SOLOBALAPAN.COM - Nia Kurnia Sari menjadi salah satu korban pembunuhan yang dilakukan oleh seorang lelaki berinisial IS.
Bermula dari kebiasaan Nia yang setiap harinya menjajankan gorengan dagangannya ke beberapa desa di sekitarnya.
Ia mengambil gorengan dari salah seorang warga dan menjualnya demi mendapat pundi-pundi rupiah.
Tabungan hasil jualannya tersebut nantinya akan Ia pakai untuk melanjutkan sekolah dan berkuliah.
Naasnya, saat berdagang Ia bertemu dengan IS yang akhirnya dengan keji melakukan rudapaksa hingga mengakhiri nyawa gadis di Padang Pariaman ini.
Jenazah Nia Kurnia Sari ditemukan terkubur di hutan dekat rumahnya dalam keadaan tangan yang terikat.
Setelah beberapa hari memburu pelaku, kepolisian akhirnya berhasil mengamankan IS yang menjadi dalang dalam kasus pembunuhan ini.
Sementara itu, kini ada kabar terbaru terkait kasus terbunuhnya Nia Kurnia Sari Si Gadis Penjual Gorengan.
Kisah mengenaskannya kini akan di muat menjadi sebuah film, sama seperti film Vina yang pernah booming dan juga Laura.
Kabar ini turut dibenarkan oleh keluarga korban saat mereka menyetujui pembuatan film terkait peristiwa hilangnya Nia Kurnia Sari.
"Iya sudah tau (akan difilmkan),” kata Ratu, salah satu perwakilan keluarga saat menjadi bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar TransTV, Rabu (6/11/2024) dikutip pada pukul 13.52 WIB.
Selain itu, pihak keluarga juga telah memberikan ijin untuk pembuatan film yang nantinya akan disutradarai oleh Aditya Gumay.
Ada harapan besar bagi keluarga Nia Kurnia Sari saat film ini berhasil dibuat. Bukan hanya mengenang hal tragis namun banyak pesan yang ingin disampaikan di sana.
“Harapan besar difilmkan ini bukan untuk kenang tragedi, tapi sosok motivasi di zaman milenial,” lanjut Ratu. (nda)
Editor : Nindia Aprilia