SOLOBALAPAN.COM - Pada Hari Kartini, biasanya banyak perempuan yang berbondong bondong untuk mencari Kebaya yang siap menemani antusiasme.
Kebaya telah menjadi salah satu pakaian tradisional sejak tahun 1940-an setelah Presiden Ir. Soekarno menetapkannya.
Tak heran jika kebaya telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Berbagai macam model dan khas daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Tetapi pernahkah kalian penasaran, bagaimana asal usul kebaya?
Dilansir dari wikipedia.id, kebaya berasal dari bahasa arab yang disebut Abaya dengan artian jubah/pakaian.
Pakaian tradisional ini sering dipakai oleh wanita di Asia Tenggara, terutama di Indonesia.
Kebaya secara resmi diakui sebagai pakaian nasional dan juga ikon busana Indonesia meskipun penggunaan kebaya hanya dipakai oleh Jawa, Sunda dan Bali secara berkala.
Kebaya biasanya dibuat menggunakan bahan kain ringan seperti brokat, katun, kasa, dan renda.
Selain karena bahannya yang ringan, bahan tersebut juga dapat menimbulkan kesan anggun dan mewah jika digunakan oleh perempuan.
Di Indonesia, perempuan dahulu sering memakai kebaya karena memiliki filosofis tersendiri yang sesuai dengan norma yang harus dijalankan oleh perempuan.
Seperti potongan kebaya yang dibuat dengan menyesuaikan bentuk tubuh yang berarti perempuan harus mudah beradaptasi dan berlaku mandiri.
Selain itu lilitan kain jarik yang ketat membuat perempuan bergerak dengan lembut.
Dan terakhir, kehalusan kain kebaya memiliki arti perempuan harus lembut dalam tutur kata maupun perbuatan. (mg4/rei)
Editor : Reinaldo Suryo Negoro