SOLOBALAPAN.COM - Mayarakat Indonesia dibuat terkejut dengan temuan sebuah artikel di aplikasi Indosarang.
Dalam sebuah artikel yang terbongkar, di aplikasi Indosarang para warga Korea melakukan rasisme terhadap masyarakat Indonesia.
Dikatakan dalam artikel di aplikasi Indosarang, para warga Korea mengatakan bahwa masyarakat Indonesia adalah orang Asia dengan warna kulit paling buruk.
Bahkan beberapa dengan blak-blakan menyebut masyarakat Indonesia bak binatang monyet dan bau.
Agama Islam yang menjadi mayoritas keyakinan bagi masyarakat Indonesia pun juga turut menjadi pergunjingan.
“Punya obsesi, paling jelek di asia tenggara. Kulitnya item, tapi orang Islam kaya k**t** mau gimana lagi? Beda banget sama culture Korea," tulis dalam unggahan artikel di Indosarang.
Dari deretan pernyataan rasis tersebut, menurut orang-orang Korea di aplikasi Indosarang, masyarakat Indonesia hanya punya satu kelebihan.
Kelebihan yang dimaksud adalah tenaga kerjanya bisa dibayar dengan gaji yang murah.
"Kecuali tenaga kerja monyet pribumi yg murah dan tidak beradab semunya menyebalkan?" tulis dalam artikel yang terbongkar.
Usai geger terbongkarnya artikel viral berisi rasisme terhadap masyarakat Indonesia tersebut, aplikasi Indosarang lantas didesak untuk segera ditutup.
Namun permintaan tersebut rupanya tak bisa dilakukan oleh pemilik aplikasi Indosarang.
Dalam tangkapan layar grup KakaoTalk yang diunggah oleh akun X @yachae26, admin Indosarang menyebut aplikasi tersebut tak bisa langsung ditutup begitu saja.
“Katanya ga bisa langsung ditutup websitenya,” tulis pemilik akun dalam unggahan tersebut.
Tak semua warga Korea, beberapa warga lain menyesalkan adanya tindakan rasisme terhadap masyarakat Indonesia tersebut.
Apalagi dalam artikel tersebut juga muncul komentar rasis terhadap agama Islam.
“Mereka juga menyayangkan ada hal tersebut, intinya gitu,” akunya. (LZ)
Editor : Laila Zakiya