SOLOBALAPAN.COM - Jerawat merupakan kondisi wajah yang dihasilkan oleh minyak dan sel kulit mati yang tersumbat pada rambut wajah sehingga menghasilkan jerawat dan komedo.
Umumnya, jerawat lebih sering muncul pada kulit anak remaja ketimbang orang dewasa karena perubahan hormon.
Jerawat sendiri dapat dikategorikan sebagai jerawat ringan (jerawat komedo seperti whiteheads dan blackheads ), jerawat sedang yaitu yang meradang (jerawat papula dan pustula) dan jerawat kistik/nodul yang sudah termasuk jerawat yang parah.
Untuk mengupayakan pencegahan munculnya jerawat yang banyak dan parah, berikut tips yang bisa kamu lakukan.
1. Rajin membersihkan wajah dan kenali tipe wajahmu
Menjadi hal yang sangat penting bagi kita untuk menjaga wajah agar selalu bersih dengan rajin mencuci wajah.
Hal ini disebabkan karena mencuci wajah dapat menghindari penumpukan minyak dan sel kulit mati yang mengendap.
Setelah mencuci wajah, penggunaan produk skincare juga akan membantu mengurangi resiko timbulnya jerawat berlebih.
Wajah memiliki tipe-tipe kondisi wajah seperti wajah sensitif, wajah kering, wajah berminyak hingga tipe kombinasi.
Kenali tipe wajahmu dan lakukan trial dan error terhadap setiap produk yang dipakai.
Tidak semua produk yang cocok di wajah orang lain juga akan cocok untuk wajahmu.
2. Pakai produk yang acne-counter dan acne-friendly
Produk yang digunakan wajah bisa berupa produk skincare ataupun makeup.
Untuk produk-produk skincare terdapat 4 bahan OTC (over-the-counter) atau penangkal yang efektif untuk kulit berjerawat :
● Centella Asiatica
Centella Asiatica menjadi bahan skincare yang sangat ramah untuk kulit berjerawat.
Dengan fungsi utama menenangkan, Centella Asiatica bisa meredakan jerawat yang sedang meradang dengan efek calming -nya.
Bahan Centella Asiatica sudah sangat mudah diakses di berbagai skincare seperti pada toner, serum hingga moisturizer dan sunscreen.
● Salicylic Acid (BHA)
Salicylic Acid adalah bahan yang sangat cocok untuk jerawat ringan dan mencegah break out.
Cara bekerja Salicylic Acid sendiri yaitu melarutkan sel-sel kulit dan minyak berlebih yang menyumbat pori-pori.
Dengan begitu, resiko tumbuhnya jerawat akan lebih berkurang.
Salicylic Acid sendiri sering menjadi bahan utama skincare untuk sabun pencuci wajah, serum, essence dan moisturizer.
● Retinoid
Retinoid merupakan turunan dari Vitamin A yang terdiri dari 4 jenis obat-obat yang tergolong retinoid seperti yang paling umum Retinol, Tretinoin, Isotretinoin dan Adapalene.
Retinoid sendiri bekerja untuk memperbaharui dan membentuk sel baru kulit serta sifat antioksidan yang mencegah penuaan dini.
Akan tetapi, perlu kita ingat bahwa penggunaan kelompok obat-obat retinoid harus di bawah anjuran dan pengawasan profesional seperti dokter dan ahli dermatologi.
● Benzoyl Peroxide
Benzoyl Peroxide merupakan antiseptik yang ampuh mengatasi jerawat ringan hingga jerawat parah.
Benzoyl Peroxide mampu membunuh dan mencegah bakteri penyebab tumbuhnya jerawat dan mengurangi peradangan.
Benzoyl Peroxide juga membuka pori-pori wajah sehingga minyak, kotoran dan sel kulit mati yang tersumbat lebih mudah dibersihkan.
Dan untuk makeup sendiri, sangat dianjurkan untuk menggunakan produk yang berbahan non-comedogenic seperti squalane, titanium dioxide, hyaluronic acid dan banyak bahan lainnya.
3. Hindari kontak antar tangan dengan wajah
Hal yang sepele namun secara tidak sadar kita lakukan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Memegang wajah dengan kondisi tangan yang telah memegang banyak benda dapat memicu bakteri yang berpindah dari tangan ke wajah.
Yang dapat dilakukan untuk mengurangi bakteri yang berpindah ke wajah ialah dengan rutin menjaga kebersihan tangan dan wajah secara bersamaan.
Apabila ingin melakukan kontak antara wajah dan tangan seperti untuk menggaruk atau mengusap, pakai tissue atau cotton bud yang lebih higienis.
4. Hindari wajah dari paparan sinar matahari yang berlebih
Selain membuat wajah mengalami penuaan dini, paparan sinar matahari juga dapat menimbulkan tumbuhnya jerawat.
Beberapa obat jerawat dapat membuat kulitmu lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.
Maka dari itu, wajib bagi kita untuk memakai sunscreen yang tidak hanya memiliki proteksi yang baik dan yang tidak menyumbat pori-pori terlalu banyak dengan bahan yang non-comedogenic .
Jangan lupa selalu reapply sunscreen setiap 2-3 jam dan apabila menggunakan makeup lebih baik menggunakan tipe sunscreen yang spray.
5. Kurangi makan makanan yang memicu tumbuhnya jerawat
Selain faktor dari luar, faktor dari dalam juga menjadi pemicu timbulnya jerawat. pemilihan makanan yang baik akan membuat kulit kita lebih sehat.
Makanan yang harus dihindari agar tidak tumbuh jerawat ialah makanan yang berminyak, makanan manis dan juga makanan cepat saji.
Ketiga jenis makanan tersebut sebaiknya dikurangi dan diganti dengan makanan yang lebih sehat dan tidak menggunakan minyak dan gula yang berlebih.
Ada juga makanan yang bisa membantumu untuk mengatasi jerawat seperti salmon, lemon, ubi, pepaya, dan kacang-kacangan. (tere/lz)
Editor : Laila Zakiya