SOLOBALAPAN.COM - Penyanyi dangdut Inul Daratista baru-baru ini mengungkapkan pernyataan mengejutkan.
Ia menyatakan bahwa dirinya pernah ditawari untuk maju sebagai calon legislatif agar bisa duduk di kursi DPR.
Yang membuat pernyataan ini mencengangkan adalah pengakuan Inul bahwa meskipun ia hanya lulusan SD, ijazahnya bisa diurus oleh partai yang menawarinya.
Inul menyampaikan hal ini di akun media sosialnya resminya.
Baca Juga: Mendadak Batal, Anies Baswedan Putuskan Menolak Maju di Pilgub Jawa Barat, PDIP Kena Prank Abah?
Setelah melihat banyaknya selebriti yang bergabung dengan partai politik dan kemudian dicalonkan sebagai pemimpin daerah dalam Pilkada serentak 2024.
"Terus aku enaknya partai apa ya? Partai Dangdut, piye menurutmu ? Atau partai Adam Ayem mewakili suara rakyat pecinta dangdut," kata Inul Daratista.
"Yang nawari banyak tapi aku bilang, aku cuma lulusan SD,SMP cuma setengah. Jawabnya 'gampang entar diurusin.
Entar kita jadi mentormu di belakang'," jelas Inul Daratista menirukan orang partai yang membujuknya ikut politik.
Meski tawaran tersebut tampak menggiurkan, Inul Daratista tidak langsung tertarik. Dia pun mengajukan pertanyaan lebih lanjut mengenai masalah pendanaan yang akan terlibat.
"Terus biayane ? Dari kita. Ya bisa juga kalau ikutan kolaborasi. Wah, bisa jual saham jual aset nih kalau terlanjur panas, gak bahaya tah ?," ujar Inul Daratista.
Dia akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran tersebut.
Sambil bercanda, Inul Daratista mengungkapkan bahwa dia lebih tertarik untuk mendirikan partainya sendiri yang diberi nama Partai Dangdut daripada terjun ke dunia politik melalui partai lain. (did)
Editor : Didi Agung Eko Purnomo