Berita Utama Solo Raya Entertainment Lifestyle Sport Kesehatan Ekonomi Teknologi Otomotif Sriwedaren Wisata dan Kuliner Persis Solo Sepak Bola

Kamu Terbiasa Cium Bayi Saat Lebaran? Ternyata Itu Berbahaya Loh Kalau Dilakukan Sembarangan, Yuk Simak Penjelasan Medisnya

Nindia Aprilia • Kamis, 4 April 2024 | 19:56 WIB
Cium Bayi Sembarangan Bisa Berbahaya.
Cium Bayi Sembarangan Bisa Berbahaya.

SOLOBALAPAN.COM - Mencium atau menyentuh bayi merupakan hal yang wajar dilakukan apalagi di momen lebaran.

Namun, ternyata mencium bayi tidak boleh dilakukan sembarangan karena bisa menimbulkan beberapa penyakit berbahaya terhadap bayi tersebut.

Ketika berkumpul bersama keluarga di waktu lebaran, pasti ada beberapa sepupu atau keponakan yang masih bayi.

Melihat mereka yang menggemaskan, tentu timbul rasa untuk mengelus atau mencium mereka.

Meski terlihat sederhana, ternyata mencium bayi bisa membahayakan kondisi kesehatannya. Pasalnya, kulit bayi masih tipis dan sistem kekebalan tubuhnya masih lemah. Hal ini menyebabkan tubuh mereka lebih sensitif terhadap sentuhan apapun.

Melansir dari halodoc.com, berikut beberapa penyakit berbahaya yang timbul akibat mencium bayi.

1. Infeksi Virus RSV

Respiratory Syncytial Virus atau RSV merupakan virus yang menginfeksi paru-paru atau saluran pernafasan.

Virus ini sangat menular dan pada umumnya menyerang anak-anak atau bayi yang menyebabkan mereka kesulitan untuk bernafas.

Pada anak yang lebih besar umurnya, gejala RSV bisa ringan dan mirip dengan flu biasa. Namun jika terjadi pada bayi, kondisi ini bisa menjadi lebih serius dan berpotensi fatal.

Pasalnya, RSV menyebabkan masalah pernafasan yang akan mengganggu jantung dan otak dari bayi.

2. Herpes Simplex Tipe 1

Disebut juga sebagai herpes oral atau luka dingin yang mungkin menjadi penyakit paling berbahaya pada bayi.

Penyakit ini disebabkan oleh virus Herpes Simplex Tipe 1 atau HSV 1 yang ditularkan melalui kecupan bahkan pada tangan.

Awalnya, luka lecet akan terlihat di sekitar bibir dan mulut, kemudian dia akan menyebar ke bagian wajah lain seperti hidung, pipi, serta dagu.

Kalau tidak segera ditangani, HSV 1 ini bisa menyebabkan peradangan pada otak dan akan bertahan hidup hingga bayi dewasa.

3. Penyakit Tangan, Kaki, dan Mulut (PTKM)

Baca Juga: Warga Solo Mau Mudik? Berikut Tips Motor Tetap Aman dan Nyaman Saat Berkendara!

Umum terjadi pada anak-anak dibawah usia 10 tahun terkena penyakit PTKM. Penularannya bisa melalui kontak fisik seperti mencium bayi atau berpelukan.

Gejala yang timbul seperti demam, sariawan, bisul, dan ruam di sekitar mulut. Meski tidak fatal, PTKM bisa menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh bayi.

4. Alergi

Baca Juga: I'tikaf Menjadi Salah Satu yang Disarankan di Bulan Ramadhan! Berikut Pengertian, Rukun dan Syaratnya

Orang dewasa biasanya menggunakan produk perawatan kulit atau kosmetik yang tentunya mengandung bahan kimia.

Jika bahan kimia ini mengenai bayi, maka akan menimbulkan iritasi pada kulit dan alergi.

Selain produk kecantikan, konsumsi makanan seperti susu, kacang-kacangan, atau makanan alergen lain dan langsung mencium bayi, maka akan menyebabkan reaksi alergi pada bayi.

5. Gigi Berlubang

Penyebab paling utama gigi berlubang adalah kurangnya kebersihan gigi dan mulut, Tapi faktanya, gigi berlubang bisa terjadi pada bayi sebab bakteri streptococcus mutans.

bakteri ini berada pada air liur dan bisa menular ke anak melalui ciuman, berbagi makanan, atau bahkan sekedar meniup makanan anak. (mg10/nda)

Editor : Nindia Aprilia
#bayi #bahaya #lebaran #mencium #penyakit