SOLOBALAPAN.COM - Serial Netflix pertama dari Indonesia, Gadis Kretek, telah berhasil meraih penghargaan untuk kategori Miniseri Terbaik di Seoul International Drama Awards (SDA) 2024.
Serial ini, yang merupakan adaptasi dari novel oleh Ratih Kumala, bersaing dengan sepuluh nominasi lainnya dalam kategori yang sama.
Di antara pesaingnya terdapat 3 Body Problem dari Amerika Serikat, After the Party dari Selandia Baru, serta tiga drama populer Korea yaitu Daily Dose of Sunshine, Moving, dan The Worst of Evil.
Film yang disutradarai oleh Kamila Andini dan Ifa Isfansyah baru-baru ini memenangkan penghargaan untuk kategori Miniseri Terbaik dalam Program Kompetisi Internasional di Seoul International Drama Awards 2024.
Berita gembira ini dibagikan oleh Kamila melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis, 12 September 2024.
"Selamat untuk kita semua. Gadis Kretek berhasil meraih penghargaan Miniseri Terbaik dalam Program Kompetisi Internasional di Seoul International Drama Awards!" tulis Kamila, yang akrab disapa Dini.
Dini mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini, mengingat karyanya bersaing dengan judul-judul besar seperti 3 Body Problem dari Netflix.
"Sangat bangga karena Gadis Kretek dapat bersanding dengan karya-karya terbaik lainnya seperti 3 Body Problem, Moving, The Worst of Evil, dan Daily Dose of Sunshine," tambahnya.
Sebelumnya, Gadis Kretek juga mendapatkan empat nominasi di Asia Contents Awards & Global OTT Awards 2024.
Serial ini merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Ratih Kumala.
Cerita Gadis Kretek mengangkat tema perjuangan cinta sepasang kekasih di tengah latar industri kretek Indonesia pada era 1960-an.
Serial yang terdiri dari delapan episode ini memulai debutnya di Netflix pada 2 November 2023.
Keberhasilan Gadis Kretek dalam meraih penghargaan di ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi industri hiburan Indonesia, tetapi juga membuktikan bahwa karya lokal mampu bersaing di tingkat internasional. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo