak tradisi khas lain yang menarik untuk dikenali dan sering kali terlewat dari perhatian umum.

1. Yu Sheng: Hidangan Berisi Harapan Baik

Di negara-negara seperti Singapura dan Malaysia, tradisi menikmati Yu Sheng menjadi bagian penting dari perayaan Imlek.

Yu Sheng adalah salad ikan mentah yang dicampur dengan berbagai bahan, seperti wortel, lobak, jeruk nipis, dan saus plum.

Saat menyantapnya, orang-orang akan mengaduk salad bersama sambil mengucapkan harapan baik dengan suara lantang.

Semakin tinggi salad diangkat dengan sumpit, semakin besar keberuntungan yang diharapkan.

Tradisi ini melambangkan semangat kebersamaan dan doa untuk kemakmuran.

2. Penyambutan Dewa Kekayaan

Pada malam Tahun Baru Imlek, banyak keluarga yang menyelenggarakan ritual khusus untuk menyambut Dewa Kekayaan (Cai Shen Ye).

Ritual ini sering dilakukan dengan membakar dupa, menyiapkan makanan persembahan, dan berdoa.

Orang percaya bahwa menyambut Dewa Kekayaan dengan benar akan membawa rezeki melimpah sepanjang tahun.

3. Pantangan Sehari-Hari Selama Imlek

Beberapa hal yang dianggap tabu selama perayaan Imlek sering kali terabaikan oleh orang luar.

Misalnya, memotong rambut atau membersihkan rumah pada hari pertama Imlek dianggap bisa "membuang" keberuntungan yang baru saja datang.

Selain itu, memecahkan barang pecah-belah juga dianggap sebagai pertanda buruk, sehingga keluarga biasanya berhati-hati dalam menangani barang di rumah.

4. Liong dan Barongsai dengan Makna Spiritual

Meski tarian barongsai dan liong cukup dikenal, tidak semua orang memahami makna spiritual di baliknya.

Barongsai, misalnya, dipercaya mengusir roh jahat dan membawa energi positif.

Tarian ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga upaya untuk membersihkan lingkungan dari energi negatif.

Biasanya, barongsai dilakukan oleh kelompok seni bela diri yang terlatih, menampilkan kekuatan fisik dan koordinasi yang luar biasa.

5. Menulis dan Menempelkan Puisi Chunlian

Salah satu tradisi yang tak kalah menarik adalah menulis puisi Chunlian pada kertas merah.

Puisi ini biasanya berisi doa dan harapan baik, seperti kemakmuran, kesehatan, dan keberuntungan.

Chunlian kemudian ditempelkan di pintu atau dinding rumah sebagai simbol perlindungan dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

6. Makanan dengan Makna Khusus

Selain Yu Sheng, berbagai makanan lain memiliki makna simbolis dalam Imlek.

Kue keranjang (nian gao), misalnya, melambangkan kenaikan status atau kemakmuran yang lebih tinggi.

Jeruk mandarin menjadi simbol keberuntungan karena kata "jeruk" dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan kata "emas".

Sementara itu, ikan sering disajikan karena dalam bahasa Mandarin, ikan (yu) terdengar seperti "kelimpahan".

7. Mengunjungi Makam Leluhur

Imlek juga menjadi waktu untuk mengenang leluhur.

Sebelum perayaan dimulai, banyak keluarga yang mengunjungi makam leluhur untuk membersihkan area makam dan memberikan persembahan berupa makanan, minuman, atau dupa.

Tradisi ini melambangkan penghormatan dan rasa terima kasih kepada generasi sebelumnya.

Tahun Baru Imlek adalah perayaan yang penuh warna, makna, dan tradisi mendalam.

Di balik lampion merah dan kemeriahan pesta, tersimpan nilai-nilai budaya dan spiritual yang menjadikan perayaan ini begitu istimewa. (lz)

Peresmian balai RW VI Kelurahan Peterongan, Semarang Selatan, Minggu (12/1/2025)
Peresmian balai RW VI Kelurahan Peterongan, Semarang Selatan, Minggu (12/1/2025)
AULA : Suasana pembukaan pembekalan dan ujian TOEFL SMAN 1 Glagah bekerjasama dengan LKP Texas.
AULA : Suasana pembukaan pembekalan dan ujian TOEFL SMAN 1 Glagah bekerjasama dengan LKP Texas.
Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Laila Zakiya
#viral #tradisi unik #imlek #lampion