SOLOBALAPAN.COM - Film berjudul "Santet Segoro Pitu" ternyata merupakan film horor yang diangkat berdasarkan kisah nyata.
Bermula dari sebuah thread yang di tulis oleh salah satu anak di "Keluarga Sucipto" dan kemudian banyak dibagikan di X (twitter).
Dalam keterangannya, Ia menceritakan bagaimana keluarganya mendapat berbagai teror mengerikan dari orang tak dikenal.
Thread yang viral itu turut di unggah di akun X @BangBetz_, dan banyak mendapat komentar dari publik.
Dalam cuitannya, Ia mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki sebuah toko di pasar dan ayahnyalah yang setiap hari mengurus toko tersebut.
Perjalanan panjang sebagai pemilik toko yang pastinya memiliki banyak pesaing. Apalagi toko keluarga sucipto terbilang laris dan memiliki banyak pembeli.
"Hanya karena persaingan dagang di pasar, orang-orang sampai lupa nilai kemanusiaan." tulis akun X tersebut dikutip pada Kamis (7/11/24).
Singkat cerita, persaingan inilah yang membuat Keluarga Sucipto dibanjiri teror misterius hingga banyak yang menganggapnya sebagai aksi santet.
Mulai dari taburan bunga hingga tanah sering kali ditemukan di toko milik Keluarga Sucipto, namun tak ada hal janggal lainnya hingga muncullah berbagai jenis makhluk halus yang menganggu mereka.
"SANTET SEGORO PITU. Itulah nama santet yang ku ketahui yang berhasil menyerang bapak… sebuah santet yang dikatakan memakai jin dari 7 lautan dari seberang tanah jawa." lanjutnya.
Aksi santet ini makin parah hingga Ibunya meregang nyawa setelah mengalami sakit demam. Bahkan sakitnya tersebut terbilang ringan namun berhasil merenggut nyawanya.
Selang beberapa saat, ternyata Ayah pembuat thread ini juga mengalami kejadian mengerikan bahkan hingga membuatnya ketahutan.
Ia berulah kali muntah darah namun saar di bawa ke Rumah Sakit, tak ada satupun diagnosa penyakitnya.
Ketiga anak di Keluarga Sucipto inipun makin merasakan ketahutan setelah Ibunya meninggal dunia.
Bahkan Ia masih harus merawat ayahnya yang kerap muntah darah, kemudian juga menjaga toko di pasar.
"Namun masalah tak hanya di rumah, karyawan toko satu persatu keluar karena mereka mengaku banyak gangguan di toko sejak bapak sakit. Hingga hanya aku sendiri yang menjaga. Toko bapak juga tiba2 tidak selaris dulu. Pelanggan2 kami seakan tiba tiba menghilang." tulisnya.
Kejadian ini kemudian dirangkai sedemikian rupa dan dikemas menjadi film horor dengan nuansa lokal oleh Hitmaker Studios.
Rilis pertama kali pada 7 November 2024 di seluruh bioskop indoneisa, film horor Santet Segoro Pitu berhasil memikat banyak penonton dan membuatnya trending. (nda)