SOLOBALAPAN.COM - Penyakit yang saat ini tengah menghantui masyarakat yaitu Diabetes Melitus atau kencing manis.
Diketahui penyakit ini bisa menyerang siapapun tanpa pandang bulu, bahkan semua kalangan dan usia bisa terjangkit.
Tak tangung-tanggung bahkan penyakit ini bisa menyebabkan kematian dan bisa menjangkit penderitanya selama bertahun-tahun.
Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan, tetapi hanya bisa dicegah agar tidak terjadi komplikasi dengan mengontrol kadar gula darah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Tri Tuti Rahayu menyebut, dari berbagai literasi yang bersumber dari Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan terjadinya komplikasi seperti mengakibatkan masalah pada mata (kebutaan), gangren, dan beberapa penyakit lainnya seperti stroke, jantung, obesitas, impoten, dan gangguan ginjal.
"Tidak jarang, penderita Diabetes Melitus yang sudah parah menjalani amputasi anggota tubuh karena terjadi pembusukan," kata Tuti.
Lebih lanjut dikatajan Tuti, Diabetes Melitus disebut dengan The Silent Killer sebab penyakit ini dapat menyerang beberapa organ tubuh dan mengakibatkan berbagai keluhan.
Diabetes Melitus tidak dapat disembuhkan tetapi glukosa darah dapat dikendalikan melalui 4 pilar penatalaksanaan Diabetes Melitus seperti edukasi, diet, olahraga dan obat-obatan.
"Nah, Diet Diabetes Melitus adalah diet yang diberikan kepada pasien Diabetes Melitus dengan tujuan membantu memperbaiki kebiasaan makan untuk mendapatkan kontrol metabolik yang lebih baik dengan cara menyeimbangkan asupan makanan dengan obat penurun glukosa oral ataupun insulin dan aktifitas fisik untuk mencapai kadar gula darah normal, mencapai dan mempertahankan kadar lipida dalam normal," ungkapnya.
Kata dia, tujuan diet Diabetes Melitus yakni mencapai dan mempertahankan kadar gula darah mendekati normal.
Baca Juga: Semakin Blak-blakan? Mahalini dan Rizky Febian Unggah Momen saat Ambil Foto Berlatarbelakang Biru
Mencapai dan mempertahankan berat badan normal. Mencegah terjadinya komplikasi. Meningkatkan kualitas hidup.
"Dalam diet ini, kebutuhan kalori disesuaikan dengan keadaan metabolik, umur, berat badan dan aktivitas tubuh. Jumlah kalori disesuaikan dengan kesanggupan tubuh dalam menggunakannya."terangnya.
Selain itu dia juga menjelaskan bahwa penderita harus Cukup protein, mineral, dan vitamin dalam makanan. Menggunakan bahan makanan yang mempunyai indeks glikemik rendah.
Komposisi diet untuk pasien Diabetes Melitus dianjurkan untuk konsumsi karbohidrat kompleks yang mengandung banyak serat dan rendah kolesterol.
Tuti menjelaskan, prinsip diet bagi pasien Diabetes Melitus adalah mengurangi dan mengatur konsumsi karbohidrat sehingga tidak menjadi beban bagi mekanisme pengaturan gula darah.
Prinsip pengaturan makan pada penderita Diabetes Melitus antara lain anjuran makan gizi seimbang.
"Makanan tidak dilarang tapi hanya dibatasi sesuai kebutuhan harian, menu yang diberikan sama dengan menu keluarga dan perlu diingat bahwa penggunaan gula sebagai bumbu di dalam masakan tidak dilarang namun penggunaan garam perlu dikurangi," bebernya.
Penderita diabetes bisa menjalankan diet ini untuk menghindari kondisi yang lebih parah dari sebelumnya. (kwl)
Editor : Nindia Aprilia